DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Yakini Bisnis Hortikultura Makin Prospektif di Masa Pandemi Covid – 19, Mentan SYL : Saatnya Indonesia Maju

27/10/2023
in BERITA UTAMA, Uncategorized
0

IMG-20200719-WA0042

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh masyarakat dan insan pertanian terus menggunakan pendekatan digital sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan produksi pertanian. Menurut dia, pendekatan online sistem adalah sebuah keharusan, terutama pada saat memasuki era new normal.

“Dulu untuk bisa mengetahui informasi-informasi di daerah perlu berhari-hari. Namun sekarang kita sudah mempunyai fasilitasnya,” kata Mentan saat berdialog dengan peserta Rapat Koordinasi Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura se-Indonesia di Horticulture War Room, Jumat, 17 Juli 2020.

Mentan mengatakan, online sistem dapat dimanfaatkan untuk memperoleh ilmu dalam mengembangkan tanaman hortikultura yang jauh lebih baik. Oleh karena itu, Mentan meminta setiap daerah harus sudah siap dengan oline sistem dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

“Saya meminta jajaran Hortikultura turun langsung membantu masyarakat supaya sejahtera, kita harus berkontribusi secara vertikal dan horizontal. Ajarkan masyarakat bagaimana cara membudidayakan tanaman mahal, (memiliki nilai ekonomi tinggi)” katanya.

Mentan menambahkan bahwa subsektor Hortikultura adalah salah satu subsektor pertanian yang memiliki banyak kelebihan. Hortikukultura, kata Mentan punya buah tropis, sayuran tropis, dan tanaman tropis serta ragam tanaman obat yang tidak dimiliki oleh semua negara.

Perlu diketahui, buah-buahan dan sayuran asal Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Hal ini dibuktikan dengan konsistensi perkembangan ekspor pertanian yang terus diperlihatkan secara bulanan.

“Ini adalah era yang penuh dengan berkah dan saya sangat bahagia apabila setiap daerah bisa menerapkannya. “Tunggu saya di daerah kalian karena saya selalu turun ke lapangan untuk mengecek,” tegasnya.

Dalam kesempatan berdiskusi dengan para ASN lingkup Ditjen Hortikultura, Mentan menyampaikan bahwa sudah saatnya komoditas hortikultura menjadi jawara pangan, dimana pada masa Pandemi COVID -19 ini semua orang butuh asupan sayur, buah dan tanaman obat dan ini menunjukkan pasar hortikultura tidak akan putus hingga akhir jaman.

“Hortikultura adalah komoditas andalan Indonesia. Mulai tahun depan, buah dan sayuran kita tidak boleh kalah dari produk luar negeri. Selain itu harus bermuara pada ekspor selain harus bermanfaat bagi masyarakat, Indonesia” ujar pria yang akrab dipanggil SYL ini.

Sebagai konsekuensinya, Mentan meminta agar volume impor tahun depan harus lebih kecil dari ekspor. Hal ini dikarenakan ruang ekspor terus berkembang sepanjang masa.

“Saya mau ada 1000 titik pengembangab buah, 1000 titik pengembangan sayur. Ini artinya ada 1000 desa, juga berharap ada 1000 petani milenial yang turur berkontribusi mengembangkan hortikultura,” paparnya.

Mentan juga mengajak jajarannya untuk menjadikan komoditas hortikultura sebagai solusi pemberdayaan masyarakat yang terdampak PHK. “Gunakan segala potensi yang dimiliki untuk pengembangan hortikultura”, tegasnya.

“Misalnya florikultura, komoditas ini bahkan bisa memiliki prospek pasar ekspor luar negeri. “Bisa pinjam di bank melalui fasilitas KUR. Bisnis ini ada untungnya. Istilahnya sekarang itu, kalau tidak mau berubah, lebih baik mundur,” ucap Mentan menyemangati.

“Sekarang ini, tanaman obat yang menjadi bagian dari tanggungjawab Ditjenhorti menjadi andalan untuk menjaga kesehatan. Ada banyak deretan tanaman obat seperti jahe dan kunyit yang bisa dijadikan obat COVID. Buah-buahan juga banyak lagi jenisnya.

“Lemon dikasih madu, untuk jaga vitalitas tubuh. Saya bahkan minum setiap hari. Lihat ini semua, negara membutuhkan kalian,” jelas Mentan.

Mentan meneruskan bahwa hortikultura menjadi fokus kinerja Presiden Jokowi. Humbang Hasundutan (Humbahas) adalah salah satu lokasi pengembangan super prioritas pertanian (food estate) yang diminta oleh Presiden Jokowi untuk dikembangkan di wilayah Sumatera. Setidaknya terdapat 1000 hektare lahan di atas ketinggian 1200 mdpl yang sedang difokuskan untuk pengembangan bawang putih, kentang industri dan aneka komoditas hortikultura lainnya. Pola budidayanya juga menggunakan mekanisasi pertanian modern.

“Satu hektar tanam kentang bisa menghasilkan keuntungan Rp 200 juta. Masa tanamnya juga cepat di sana. Usia 70 hari bisa panen. Lokasi ini adalah program khusus Presiden Jokowi sehingga perawatannya sangat maksimal dan melibatkan seluruh jajaran eselon I,” ujarnya.

Menyambut penjelasan Mentan, Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto juga menyebutkan bahwa dari total lahan 1000 hektar tersebut sudah ada mitra agroindustri tanah air yang sskaligus diharaokan sebagai offtaker. Antara lain PT Wings Food, Indofood, Green Giant Peneaple, dan PT CHAMP.

“Tidak hanya di Humbahas, kami juga tengah mengembangkan food estate di Kalimantan Tengah untuk komoditas jeruk dan durian termasuk bantuan pasca panen hortikultura,” ujar Anton, sapaan akrabnya.

Selanjutnya Mentan juga mengingatkan, dalam hal percepatan ini, teknologi juga turut menjadi faktor keberhasilan. Tidak boleh ada kata lamban, semua bekerja dengan cepat dan terhubung satu dengan yang lainnnya.

“Jika jaman dulu laporan secara manual, maka sekarang serba online. Manual mulai ditinggalkan. Online sistem sebagai tuntutan baru. Kebetulan COVID memacu hal ini. Bertemu relasi juga tidak perlu jauh-jauh, cukup online,” ucapnya.

Selain itu pola budidaya juga perlu ditingkatkan dengan penemuan-penemuan budidaya yang terbarukan dan mutakhir. Dirinya mengharapkan komoditas hortikultura Indonesia menjadi yang terdepan di antara bangsa-bangsa yang lain.

Previous Post

Belum Banyak yang Tahu, 3 Tanaman Ini Bisa Cegah Dampak Perubahan Iklim

Next Post

Program Kemitraan Bikin Petani Bawang Putih Untung

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

Program Kemitraan Bikin Petani Bawang Putih Untung

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai
BERITA UTAMA

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

by Hubungan Masyarakat
23/09/2026
0

Rilis Kementan, 22 September 2026Nomor: B-766/ HM.160/7/09/2026 Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan...

Read more
Menkeu Tegaskan Beras Ilegal Nodai Swasembada, Mentan Amran: 115 Juta Petani Dirugikan

Menkeu Tegaskan Beras Ilegal Nodai Swasembada, Mentan Amran: 115 Juta Petani Dirugikan

23/09/2026
Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

22/09/2026
Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

22/09/2026
Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

22/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 23/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi