DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Mentan Amran: Bantuan Pertanian Jatim Tembus Rp3T, Tambahan Rp600 Miliar Perkuat Peternakan

13/10/2026
in BERITA UTAMA
0
Mentan Amran: Bantuan Pertanian Jatim Tembus Rp3T, Tambahan Rp600 Miliar Perkuat Peternakan

Rilis Kementan, 12 Oktober 2026
Nomor: B-806/HM.160/7/10/2026

Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk Jawa Timur mencapai sekitar Rp3 triliun sepanjang 2025–2026, disertai tambahan Rp600 miliar untuk memperkuat sektor peternakan dan pembibitan ayam. Dukungan tersebut diarahkan untuk mendukung Jawa Timur sebagai salah satu penopang utama produksi pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.

“Dukungan anggaran Kementan untuk Jawa Timur mencapai sekitar Rp3 triliun sepanjang 2025–2026. Ada tambahan Rp600 miliar untuk memperkuat sektor peternakan, termasuk pengembangan perbenihan ayam,” kata Mentan Amran saat memberikan orasi ilmiah dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Senin (12/10/2026).

Ia menilai Jawa Timur memiliki peran strategis dalam pembangunan pertanian nasional, terutama melalui kontribusinya terhadap produksi padi, jagung, ayam, dan gula.

“Kami bangga dengan Jawa Timur. Produksi padinya tertinggi, sektor ayamnya kuat, jagungnya juga besar, dan gulanya nomor satu. Karena itu, dukungan anggaran Kementan untuk Jawa Timur juga menjadi yang terbesar,” ungkap.

Mentan Amran menjelaskan, tambahan anggaran Rp600 miliar diarahkan untuk memperkuat sektor peternakan, termasuk pengembangan grandparent stock (GPS) atau ayam bibit yang menjadi sumber pengembangan bibit ayam untuk menghasilkan day-old chick (DOC) atau anak ayam umur sehari. Jawa Timur diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pembibitan ayam yang mampu memasok kebutuhan berbagai wilayah Indonesia.

Selain penguatan pembibitan, Kementan juga mendorong pembangunan pabrik pengolahan telur menjadi tepung telur sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor. Jawa Timur bersama Lampung dan Jawa Tengah diharapkan dapat mengambil peran dalam pengembangan industri tersebut, seiring besarnya potensi produksi peternakan dalam negeri.

“Kita ingin ada pabrik pengolahan telur menjadi tepung telur supaya ke depan kita bisa menghentikan impor. Potensi produksi dalam negeri harus kita perkuat dan kita dorong agar memberikan nilai tambah,” ujar Mentan Amran.

Di sektor tanaman pangan, Mentan Amran menegaskan Jawa Timur merupakan salah satu kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan Indonesia. Ia menyampaikan bahwa pemerintah berhasil mencapai swasembada beras lebih cepat dari rencana awal empat tahun menjadi satu tahun, dan kini berfokus mempertahankan capaian tersebut. Mentan Amran menyebut penyerapan beras oleh BULOG saat ini mencapai sekitar 4,1 juta ton sebagai cadangan beras pemerintah (CBP).

Menurutnya, capaian tersebut harus diikuti pembaruan kebijakan dan penerapan teknologi budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas. Ia menilai pendekatan yang digunakan puluhan tahun lalu perlu dievaluasi agar sesuai dengan kebutuhan pertanian saat ini, termasuk dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, efisiensi produksi, dan peningkatan pendapatan petani.

Mentan Amran menegaskan pemerintah juga menyiapkan dukungan benih agar petani dapat menerapkan teknologi tersebut.

“Kami ingin pendapatan petani meningkat. Dengan teknologi yang tepat, hasil produksi bisa lebih tinggi dan pendapatan petani juga semakin baik. Benih akan kami dukung melalui anggaran yang disiapkan, terutama bagi petani yang rajin dan siap menerapkannya,” ujarnya.

Pada sektor perkebunan, Mentan Amran menyoroti peran besar Jawa Timur dalam menopang produksi gula nasional. Ia menyebut sekitar 50 persen produksi gula nasional berasal dari Jawa Timur sehingga penguatan sektor tebu di provinsi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan swasembada gula.

Menurutnya, peningkatan produksi harus diikuti penguatan industri pengolahan atau hilirisasi agar memberikan nilai tambah bagi petani dan industri gula nasional. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kinerja pabrik gula serta mempercepat peremajaan tanaman tebu milik rakyat.

“Kita kawal gula di Jawa Timur karena kontribusinya sangat besar. Ke depan, kita dorong hilirisasi dan peremajaan tebu rakyat. Targetnya, pada 2028 peremajaan ini bisa dituntaskan,” katanya.

Selain meningkatkan produksi, Mentan Amran mengingatkan pentingnya pembenahan tata niaga agar hasil pertanian dan peternakan memberikan manfaat nyata bagi produsen maupun konsumen. Ia mencontohkan persoalan harga telur dan pakan yang membutuhkan pengawasan terhadap rantai distribusi, termasuk memastikan peningkatan produksi dapat terserap dengan baik oleh pasar dan program pemerintah.

Ia menegaskan, menjaga sektor pertanian bukan hanya soal meningkatkan produksi, melainkan juga memastikan kebijakan berpihak kepada petani, peternak, dan konsumen. Karena itu, sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku usaha diperlukan agar peningkatan produksi tidak terhambat persoalan distribusi dan tata niaga.

Mentan Amran berharap semangat kolaborasi yang telah ditunjukkan Jawa Timur dapat diperluas ke daerah lain di Indonesia. Menurutnya, gerakan bersama dalam memperkuat produksi, mengembangkan teknologi, dan membangun hilirisasi akan memberikan dampak yang lebih besar bagi pertanian nasional.

“Kalau seluruh Indonesia bergerak bersama seperti Jawa Timur, saya kira hasilnya bisa eksponensial. Kita ingin daerah-daerah semakin kuat, petani dan peternak semakin sejahtera, dan swasembada pangan yang sudah dicapai dapat terus kita jaga,” pungkasnya.

Previous Post

Mentan Amran Berikan Solusi Permanen ke Peternak Lewat Ekosistem Terintegrasi

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran: Bantuan Pertanian Jatim Tembus Rp3T, Tambahan Rp600 Miliar Perkuat Peternakan
BERITA UTAMA

Mentan Amran: Bantuan Pertanian Jatim Tembus Rp3T, Tambahan Rp600 Miliar Perkuat Peternakan

by Hubungan Masyarakat
13/10/2026
0

Rilis Kementan, 12 Oktober 2026Nomor: B-806/HM.160/7/10/2026 Surabaya — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk...

Read more
Mentan Amran Berikan Solusi Permanen ke Peternak Lewat Ekosistem Terintegrasi

Mentan Amran Berikan Solusi Permanen ke Peternak Lewat Ekosistem Terintegrasi

09/10/2026
Temui Peternak Pukul 06.00, Mentan Amran Berikan Solusi Serap Jagung Tekan Biaya Pakan

Temui Peternak Pukul 06.00, Mentan Amran Berikan Solusi Serap Jagung Tekan Biaya Pakan

09/10/2026
Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga

Komisi IV DPR Pastikan Stok Beras Aman, Produksi Padi 2026 Terjaga

05/10/2026
Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

01/10/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881| Whatsapp: +6285211403567
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi