DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

22/09/2026
in BERITA UTAMA
0
Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

Rilis Kementan, 22 September 2026
Nomor: B-763/HM.160/7/09/2026

Jakarta — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemui keluarga tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang gugur dalam menjalankan tugas. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (22/9).

Dalam pertemuan itu, Mentan Amran menyampaikan belasungkawa sekaligus penghormatan atas pengabdian ketiganya. Ia menilai Afrida Rapi, dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan, dan Willy Mbuik telah memberikan pengabdian nyata untuk memastikan pelayanan pertanian dan dukungan pangan tetap menjangkau masyarakat di wilayah terpencil Papua Pegunungan.

“Terkhusus kepada keluarga yang kena musibah, kami atas nama pemerintah dari Kementerian Pertanian mengucapkan belasungkawa, duka cita yang mendalam kepada almarhumah dan almarhum. Semoga beliau diterima di sisi-Nya. Beliau pahlawan-pahlawan pangan kita yang gugur pada saat mengantar pangan ke wilayah terjauh, terpinggir di daerah Provinsi Jayawijaya, Papua Pegunungan,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan, kehilangan tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga, tetapi juga bagi jajaran Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah. Ketiga pegawai tersebut gugur ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, pemerintah memastikan perhatian terhadap keluarga korban tidak berhenti pada penyampaian belasungkawa. Mentan Amran menegaskan, anak-anak yang ditinggalkan harus tetap mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.

“Kami hari ini sebagai Menteri Pertanian dan seluruh teman-teman memberikan dukungan moril kepada anak-anak yang ditinggalkan. Insyaallah kami beri beasiswa sesuai kemampuan kita, satu orang Rp50 juta. Totalnya dengan keluarganya Rp300 juta,” kata Mentan Amran.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada keluarga dan diarahkan untuk menjadi tabungan pendidikan anak-anak korban.

“Langsung kita serahkan, bukan serahkan bertahap. Ini, Nak, disimpan nanti, tabungan untuk sekolah,” ujarnya.

Mentan Amran juga berpesan agar anak-anak korban tidak menghentikan pendidikan akibat kondisi yang mereka hadapi setelah kehilangan orang tua.

“Kami harapkan anak-anak yang ditinggalkan itu pendidikannya tinggi dan doakan orang tuanya yang telah gugur dalam tugas,” katanya.

Selain dukungan pendidikan, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap keberlanjutan kehidupan keluarga korban. Satu orang dari masing-masing keluarga korban mendapatkan kesempatan untuk bekerja di Perum Bulog.

Mentan Amran berharap dukungan tersebut dapat membantu keluarga melanjutkan kehidupan sekaligus menjadi bentuk penghormatan pemerintah kepada para pegawai yang gugur saat menjalankan tugas.

Bagi keluarga Afrida Rapi, perhatian tersebut menjadi penguat di tengah masa sulit. Yohanis Tonglo, suami almarhumah Afrida, mengungkapkan bahwa salah satu anaknya sempat berniat berhenti kuliah agar dapat bekerja dan membantu adik-adiknya.

“Anak saya yang pertama merangkul saya dan membisikkan, ‘Pak, biar saya berhenti kuliah saja, supaya saya bisa kerja membantu adik-adik saya.’ Tapi Tuhan ternyata Maha Besar. Tuhan mengirim malaikat kepada kami lewat Pak Dirut untuk menjawab kekhawatiran kami ini,” tutur Yohanis.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Mentan Amran dan Direktur Utama Bulog atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri yang sudah menaruh perhatian besar kepada kami keluarga korban, khususnya anak-anak kami. Kami sungguh diberikan dukungan yang besar untuk melanjutkan proses pendidikan anak-anak kami,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Minto Mbuik, kakak almarhum Willy Mbuik. Ia mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah kepada keluarganya, termasuk kesempatan bekerja di Bulog.

“Ini hal yang tidak kami cari, tidak pernah kami bayangkan sebelumnya, tapi hari ini mungkin cara Tuhan untuk kami keluarga dapatkan. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dirut dan Pak Menteri yang hari ini sudah memberi kami berkat,” katanya.

Sementara itu, istri almarhum dokter hewan Alfonsius Mehan, Yurita Galung, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Kementerian Pertanian.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan kalau saya masih diberikan kesehatan dan kekuatan dengan cobaan yang terjadi. Saya ucapkan terima kasih untuk Menteri Pertanian yang boleh mengundang kami, bentuk tali kasih dan kepedulian terhadap kami,” ujar Yurita.

Yurita mengenang suaminya sebagai sosok pekerja keras yang selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Panggilan sayang saya, Bapak Ciu. Dia sosok pribadi yang sangat baik. Dia orang yang tidak pernah memilih. Siapapun dia akan tolong. Dia pekerja keras. Dia selalu mengutamakan orang lain daripada dirinya sendiri,” tuturnya.

Perhatian Kementerian Pertanian terhadap keluarga korban juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Hendri Yohanes, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Kementan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dalam hal ini Bapak Bupati dan Bapak Wakil, mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertanian atas perhatian, dukungan, dan pemberian kerja kepada anak, saudara, dan rekan kami yang menjadi korban di Jayawijaya,” ujarnya.

Mentan Amran menegaskan, pemerintah akan terus memberikan perhatian kepada keluarga para pegawai yang gugur dalam menjalankan tugas. Ia berharap anak-anak korban dapat tumbuh, melanjutkan pendidikan, dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Jaga anak-anaknya. Bina anak-anaknya. Jaga dia supaya tamat sekolah,” pesan Mentan Amran.

Previous Post

Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan
BERITA UTAMA

Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

by Hubungan Masyarakat
22/09/2026
0

Rilis Kementan, 22 September 2026Nomor: B-763/HM.160/7/09/2026 Jakarta — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemui keluarga tiga pegawai Dinas Pertanian...

Read more
Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

22/09/2026
Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

22/09/2026
Mentan Amran Gaspol Bioetanol, 2 Juta Hektare Tebu, Singkong, Jagung untuk Kemandirian Energi

Mentan Amran Gaspol Bioetanol, 2 Juta Hektare Tebu, Singkong, Jagung untuk Kemandirian Energi

22/09/2026
Mentan Amran Rapat Pukul 06.00 Bahas Bioetanol, Mensesneg: “Rapat Paling Pagi yang Saya Ikuti”

Mentan Amran Rapat Pukul 06.00 Bahas Bioetanol, Mensesneg: “Rapat Paling Pagi yang Saya Ikuti”

22/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 16/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 17/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 21/09/2026 – Rapim Ditjen Horti
  • – 01:00, 23/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi