DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Mentan SYL: Perkuat Ketahanan Pangan Berawal dari Skala Rumah Tangga

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Mentan SYL: Perkuat Ketahanan Pangan Berawal dari Skala Rumah Tangga

*Rilis Kementan, 21 Desember 2020*

Nomor : 1687/R-KEMENTAN/12/2020

Jawa Tengah – Pemerintah serius mewujudkan kemandirian pangan jangka panjang. Dalam skala nasional, Kementerian Pertanian tengah membangun Food Estate dan dalam skala kecil, sedang didorong industri rakyat berawal dari budidaya skala rumah tangga. Dua lokasi yang sedang dijadikan model percontohannya adalah Kabupaten Karanganyar dan Boyolali.

“Salah satu tantangan kita adalah keterbatasan lahan dan kawasan rumah yang semakin bertambah banyak. Meskipun demikian kita tidak boleh tinggal diam. Ibarat pepatah, jika hanya diam siap sajalah menunggu kematian. Kita buat perkebunan ala rumah tangga. Tiap rumah ada tanaman kelapa. Tiap rumah ada jeruknya, juga ada beragam tanaman sumber pangan lainnya,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat mengunjungi kawasan pertanian di Desa Kragan, Kecamatan Gandongrejo, Kabupaten Karanganyar dan Desa Giri Roto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (19/12).

Ditemani anggota Komisi IV DPR RI, Luluk Nur Hamidah berikut Bupati Karanganyar, Juliyatmono meyakini jika program pertanian integrasi didorong dari skala rumah tangga mampu mendorong perekonomian masyarakat.

Pria yang juga sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan _ad interim_ ini menggambarkan, kekuatan perekonomian rakyat bisa terbentuk bahkan dari halaman rumah rakyat. Konsepnya menarik, integrasi budidaya padi, kelapa genjah, jeruk dan aneka sayuran hidroponik, bebek, ikan nila dan ikan lele dalam satu kawasan terpadu. Pengelolaannya nanti akan dikerjakan oleh masyarakat dengan menerapkan sistem korporasi.

“Saya dan jajaran akan mem-back up ini. Tiap satu bulan sekali kami akan turun ke lokasi untuk memantau perkembangannya. Tentunya bertahap prosesnya dan jika berhasil di satu kecamatan, kita pindah ke kecamatan lain. Jika berhasil di satu kabupaten lain, kami berharap bisa direplikasi ke kabupaten lain, begitu seterusnya,” ujar SYL, panggilannya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang juga turut mendamping sangat mengapreasi rencana pemerintah pusat. Dirinya meyakini program akan sungguh-sungguh dijalankan seluruh warganya.

“Sama-sama mengembangkan sektor petanian, itu artinya sama-sama membela negara. Karanganyar punya tagline tangguh dan maju. Warga kami aktif melakukan pertanaman dan senantiasa berhasil. Pertanian menyumbang pemasukan terbesar selama pandemi. Di tengah yang lain mengalami kelesuan, sektor pertanianlah yang tetap bertahan. Kami juga mendorong anak muda kembali terjun ke pertanian,” ujar Juliyatmono.

Juliyatmono juga turut meyakini apabila program ini berhasil, bukan mustahil industri pabrik bisa terbangun. Dari semua komoditas yang dikelola, jika dalam skala besar bisa tercipta produk olahan yang makin mengokohkan pemasukan.

Selama berkunjung, Mentan beserta rombongan melakukan tebar benih ikan, melihat aneka benih jeruk dan kelapa hingga mencicipi aneka produk olahan mulai dari aneka jamu, keripik asal sirip ikan lele dan aneka produk olahan lain asal komoditas pertanian. Total bantuan yang diberikan lebih dari Rp 1,7 miliar.

Previous Post

HORTI TRADE ROOM: Kemitraan Kementan dengan KBHI Dorong Penyerapan Produk Petani

Next Post

Proyek Kampung Buah di Sentra Kepulauan Borneo

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Proyek Kampung Buah di Sentra Kepulauan Borneo

Proyek Kampung Buah di Sentra Kepulauan Borneo

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Di Simposium KAHMI, Mentan Amran Tegaskan Kemandirian Pangan Jadi Benteng Lindungi Rakyat
BERITA UTAMA

Di Simposium KAHMI, Mentan Amran Tegaskan Kemandirian Pangan Jadi Benteng Lindungi Rakyat

by Hubungan Masyarakat
10/09/2026
0

Rilis Kementan, 9 September 2026Nomor: B-715/HM.160/7/09/2026 Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi...

Read more
Mentan Amran Turunkan Tim Ahli Tangani Bangkalan untuk Jaga Produksi Durian Sulteng

Mentan Amran Turunkan Tim Ahli Tangani Bangkalan untuk Jaga Produksi Durian Sulteng

10/09/2026
Mentan Amran: Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

Mentan Amran: Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

09/09/2026
Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

09/09/2026
Kementerian Pertanian Libatkan Tim Ahli untuk Menangani Gejala ‘Bangkalan’ pada Tanaman Durian di Sulawesi Tengah

Kementerian Pertanian Libatkan Tim Ahli untuk Menangani Gejala ‘Bangkalan’ pada Tanaman Durian di Sulawesi Tengah

01/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 10/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 10/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 14/09/2026 – Rapim Ditjen Horti
  • – 01:00, 16/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 17/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi