DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home ARTIKEL UMUM

Persiapan Perumusan dan Harmonisasi Standar Indo-GAP

27/10/2023
in ARTIKEL UMUM
0

Rilis Kementan, 24 Agustus 2019
Nomor : 743/R-KEMENTAN/08/2019

IMG-20190919-WA0097

Seiring dengan perkembangan era globalisasi dan teknologi, persaingan produk hortikultura dewasa ini semakin kuat. Untuk itu, perlu adanya peningkatan produk hortikultura yang berdaya saing melalui penerapan standar mutu. Penerapan standar mutu dapat dilakukan mulai dari teknik budidaya yang baik dan benar (Good Agricultural Practices/GAP), penanganan pasca panen (Good Handling Practices/GHP), pengolahan (Good Manufacturing Practices/GMP), distribusi yang baik (Good Distribution Practices/GDP) sampai produk sampai ke tangan konsumen. Penerapan standar mutu yang dilakukan secara holistik akan mendorong potensi produk hortikultura mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun pasar ekspor.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, mengarahkan untuk terus meningkatkan ekspor komoditas pertanian sebesar 200%. Dengan demikian, Direktorat Jenderal Hortikultura perlu menyusun beberapa langkah strategis untuk meningkatkan ekspor produk hortikultura yang dapat dilakukan melalui penerapan sistem jaminan mutu di seluruh rantai produksi dan standardisasi produk hasil pertanian dari hulu (on farm) ke hilir (off farm).

Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk hortikultura Indonesia adalah dengan melakukan perumusan dan harmonisasi standar GAP, yaitu dengan mengharmonisasikan standar GAP Indonesia 100% sesuai dengan standar ASEAN-GAP.

Saat ini, Indonesia telah memiliki Indo GAP sesuai dengan Permentan Nomor 48 Tahun 2009 tentang Pedoman Budidaya Buah dan Sayur yang Baik (Good Agricultural Practices for Fruit and Vegetable) dan Permentan Nomor 62 tahun 2010 tentang Tata Cara Penerapan dan Registrasi Kebun atau Lahan Usaha Dalam Budidya Buah dan Sayur Yang Baik. Namun, berdasarkan assessment negara anggota ASEAN lain (Kamboja dan Malaysia) yang dilakukan pada tahun 2017, Indo-GAP baru align 44% dengan standar ASEAN. Untuk itu, perlu adanya harmonisasi agar Indo-GAP dapat 100% diterima (align) dengan standar ASEAN GAP.

ASEAN-GAP terdiri dari 4 modul, yaitu Food Safety Module, Produce Quality Module, Worker Health, Safety and Welfare Module, dan Environmental Management Module. Berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya, Indonesia akan menyatukan dan mengadopsi ke-empat modul standar ASEAN GAP tersebut dengan menyesuaikan kondisi di Indonesia.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik, menyambut baik rencana pertemuan perumusan dan harmonisasi Standar GAP yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 dengan melibatkan pakar, praktisi dan tim GAP dari Sekretariat Direktorat Jenderal Hortikultura, Direktorat Buah dan Florikultura, Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Perbenihan Hortikultura, Direktorat Perlindungan Hortikultura dan Badan Ketahanan Pangan Kementan.

“Dengan sejalannya standar Indo GAP dengan ASEAN GAP diharapkan produk hortikultura Indonesia mampu berdaya saing dan ekspor produk hortikultura semakin meningkat baik di lingkup negara ASEAN maupun di negara tujuan ekspor lainnya,” ungkap Yasid.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Langgeng Satria, salah satu pelaku usaha Jeruk di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. “Melalui penerapan GAP dan registrasi kebun, buah jeruk Rimau Gerga Lebong (RGL) yang dihasilkan mampu berproduksi dengan optimal, bermutu dan berdaya saing di pasar lokal maupun pasar ekspor,” ujarnya.

Previous Post

Jamin Kualitas Manggis dan Salak, Kementan Dorong Sertifikasi Organik

Next Post

Swasembada Bawang Putih Melawan Opini Mafia Pangan

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

Swasembada Bawang Putih Melawan Opini Mafia Pangan

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BERITA UTAMA

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Hubungan Masyarakat
07/07/2026
0

Rilis Kementan, 4 Juli 2026Nomor: B-515/ HM.160/7/07/2026 Cilacap – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat gerakan tanam pada lahan Optimalisasi Lahan...

Read more
Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

07/07/2026
Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

07/07/2026
Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

05/07/2026
Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

03/07/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 13/04/2026 – Diskusi dengan PM, Rapat Koordinasi Kegiatan TA 2026 bersama Dir Wilayah / Ka BRMP Provinsi, Rapat Bawang Putih - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 14/04/2026 – Rapat Penyediaan Benih Baput, Raker DPR RI - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 15/04/2026 – Dinas ke Sulteng (Mewakili PM – Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Durian Beku ke Tiongkok) - Dirjen Hortikultura

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi