DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga

05/10/2026
in BERITA UTAMA
0
Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga

Rilis Kementan, 2 Oktober 2026
Nomor: B-783/ HM.160/7/10/2026

JAKARTA — Komisi IV DPR RI memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman. Kepastian tersebut disampaikan setelah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Jumat (2/10), untuk melihat langsung kondisi stok, pasokan, dan harga beras di pasaran.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan pasokan beras di PIBC berjalan lancar. Beras dari sejumlah sentra produksi, termasuk Jawa Barat dan Jawa Tengah, tersedia di pasar dengan harga yang dinilai masih terkendali.

“Kami hadir di sini untuk memastikan stok beras cukup, ada, aman, dan harganya juga stabil serta terjaga untuk masyarakat,” ujar Titiek.

Ia mengatakan, kondisi pasokan yang terjaga tersebut terlihat dari ketersediaan beras di PIBC yang berjalan normal. Berdasarkan dialog dengan para pedagang, pasokan dari daerah sentra produksi juga terus mengalir ke pasar.

“Kami lihat tadi stoknya lancar. Stok berasnya ada, dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan harganya pun baik, tidak tinggi,” katanya.

Menurut Titiek, menjaga ketersediaan beras tidak hanya bergantung pada jumlah stok, tetapi juga pada kelancaran distribusi dari produsen dan Bulog hingga ke konsumen. Karena itu, efektivitas distribusi menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik.

“Masalah beras ini bukan hanya masalah stok, tetapi bagaimana kita memastikan beras didistribusikan dari produsen dan Bulog ke pasar secara efektif dan efisien, kemudian sampai ke masyarakat dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik,” jelasnya.

Kondisi pasokan tersebut sejalan dengan perkembangan produksi padi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi Januari hingga Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton gabah kering giling (GKG). Berdasarkan angka tetap BPS, produksi tersebut meningkat 0,07 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Pada periode yang sama, produksi beras untuk konsumsi pangan masyarakat mencapai 25,29 juta ton atau meningkat 0,07 persen dibandingkan Januari hingga Agustus 2025.

Titiek menilai peningkatan produksi dalam negeri menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan beras nasional. Ia juga mengapresiasi kondisi produksi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa mengandalkan impor.

“Yang penting kita ini tidak impor lagi. Semuanya sudah diproduksi dalam negeri. Alhamdulillah. Dengan produksi yang sekian banyak berarti petaninya maju dan mudah-mudahan bisa makmur,” ujarnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan terjaganya produksi padi nasional merupakan hasil dari berbagai upaya pemerintah dalam menjaga produktivitas petani. Salah satunya melalui penguatan sarana produksi dan pengelolaan air untuk menghadapi tantangan cuaca.

“Kami turun, pasang pompa-pompa, kita tidak boleh menyerah. Kita tidak boleh membiarkan petani jalan sendiri, kita harus turun tangan,” tegas Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, pemerintah akan terus memperkuat intervensi di lapangan agar petani tetap mampu berproduksi, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

Dari sisi ketersediaan di tingkat pasar, Kepala Bulog Ahmad Rizal Ramdhani juga memastikan pasokan beras di PIBC berada dalam kondisi cukup. Ia mengatakan hasil kunjungan Komisi IV DPR RI menunjukkan beras tersedia dalam jumlah yang memadai, termasuk di tengah munculnya informasi mengenai kelangkaan beras.

“Awalnya ada info katanya ada kelangkaan beras, ternyata beras cukup berlimpah. Pemerintah maupun teman-teman swasta sudah semaksimal mungkin menyediakan kebutuhan beras masyarakat. Buktinya beras-beras itu ada di pasaran,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, Bulog turut menjaga pasokan beras premium dengan menyiapkan sekitar 507 ton per hari untuk kebutuhan nasional. Jumlah tersebut sekitar 10 persen dari kebutuhan nasional, sementara sekitar 90 persen lainnya dipenuhi melalui pasokan dari pelaku usaha swasta.

“Bulog per hari menyiapkan beras premium seluruh Indonesia lebih kurang 507 ton per hari. Ini baru sekitar 10 persen dari kebutuhan nasional, sisanya 90 persen didukung dan disuplai oleh teman-teman pihak swasta,” jelasnya.

Selain beras premium, Bulog juga terus menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah. Volume penyaluran SPHP disebut mencapai hampir 4.000 ton per hari.

“Untuk beras SPHP, Bulog tiap hari ada lebih kurang hampir 4.000 ton per hari yang kita salurkan ke seluruh tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, Titiek menyebut cadangan beras nasional saat ini berada di kisaran 4,8 juta ton. Menurutnya, besarnya cadangan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan sekaligus meredam gejolak harga beras di masyarakat.

“4,8 jutaan ton per hari ini. Jadi tidak usah khawatir bahwa kita akan kelaparan beras. Kalau stoknya banyak berarti harganya bisa terkendali, tidak fluktuasi,” tegas Titiek.

Previous Post

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga
BERITA UTAMA

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga

by Hubungan Masyarakat
05/10/2026
0

Rilis Kementan, 2 Oktober 2026Nomor: B-783/ HM.160/7/10/2026 JAKARTA — Komisi IV DPR RI memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman....

Read more
Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

01/10/2026
Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

01/10/2026
Rektor UIN Jakarta Apresiasi Kiprah Mentan Amran Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Rektor UIN Jakarta Apresiasi Kiprah Mentan Amran Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

28/09/2026
Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

28/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi