DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Lewat Festival, Jateng Optimis Pacu Ekspor Buah-buahan Lokal

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0

Semarang – Jawa Tengah dikenal sebagai lumbung pangan nasional, khususnya komoditas hortikultura. Daerah ini dikenal sebagai penghasil buah-buahan unggul diantaranya durian, mangga, alpukat, buah naga, pisang, melon dan semangka.

Produksi buah-buahan Jawa Tengah tahun 2019 lalu yang mencapai 2,8 juta ton, berkontribusi 12,4% terhadap total produksi buah nasional yang diperkirakan mencapai 22 juta ton lebih. Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, beberapa jenis buah asal Jawa Tengah mampu menembus pasar ekspor.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat membuka Festival Buah Jawa Tengah di Alun-Alun Bung Karno Ungaran Kabupaten Semarang (7/02), menyebut saat ini sebagai momentum kebangkitan buah-buahan nasional.

“Ketika dunia sedang bergolak karena serangan penyakit Corona, perang dagang dan sebagainya, sebenarnya bisa menjadi celah atau momentum bagi kita untuk bangkit. Dalam kondisi kerepotan pasokan yang melanda dunia saat ini, buah-buahan lokal kita sebenarnya bisa mengisi peluang ekspor,” ujarnya.

Saat ini beberapa buah asal Jawa Tengah yang telah merambah pasar ekspor diantaranya rambutan, salak, sawo, buah naga, melon hingga pepaya.

“Produk buah-buahan lokal Jawa Tengah terbukti bisa mendunia. Contoh rambutan dan salak, yang sudah jadi buah yang unik dan eksotis. Harganya tinggi sekali kalau di Rusia. Sawo dan buah naga asal wonogiri sudah tembus Jerman. Melon dan pepaya kita juga sudah sampai Singapura dan Kamboja” kata Ganjar.

Dia menegaskan, kekuatan buah lokal sesungguhnya bisa mengimbangi neraca perdagangan kita. Potensi buah di Jawa Tengah sangat tinggi, petaninya juga kreatif, tinggal didampingi dan disentuh teknologinya agar ada lompatan.

“Dukungan Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah diakuinya sangat membantu pengembangan buah-buahan di daerahnya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian, Liferdi Lukman, mengapresiasi upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mengembangkan buah-buahan lokal.

Pihaknya tahun ini telah menggelontorkan anggaran untuk pengembangan hortikultura di Jawa Tengah hingga Rp 81 Milyar lebih, untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura termasuk buah-buahan. “Jawa Tengah adalah lumbung hortikultura dan menjadi salah satu kawasan utama pertanian nasional. Dari Jawa Tengah pula mampu dihasilkan buah-buahan unggul yang bisa mengimbangi bahkan mensubstitusi buah-buah impor diantaranya durian bawor, klengkeng kateki dan jambu kristal,” kata Liferdi.

“Ini bisa menjadi role model atau percontohan bagi daerah lain di Indonesia,” tandasnya.

Liferdi berharap event festival buah tersebut bisa menjadi agenda rutin Pemda Jawa Tengah. Misalnya tahun depan dirancang menjadi ajang pertemuan bisnis nasional pelaku buah, lalu tahun berikutnya bisa dinaikkan lagi tarafnya menjadi go internasional.

“Hadirkan langsung para buyer dari mancanegara,” katanya meyakinkan.

*_Puluhan Buah Ditampilkan_*

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Suryo Banendro mengatakan event festival buah Jawa Tengah rutin dilakukan setiap tahunnya.

“Tahun ini ditampilkan setidaknya 92 jenis buah termasuk buah langka seperti wuni, pakel dan sawo belanda. Ada juga lomba kontes buah, lomba ukir, discount time dan sebagainya,” kata Suryo.

Selain mengangkat potensi buah lokal dan eksotik di Jawa Tengah, kegiatan yang diikuti seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah tersebut diharapkan juga bisa memacu peningkatan konsumsi buah dan sayuran masyarakat.

“Saat ini angka konsumsi buah masyarakat Jawa Tengah belum sesuai standard widyakarya pangan dan gizi. Baru 180 gram/hari dari standardnya 400 gram/hari,” terangnya.

Previous Post

PERSIAPAN SERTIFIKASI GLOBAL GAP BUAH NAGA ORGANIK DARI BULELENG

Next Post

Kementan Pastikan Pasokan Bawang Putih Selama Covid-19 Aman

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Kementan Pastikan Pasokan Bawang Putih Selama Covid-19 Aman

Kementan Pastikan Pasokan Bawang Putih Selama Covid-19 Aman

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai
BERITA UTAMA

Mentan Amran: Atas Nama 115 Juta Petani, Kami Ucapkan Terima Kasih kepada Bea dan Cukai

by Hubungan Masyarakat
23/09/2026
0

Rilis Kementan, 22 September 2026Nomor: B-766/ HM.160/7/09/2026 Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan...

Read more
Menkeu Tegaskan Beras Ilegal Nodai Swasembada, Mentan Amran: 115 Juta Petani Dirugikan

Menkeu Tegaskan Beras Ilegal Nodai Swasembada, Mentan Amran: 115 Juta Petani Dirugikan

23/09/2026
Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

Temui Keluarga Korban Penembakan Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan

22/09/2026
Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

Mentan Amran Tegaskan Ada Mafia Bermain di Balik Kelangkaan Beras Premium di Ritel

22/09/2026
Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

Dorong Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol

22/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 21/09/2026 – Rapim Ditjen Horti
  • – 01:00, 23/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi