DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kiat Sukses Bertanam Cabai di Musim Hujan : Kombinasi Aplikasi Rain shelter dan Pestisida Nabati rahasianya

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Kiat Sukses Bertanam Cabai di Musim Hujan : Kombinasi Aplikasi Rain shelter dan Pestisida Nabati rahasianya

*Rilis Kementan, 28 Juli 2020*
Nomor : 996/R-KEMENTAN/07/2020

Jakarta – Cuaca dan iklim merupakan faktor alam yang sangat berpengaruh dalam usaha pertanian. Kondisinya yang terkadang tidak sesuai dengan prediksi perlu disiasati dengan penerapan teknologi agar usaha pertanian tetap memberikan hasil yang menguntungkan.

Keunikan yang dimiliki alam tropis ini, menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) jangan dijadikan kendala. Kerahkan segala upaya agar produksi terjaga, bermutu dan berkualitas. Dalam hal ini teknologi _rain shelter_ menjadi solusi untuk menjaga produktivitas tanaman cabai di musim hujan.

_Rain shelter_ merupakan atap sungkup dari plastic UV yang dipasang menggunakan kerangka bambu, besi dan sejenisnya diatas pertanaman cabai. Penggunaan _rain shelter_ pada pertanaman cabai di musim hujan memberikan banyak manfaat diantaranya petani menjadi lebih tenang karena tanamannya terlindungi dari guyuran air hujan secara langsung sehingga bunga tidak rontok. buah tidak busuk. Kelembapannya pun terjaga sehingga dapat mencegah serangan penyakit yang sangat ditakuti petani yakni antraknosa dan _phythoptora_.

Bambang Nuryono, petani cabai asal Purbalingga telah melakukan budidaya cabai menggunakan rain shelter sejak tahun 2007. Sepanjang pengalamannya hampir tidak pernah gagal.

Saat dihubungi melalui sambungan telefon pada Senin (27/7) pihaknya menjelaskan bahwa budidaya cabai menggunakan _rain shelter_ ini pada umumnya sama dengan budidaya cabai biasa, namun disarankan dalam satu bedengan hanya satu baris tetapi jarak tanamnya lebih rapat. Tujuannya untuk mengurangi populasi hama thrips.

“Salah satu kelemahan budidaya cabai dengan _rain shelter_ memang serangan thripsnya lebih banyak makanya tetap perlu penyiraman dan 20 hari sekali plastic UV harus digulung. Tapi buat saya mengendalikan thrips lebih gampang dibandingkan antraknose, sehingga saya suka budidaya cabai dengan _rain shelter_ ini,” ujar Yoyon sapaan akrabnya.

“Pengendalian thrips lebih mudah, disemprot dengan air biasa juga bisa. Sekaligus untuk penyiraman.” imbuhnya.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Tommy Nugraha menghimbau agar teknologi-teknologi seperti di Purbalingga ini bisa disebarluaskan sehingga produksi cabai tidak terkendala oleh musim. Petani bisa menanam cabai tanpa khawatir merugi meskipun musim hujan.

“Dilihat dari segi biaya, modalnya memang terlihat lebih besar dibanding dengan budidaya tanpa sungkup. Namun demikian, sebenarnya sama saja. Penggunaan sungkup ini dapat menekan pengeluaran biaya pestisida dan biaya tenaga kerja semprot serta sanitasinya. Selain itu potensi hasilnya juga lebih banyak karena buah tidak kena patek. Pun biasanya harga cenderung lebih menguntungkan dimusim-musim tersebut,” jelas Tommy.

Senada, Dessi Rahmaniar, Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran Buah menambahkan, untuk pengendalian hama dapat menggunakan pestisida nabati yang biayanya lebih efisien namun fungsinya sama seperti pestisida kimia. Pestisida nabati dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar seperti daun cengkeh, daun sirsak, daun mimba, dan daun papaya. Dengan cara di ekstrak dan hasilnya dicampurkan dengan air untuk penyemprotan.

Penggunaan pestisida nabati dapat meminimalisir penggunaan pestisida kimia, dengan demikian diharapkan produk cabai kita aman dikonsumsi, bahkan bisa berpeluang untuk ekspor sebagaimana prasyarat ekspor ke negara Jepang contohnya.

Previous Post

Mau Raup Untung dari Usahatani Tomat? Begini Caranya

Next Post

Kementan Dorong Penerapan Standar Mutu Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Dorong Pergerakan Ekonomi, Kementan Percepat Belanja Pemerintah di Tengah Pandemi

Kementan Dorong Penerapan Standar Mutu Hortikultura

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran Perkuat Kemitraan RI–Australia, Dadahup Siap Jadi Model Pertanian Rawa Modern
BERITA UTAMA

Mentan Amran Perkuat Kemitraan RI–Australia, Dadahup Siap Jadi Model Pertanian Rawa Modern

by Hubungan Masyarakat
28/07/2026
0

Rilis Kementan, 28 Juli 2026Nomor: B-582/ HM.160/7/07/2026 JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Australia memperkuat kerja sama pengembangan sistem...

Read more
KopDes Merah Putih Pangkas Rantai Pasok, Mentan Amran: Rp263 Triliun Bisa Kembali ke Petani

KopDes Merah Putih Pangkas Rantai Pasok, Mentan Amran: Rp263 Triliun Bisa Kembali ke Petani

28/07/2026
Mentan Amran Tantang UNESA Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Dukung Swasembada

Mentan Amran Tantang UNESA Kembangkan Benih Kedelai Unggul, Dukung Swasembada

28/07/2026
Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Pacu Produksi Nasional Tembus 3 Juta Ton

23/07/2026
Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

Jelang Dilantik sebagai Kepala BGN, Sudaryono Pastikan Sinergi MBG dan Pertanian Perkuat Kesejahteraan Petani

23/07/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 13/04/2026 – Diskusi dengan PM, Rapat Koordinasi Kegiatan TA 2026 bersama Dir Wilayah / Ka BRMP Provinsi, Rapat Bawang Putih - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 14/04/2026 – Rapat Penyediaan Benih Baput, Raker DPR RI - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 15/04/2026 – Dinas ke Sulteng (Mewakili PM – Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Durian Beku ke Tiongkok) - Dirjen Hortikultura

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi