DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Rektor UGM Apresiasi Mentan Amran, Mampu Wujudkan Universitas sebagai Jantung Inovasi

03/07/2026
in BERITA UTAMA
0
Rektor UGM Apresiasi Mentan Amran, Mampu Wujudkan Universitas sebagai Jantung Inovasi

Rilis Kementan, 29 Juni 2026
Nomor: B-500/ HM.160/7/06/2026

Jakarta, — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Ova Emilia menyebut Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagai sosok eksekutor yang mampu menjembatani hasil-hasil riset perguruan tinggi menjadi program nyata yang dirasakan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ova dalam pertemuan antara jajaran pimpinan, peneliti, pusat studi, dosen, dan mahasiswa UGM dengan Menteri Pertanian di Jakarta, Senin (29/6/2026). Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting yang mempertemukan dunia akademik dengan pengambil kebijakan secara langsung.

“Kami merasakan ini sangat istimewa karena dihadiri oleh semua organ universitas dan berbagai kalangan. Jadi peneliti, pusat studi, juga mahasiswa. Setidaknya selama saya menjabat, ini merupakan diskusi paling lengkap bersama seorang menteri,” ujar Ova.

Ova menilai Mentan Amran memiliki pemahaman yang kuat terhadap dunia akademik karena pernah menjadi peneliti dan dosen. Karena itu, gagasan yang disampaikan mengenai hilirisasi riset dinilai sangat sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi saat ini.

“Bapak juga seorang peneliti dan dosen sehingga memahami bahwa kami sebetulnya ingin melakukan hilirisasi,” katanya.

Menurut Ova, persoalan klasik yang selama ini dihadapi banyak peneliti adalah hasil inovasi yang berhenti di laboratorium dan tidak pernah diterapkan secara luas. Kondisi tersebut kerap menimbulkan rasa frustrasi di kalangan akademisi.

“Researcher ini juga merasa frustrasi pada saat hasil-hasil inovasinya itu tidak ditangkap. Saya kira apa yang disampaikan Bapak Menteri sangat betul sekali. Jadikan kami universitas sebagai jantung inovasi bagi bangsa ini,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, UGM memaparkan berbagai inovasi yang siap dikembangkan bersama Kementerian Pertanian, mulai dari padi amfibi Gamagora, kedelai lokal non-GMO, varietas kacang hijau dan melon premium, pengembangan kakao, sapi Gamma, vaksin penyakit hewan, hingga teknologi smart farming.

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM menyampaikan bahwa berbagai inovasi tersebut membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat dihilirisasi dan dimanfaatkan secara lebih luas oleh masyarakat.

“Kami mohon bantuan Pak Menteri untuk bisa mengakses pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Selain itu, pihak universitas juga meminta dukungan terhadap berbagai kegiatan riset dan pengembangan yang selama ini telah dilakukan di berbagai fakultas dan pusat studi.

“Kami mohon dukungan Pak Menteri terkait dengan R&D yang kami lakukan,” katanya.

Menanggapi berbagai paparan tersebut, Mentan Amran menegaskan pemerintah siap menindaklanjuti hasil-hasil riset yang telah dikembangkan UGM. Menurutnya, banyak inovasi yang dihasilkan kampus memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam pembangunan pertanian nasional.

“Kami bangga terhadap UGM. Ternyata banyak hasil karya UGM yang bisa diterapkan di Republik Indonesia, khususnya sektor pertanian,” kata Mentan Amran.

Mentan menyampaikan bahwa sektor pertanian masih memiliki ruang yang sangat besar untuk memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi pada berbagai komoditas strategis. Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Pertanian dan UGM menyepakati pengembangan lima hingga enam komoditas dengan nilai kerja sama sekitar Rp40 miliar.

“Ini bukan MoU, tetapi langsung kita beli karya-karya putra terbaik bangsa yang ada di UGM. Langsung kita beli dan kita kawal bersama,” tegasnya.

Khusus untuk pengembangan kedelai lokal, Mentan Amran meminta agar inovasi yang telah dihasilkan tidak berhenti pada skala terbatas. Jika sebelumnya UGM menargetkan pengembangan seluas 1.000 hektare, Kementerian Pertanian mendorong perluasan hingga 2.000 hektare.

“Tadi kemampuannya 1.000 hektare, tetapi saya memohon kalau bisa 2.000 hektare. Kalau ini berhasil kita tingkatkan, kalau perlu sampai 100 ribu hektare,” ujarnya.

Selain kedelai, Kementerian Pertanian juga akan menindaklanjuti pengembangan bawang putih, kakao, pakan ternak, pupuk, hingga sapi Gamma yang dikembangkan para peneliti UGM.

Bagi Mentan Amran, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci untuk mempercepat lompatan sektor pertanian nasional sekaligus memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

“Kalau kita ingin melompat secara eksponensial, harus ada kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah sebagai regulator serta pengusaha. Insyaallah ke depan kolaborasi ini akan kita perkuat,” kata Mentan Amran.

Previous Post

Festival Mikul Buah Hari Ke Dua Tampilkan Ragam Hortikultura dan Edukasi bagi Masyarakat

Next Post

Stok Nasional Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura,

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Stok Nasional Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura,

Stok Nasional Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura,

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BERITA UTAMA

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Hubungan Masyarakat
07/07/2026
0

Rilis Kementan, 4 Juli 2026Nomor: B-515/ HM.160/7/07/2026 Cilacap – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat gerakan tanam pada lahan Optimalisasi Lahan...

Read more
Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

07/07/2026
Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

07/07/2026
Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

05/07/2026
Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

03/07/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 13/04/2026 – Diskusi dengan PM, Rapat Koordinasi Kegiatan TA 2026 bersama Dir Wilayah / Ka BRMP Provinsi, Rapat Bawang Putih - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 14/04/2026 – Rapat Penyediaan Benih Baput, Raker DPR RI - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 15/04/2026 – Dinas ke Sulteng (Mewakili PM – Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Durian Beku ke Tiongkok) - Dirjen Hortikultura

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi