DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kementan Dukung Inovasi “Pumpilizer” Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026

15/07/2026
in BERITA UTAMA
0
Kementan Dukung Inovasi “Pumpilizer” Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026

JAKARTA, 14 Juli 2026 – Kementerian Pertanian (Kementan) melalu Direktorat Jenderal Hortikultura menerima audiensi Tim Science Club Liberica Academy Indonesia di Ruang Rapat Sayuran dan Tanaman Obat (Senin (13/7) guna memberikan pembekalan dan dukungan moril kepada lima siswa SMA berprestasi yang akan mewakili Indonesia dalam ajang internasional World Invention Creativity Olympic (WICO) 2026 di Korea Selatan pada 16–18 Juli mendatang melalui inovasi pupuk nano ramah lingkungan bernama “Pumpilizer”.

Tim ilmiah yang terdiri dari gabungan siswa SMAN 71, SMAN 91, SMAN 44, dan SMA MH Thamrin Jakarta ini berhasil menciptakan “Pumpilizer”. Produk ini merupakan formula pupuk nano (nanofertilizer) berbasis pemanfaatan limbah rumah tangga, khususnya biji labu dan minyak jelantah, yang diolah menjadi sumber nutrisi alternatif kaya unsur hara untuk tanaman.
Inovasi ini mengusung teknologi formula granul berlapis (coated granule fertilizer).

Keunggulan teknologi ini terletak pada kemampuannya meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi oleh tanaman sekaligus mencegah pupuk mudah larut atau hanyut terbawa air saat penyiraman atau hujan.

Berdasarkan hasil uji coba mandiri yang dilakukan tim pada tanaman cabai hingga usia 35 hari, formula “Pumpilizer” terbukti merangsang pertumbuhan batang yang lebih kokoh, percabangan yang lebih banyak, serta daun yang lebih subur. Fase vegetatif yang optimal ini diyakini akan berdampak signifikan pada peningkatan produksi buah per pohon saat memasuki fase generatif.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Muhammad Agung Sunusi, memberikan apresiasi tinggi sekaligus pembekalan materi penting guna mematangkan kesiapan tim sebelum bertolak ke Korea Selatan.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi tinggi kreativitas luar biasa dari generasi muda ini. Inovasi ‘Pumpilizer’ tidak hanya menjawab tantangan ketergantungan sektor pertanian kita terhadap pupuk sintetik, tetapi juga menjadi solusi cerdas dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri. Ini adalah langkah konkret regenerasi pertanian yang berwawasan lingkungan,” ujar Direktur STO dalam arahannya.

Meski demikian, Agung juga menekankan pentingnya penguatan metodologi ilmiah agar riset ini memiliki daya saing yang kuat di tingkat internasional serta dapat diaplikasikan secara berkelanjutan di masyarakat.

“Kami menyarankan agar tim memperkuat data ilmiah pendukung, khususnya mengenai kandungan unsur hara makro dan mikro seperti NPK, serta melanjutkan uji coba ini hingga tanaman cabai benar-benar berproduksi demi melihat perbandingan before-after yang komprehensif. Ke depan, penting juga mengkaji dampak lingkungan dari pupuk semi-organik ini serta pengaruhnya terhadap pemanfaatan lahan pekarangan,” tambah Agung.

Melalui dukungan dan pembekalan ini, Kementerian Pertanian berharap Tim Science Club Liberica Academy Indonesia dapat mengharumkan nama bangsa di ajang WICO 2026, sekaligus menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk melahirkan inovasi teknologi yang mendukung keberlanjutan pertanian nasional dan kelestarian lingkungan.

Previous Post

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Dukung Inovasi “Pumpilizer” Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026
BERITA UTAMA

Kementan Dukung Inovasi “Pumpilizer” Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026

by Hubungan Masyarakat
15/07/2026
0

JAKARTA, 14 Juli 2026 – Kementerian Pertanian (Kementan) melalu Direktorat Jenderal Hortikultura menerima audiensi Tim Science Club Liberica Academy Indonesia...

Read more
Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

15/07/2026
Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

07/07/2026
Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

07/07/2026
Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

07/07/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 13/04/2026 – Diskusi dengan PM, Rapat Koordinasi Kegiatan TA 2026 bersama Dir Wilayah / Ka BRMP Provinsi, Rapat Bawang Putih - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 14/04/2026 – Rapat Penyediaan Benih Baput, Raker DPR RI - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 15/04/2026 – Dinas ke Sulteng (Mewakili PM – Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Durian Beku ke Tiongkok) - Dirjen Hortikultura

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi