DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result

Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

15/07/2026
in BERITA UTAMA
0
Wanam Sejahtera Lewat Sektor Pertanian, Mentan Amran: Anggaran untuk Papua Kami Tambahkan

Rilis Kementan, 12 Juli 2026
Nomor: B-535/HM.160/7/07/2026

Merauke – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat komitmennya membangun kesejahteraan masyarakat Papua melalui sektor pertanian. Seiring keberhasilan program pengembangan pertanian di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan yang telah meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani, Kementan menambah alokasi anggaran untuk memperluas pembangunan pertanian di Tanah Papua sesuai aspirasi masyarakat.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan pembangunan pertanian di Wanam, Merauke telah mendorong semakin banyak masyarakat dan pemerintah daerah di berbagai wilayah Papua mengajukan program serupa. Karena itu, pemerintah menyesuaikan anggaran agar pembangunan pertanian dapat menjangkau lebih banyak daerah dengan komoditas yang sesuai karakteristik masing-masing.

“Rakyat Papua sudah menikmati dan peningkatan kesejahteraan luar biasa. Dan rakyat masih butuh tambahan. Saya sampaikan tolong usulkan kita siapkan tahun depan (anggaran tambahan),” kata Mentan Amran saat berdialog dengan masyarakat di Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, dalam kunjungannya pada Minggu (5/7/2026) lalu.

Komitmen pemerintah tersebut disambut antusias masyarakat Wanam. Tokoh masyarakat, Mama Yasinta, mengatakan masyarakat telah lama menantikan hadirnya program pembangunan yang membawa harapan baru bagi kampung mereka.

“Aspirasi masyarakat yang selama ini kami tunggu dan kami rindu, sehingga lewat kuasa Tuhan kami sudah bertemu,” ujar Mama Yasinta.

Sementara itu, Kepala Kampung Wanam sekaligus pemilik hak ulayat, Arnold Awalik, menyatakan masyarakat menerima sepenuhnya program pemerintah di atas tanah ulayat mereka. Menurutnya, pembangunan sawah akan menjadi jalan bagi masyarakat adat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kami dari Kelompok Tani Yeloko 1 dan Yeloko 2 dari Kampung Wanam menyatakan menerima program pemerintah di atas tanah ulayat kami. Kami sudah mempunyai alat, tetapi kami belum punya lahan persawahan pribadi. Kami ingin punya lahan persawahan sendiri supaya orang Papua yang tinggal di Wanam bisa punya kesejahteraan,” kata Arnold.

Menanggapi aspirasi tersebut, Mentan Amran langsung menyetujui usulan pembukaan lahan sawah sekitar 250 hektare di Wanam dan memastikan pengerjaannya dimulai tahun ini. Pemerintah juga akan menambah bantuan traktor, membangun jaringan irigasi, serta menerapkan teknologi pertanian modern agar kawasan tersebut menjadi percontohan pengembangan pertanian di Papua.

“Insyaallah selesai tahun ini. Kami yang bertanggung jawab. Nanti kami kirim traktor lagi, irigasi kami bangun, teknologi modern juga kita terapkan di Wanam sehingga masyarakat bisa menikmati hasil pertanian yang lebih baik,” ujar Mentan Amran.

Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan bantuan pertanian senilai Rp1,3 triliun untuk Papua Selatan pada tahun 2026. Bantuan tersebut berupa alat dan mesin pertanian, pembangunan irigasi, jalan usaha tani, gudang, dryer, hingga pengembangan lahan pertanian yang seluruhnya diberikan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Mentan Amran menjelaskan, antusiasme masyarakat Papua terhadap pembangunan sektor pertanian terus meningkat. Bahkan, sejumlah kepala daerah bersama perwakilan petani dari Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan datang langsung ke Jakarta untuk mengusulkan program serupa di daerah masing-masing.

Oleh karena itu, Kementan menyesuaikan alokasi anggaran agar selaras dengan kebutuhan masing-masing daerah. Papua Pegunungan dan Papua Tengah, misalnya, akan mendapat masing-masing 100 ribu paket peralatan pertanian untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan seperti ubi. Bantuan pengembangan kopi, kakao, sagu, hingga kedelai juga disiapkan sesuai potensi wilayah.

“Alhamdulillah kami ubah anggaran demi Papua yang kita cintai. Kami ubah anggaran, berikan peralatan untuk Papua Pegunungan 100 ribu paket, Papua Tengah 100 ribu paket, kemudian bantuan kopi ribuan hektare. Semua disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan keunggulan daerahnya,” ujar Mentan Amran.

Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp3,2 triliun untuk pembangunan pertanian di Papua pada tahun 2026. Dalam dua tahun terakhir, total dukungan pemerintah untuk sektor pertanian di Papua mencapai sekitar Rp5,3 triliun.

Mentan Amran menegaskan seluruh pembangunan pertanian dilakukan menggunakan anggaran pemerintah dan hasilnya sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat. “Pemerintah yang kerjakan, anggaran dari pemerintah. Setelah jadi semua ini milik rakyat,” tegas Mentan Amran.

Melalui dukungan anggaran, pembangunan infrastruktur pertanian, serta kolaborasi bersama masyarakat adat, Kementerian Pertanian optimistis sektor pertanian akan menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat Papua sekaligus memperkuat kontribusi Tanah Papua terhadap swasembada pangan nasional.

Previous Post

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Next Post

Kementan Dukung Inovasi “Pumpilizer” Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Kementan Dukung Inovasi “Pumpilizer” Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026

Kementan Dukung Inovasi "Pumpilizer" Karya Generasi Muda di Ajang World Invention Creativity Olympic 2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881| Whatsapp: +6285211403567
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.