DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

07/07/2026
in BERITA UTAMA
0
Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Rilis Kementan, 6 Juli 2026
Nomor: B-519/ HM.160/7/07/2026

Banjarbaru – Komisi IV DPR RI mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat kesiapsiagaan subsektor peternakan menghadapi potensi dampak fenomena El Nino melalui penguatan kapasitas laboratorium veteriner. Penguatan sistem kesehatan hewan dinilai menjadi kunci untuk mengantisipasi risiko gangguan produksi peternakan akibat musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang.

Dukungan tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Veteriner (BV) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (3/7/2026), yang difokuskan untuk meninjau kesiapan laboratorium veteriner sekaligus membahas strategi mitigasi menghadapi potensi dampak El Nino terhadap subsektor peternakan dan ketahanan pangan nasional.

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menjadi momentum untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana laboratorium veteriner dalam menghadapi potensi peningkatan risiko penyakit hewan akibat perubahan iklim. Kondisi musim kemarau yang lebih panjang dinilai berpotensi memengaruhi ketersediaan pakan dan air bagi ternak, meningkatkan risiko penyebaran penyakit hewan, hingga berdampak pada produksi pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Titiek Soeharto menegaskan bahwa Kalimantan Selatan memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional sekaligus pemasok kebutuhan pangan bagi sejumlah wilayah di Kalimantan, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Oleh karena itu, dampak perubahan iklim harus diantisipasi sejak dini melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah termasuk Kalimantan Selatan berpotensi mengalami curah hujan di bawah normal. Kondisi ini perlu diantisipasi karena dapat berdampak pada sektor pertanian dan peternakan. Petani dan peternak harus tetap dapat memproduksi, pasokan pangan tetap terjaga, dan stabilitas harga pangan dapat dipertahankan,” ujar Titiek Soeharto.

Menurutnya, penguatan sistem irigasi, penyediaan sarana produksi, hingga pengamanan cadangan pangan menjadi langkah penting dalam menghadapi musim kemarau. Di sisi lain, subsektor peternakan memerlukan perhatian khusus karena kondisi cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit hewan.

Titiek juga mengapresiasi peran Balai Veteriner Banjarbaru yang selama puluhan tahun menjadi laboratorium rujukan regional di Kalimantan. Menurutnya, peningkatan kapasitas laboratorium, baik dari sisi peralatan, sumber daya manusia, maupun sistem biosekuriti, perlu terus dilakukan agar kemampuan deteksi dini terhadap penyakit hewan semakin optimal.

“Balai Veteriner Banjarbaru memiliki peran yang sangat strategis. Yang kita utamakan bukan mengobati, tetapi mencegah munculnya wabah penyakit hewan. Karena itu, kami akan terus mendukung penguatan sarana laboratorium, termasuk apabila diperlukan tambahan anggaran untuk meningkatkan pelayanan kesehatan hewan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan Kementan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak El Nino terhadap sektor peternakan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan pengawasan kesehatan hewan di jaringan balai veteriner, peningkatan program vaksinasi, surveilans penyakit, serta koordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan ketersediaan pakan dan air bagi ternak di wilayah yang berpotensi terdampak.

“Kementerian Pertanian terus memperkuat langkah mitigasi menghadapi El Nino melalui peningkatan surveilans penyakit hewan, penguatan kapasitas laboratorium veteriner, pelaksanaan vaksinasi, serta koordinasi dengan pemerintah daerah agar ketersediaan pakan dan air bagi ternak tetap terjaga. Dengan kesiapsiagaan yang baik, kami optimistis produktivitas peternakan dan ketahanan pangan nasional dapat terus dipertahankan,” kata Agung.

Melalui sinergi antara Kementan, DPR RI, pemerintah daerah, penyuluh, dan para pelaku usaha peternakan, kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim diharapkan semakin kuat. Penguatan sistem kesehatan hewan dan laboratorium veteriner menjadi salah satu kunci dalam menjaga produktivitas ternak, mencegah munculnya wabah penyakit, serta memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim.

Previous Post

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Next Post

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga
BERITA UTAMA

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga

by Hubungan Masyarakat
05/10/2026
0

Rilis Kementan, 2 Oktober 2026Nomor: B-783/ HM.160/7/10/2026 JAKARTA — Komisi IV DPR RI memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman....

Read more
Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

01/10/2026
Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

01/10/2026
Rektor UIN Jakarta Apresiasi Kiprah Mentan Amran Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Rektor UIN Jakarta Apresiasi Kiprah Mentan Amran Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

28/09/2026
Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

28/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi