DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Presiden Prabowo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung Republik, Swasembada Pangan Harus Dijaga Seterusnya

26/06/2026
in BERITA UTAMA
0
Presiden Prabowo: Petani dan Nelayan Tulang Punggung Republik, Swasembada Pangan Harus Dijaga Seterusnya

Siaran Pers
Badan Pangan Nasional (Bapanas)
…/R-BAPANAS/VI/2026
24 Juni 2026

GORONTALO – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan merupakan capaian bersejarah yang lahir dari kerja keras petani dan nelayan di seluruh Tanah Air. Menurutnya, petani dan nelayan bukan hanya penopang ketahanan pangan nasional, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam sejarah Republik Indonesia sejak masa perjuangan kemerdekaan.

“Saya bangga karena sudah cukup lama berjuang bersama para petani dan nelayan. Sebagai mantan prajurit, saya memahami betul bahwa sejak lahirnya TNI, para pejuang kita didukung oleh rakyat, oleh petani dan nelayan. Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 1945, tentara belum memiliki anggaran, tetapi mereka bertahan karena dukungan petani dan nelayan,” ujar Presiden Prabowo saat menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

Presiden menegaskan bahwa pangan merupakan sektor yang menentukan keberlangsungan sebuah bangsa. Tidak ada negara maupun peradaban yang mampu bertahan tanpa pangan. Karena itu, keberpihakan kepada petani dan nelayan menjadi bagian penting dari perjuangannya dalam membangun Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.

Menurut Presiden, keberhasilan swasembada pangan saat ini membuktikan bahwa Indonesia mampu mengandalkan kekuatan produksi dalam negeri. Hampir seluruh kebutuhan pangan strategis nasional kini dapat dipenuhi dari hasil kerja anak bangsa.

“Ini adalah prestasi kita bersama. Ini akibat kerja keras saudara-saudara sekalian. Saya menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada para petani, nelayan, serta seluruh jajaran pemerintah yang bekerja keras mewujudkan cita-cita besar ini,” kata Presiden.

Adapun standar definisi swasembada pangan yang digunakan adalah berasal dari The Food and Agriculture Organization (FAO). FAO menetapkan standar suatu negara dapat memperoleh predikat swasembada adalah apabila impor pangan tidak sampai melebihi 10 persen.

Untuk Indonesia sendiri, impor masih terpaksa dilakukan untuk 3 pangan pokok strategis dari 11 pangan pokok strategis. Namun jumlahnya tidak sampai 5 persen, sehingga predikat swasembada pangan masih dapat disematkan kepada Indonesia.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan harus dijaga secara berkelanjutan melalui penguatan produksi dan pengamanan hasil pangan nasional.

“Kita pernah mencapai swasembada pangan pada 1984. Kini kita yakin swasembada pangan tidak hanya bertahan satu tahun, tetapi untuk seterusnya. Seluruh produksi pangan harus kita amankan melalui intensifikasi, ekstensifikasi, dan hilirisasi,” tegasnya.

Presiden optimistis produktivitas pertanian Indonesia akan terus meningkat. Dengan penerapan teknologi, perbaikan sarana produksi, dan dukungan kebijakan pemerintah, produktivitas gabah yang sebelumnya sekitar 5 ton per hektare berpotensi meningkat hingga 10 ton per hektare.

“Tidak lama lagi Indonesia bisa menjadi salah satu lumbung pangan dunia. Petani dan nelayan adalah tulang punggung republik ini,” ujar Presiden.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa berbagai kebijakan Presiden Prabowo telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani dan percepatan produksi pangan nasional.

“Kami mewakili jutaan petani Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Bapak Presiden. Kebijakan penyederhanaan distribusi pupuk dan deregulasi sarana produksi pertanian telah memberikan kemudahan yang sangat dirasakan petani di lapangan,” kata Amran.

Amran mengungkapkan bahwa capaian sektor pangan dan pertanian Indonesia saat ini mendapat pengakuan internasional. Berdasarkan data terbaru Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), produksi beras Indonesia mencapai sekitar 38 juta ton dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen beras utama di dunia.

FAO menempatkan Indonesia sebagai negara produsen beras tertinggi di Asia Tenggara dan juga menjadi tertinggi keempat dunia setelah India, Tiongkok, dan Bangladesh. Akan tetapi dari 4 besar dunia tersebut, hanya Tiongkok dan Indonesia yang diproyeksikan akan mengalami perkembangan produksi beras yang positif.

Sementara jika dibandingkan angka perkiraan produksi beras periode 2025/2026 terhadap 2024/2025, Indonesia menjadi negara dengan peningkatan produksi yang paling gemilang. Deviasinya mencapai lebih dari 4 juta ton. Ini sangat jauh dibandingkan peningkatan produksi beras India yang 1,7 juta ton, Brasil 1,5 juta ton, dan Bangladesh 1,1 juta ton.

Proyeksi positif dari FAO lainnya adalah Indonesia diprediksi menjadi negara dengan stok akhir periode 2026/2027 yang dapat mencapai 7,8 juta ton. Dalam ramalan FAO terbaru Juni ini, Indonesia memperoleh urutan terbesar keempat sejagat dalam hal stok beras untuk 2026/2027.

Angka proyeksi stok beras Indonesia tersebut yang di angka 7,8 juta ton bahkan lebih besar dibandingkan Bangladesh dengan 7,6 juta ton. Padahal Bangladesh merupakan produsen beras ketiga besar dunia.

Sementara negara pertama dengan stok berasnya yang terbesar adalah Tiongkok dengan 105,1 juta ton. Di urutan kedua adalah India dengan 53,2 juta ton dan disusul oleh Thailand dengan 9,3 juta ton. Akan tetapi dari 4 besar tersebut hanya Tiongkok dan Indonesia yang diproyeksikan mengalami tren peningkatan stok dalam rentang 2025/2026 ke 2026/2026.

Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat mencapai level tertinggi dalam 34 tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi sektor pertanian juga mencapai 5,7 persen, tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras petani dan nelayan seluruh Indonesia yang didukung penuh oleh kebijakan pemerintah. Ke depan, kami akan terus memperkuat produksi, distribusi, dan cadangan pangan agar swasembada pangan dapat terjaga secara berkelanjutan,” pungkas Kepala Bapanas Amran.


Previous Post

Di Hadapan 100 Ribu Petani dan Nelayan seluruh Indonesia di PENAS XVll, Presiden Prabowo Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Next Post

Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner

Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BERITA UTAMA

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Hubungan Masyarakat
07/07/2026
0

Rilis Kementan, 4 Juli 2026Nomor: B-515/ HM.160/7/07/2026 Cilacap – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat gerakan tanam pada lahan Optimalisasi Lahan...

Read more
Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

07/07/2026
Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

07/07/2026
Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

05/07/2026
Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

03/07/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 13/04/2026 – Diskusi dengan PM, Rapat Koordinasi Kegiatan TA 2026 bersama Dir Wilayah / Ka BRMP Provinsi, Rapat Bawang Putih - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 14/04/2026 – Rapat Penyediaan Benih Baput, Raker DPR RI - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 15/04/2026 – Dinas ke Sulteng (Mewakili PM – Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Durian Beku ke Tiongkok) - Dirjen Hortikultura

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi