DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Minggu Pagi, Mentan Amran Ajak Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Kawal Pengusutan Mafia Beras Fortifikasi

10/08/2026
in BERITA UTAMA
0
Minggu Pagi, Mentan Amran Ajak Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Kawal Pengusutan Mafia Beras Fortifikasi

Rilis Kementan, 2 Agustus 2026
Nomor: B-602/HM.160/7/08/2026

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda menjadi bagian dari gerakan nasional melawan mafia pangan. Ajakan itu disampaikan saat menerima ratusan orang perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah di kediamannya, Minggu (2/8).

Dalam dialog tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa dugaan penyimpangan beras fortifikasi bukan sekadar persoalan harga, melainkan menyangkut hak masyarakat memperoleh pangan bergizi dengan harga yang terjangkau. Karena itu, pemerintah berkomitmen mengusut tuntas setiap pihak yang diduga menyalahgunakan program tersebut.

“Ini bukan sekadar persoalan harga. Ini adalah perampasan hak rakyat. Jangan sampai substansi persoalan ini dialihkan. Fortifikasi dibuat untuk membantu masyarakat yang kekurangan gizi, bukan dijadikan modus mencari keuntungan,” tegas Mentan Amran.

Ia menjelaskan, beras fortifikasi merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan kandungan gizi beras melalui penambahan vitamin dan mineral guna menekan angka stunting, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, pemerintah menemukan indikasi adanya produk berlabel fortifikasi yang dipasarkan dengan harga sangat tinggi, bahkan mencapai sekitar Rp42 ribu per kilogram.

“Kalau tujuannya untuk masyarakat miskin, bagaimana mungkin dijual sampai Rp42 ribu per kilogram? Ini yang sedang kami telusuri bersama aparat penegak hukum,” ujarnya.

Mentan Amran mengungkapkan, berdasarkan perhitungan sementara, potensi kerugian masyarakat akibat dugaan penyimpangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun. Untuk itu, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polri, dan instansi terkait terus memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat proses penegakan hukum.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan agar seluruh kebijakan pangan benar-benar berpihak kepada rakyat serta terbebas dari praktik mafia pangan yang merugikan masyarakat.

“Kami akan tindak tegas. Negara harus hadir melindungi rakyat. Jangan ada yang mengambil keuntungan dengan mengorbankan masyarakat kecil,” tegasnya.

Di hadapan para peserta, Mentan Amran juga mengajak organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa untuk aktif mengawal proses pengusutan serta menjadi mitra pemerintah dalam menjaga transparansi kebijakan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan generasi muda penting untuk memastikan program-program yang disiapkan negara benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Jadilah pelopor yang menyuarakan kebenaran. Kalau ada praktik yang merugikan rakyat, kita harus berani melawannya bersama-sama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas seluruh anak bangsa,” pungkas Mentan Amran.

Previous Post

Tipu Konsumen hingga Rp2 Triliun per Bulan, Mentan Amran: Jangan Fokus pada Angkanya, Fokus pada Kejahatannya

Next Post

Mentan Amran dan Organisasi Kepemudaan Sepakat “Gebuk” Pelaku Beras Fortifikasi

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Mentan Amran dan Organisasi Kepemudaan Sepakat “Gebuk” Pelaku Beras Fortifikasi

Mentan Amran dan Organisasi Kepemudaan Sepakat "Gebuk" Pelaku Beras Fortifikasi

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Sidak Sawah di Semarang, Mentan Amran Dengar Keluhan Petani, Langsung Hadiahi Traktor
BERITA UTAMA

Sidak Sawah di Semarang, Mentan Amran Dengar Keluhan Petani, Langsung Hadiahi Traktor

by Hubungan Masyarakat
10/08/2026
0

Rilis Kementan, 6 Agustus 2026Nomor: B-615/HM.160/7/08/2026 Semarang – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman langsung menghadiahi satu unit traktor kepada...

Read more
Ekspor Sektor Pertanian Terus Menguat, Ditopang Lonjakan Ekspor Sawit 7,32 Persen

Ekspor Sektor Pertanian Terus Menguat, Ditopang Lonjakan Ekspor Sawit 7,32 Persen

10/08/2026
Guru Besar IPB: Beras Fortifikasi Adalah Hak Masyarakat

Guru Besar IPB: Beras Fortifikasi Adalah Hak Masyarakat

10/08/2026
Mentan Amran dan Organisasi Kepemudaan Sepakat “Gebuk” Pelaku Beras Fortifikasi

Mentan Amran dan Organisasi Kepemudaan Sepakat “Gebuk” Pelaku Beras Fortifikasi

10/08/2026
Minggu Pagi, Mentan Amran Ajak Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Kawal Pengusutan Mafia Beras Fortifikasi

Minggu Pagi, Mentan Amran Ajak Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Kawal Pengusutan Mafia Beras Fortifikasi

10/08/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • 03/08/2026 – 07/08/2026 – TOT Fasilitator HDDAP Tahap 2, ICC Bogor
  • – 01:00, 05/08/2026 – 06/08/2026 – Pembukaan Rangkaian Lomba 17 Agustus
  • – 01:00, 05/08/2026 – Sosialisasi Pemeringkatan PPID Lingkup Kementerian Pertanian
  • – 01:00, 17/08/2026 – Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi