DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Percepat Peremajaan dan Perluasan Tebu di Tulang Bawang

27/08/2026
in BERITA UTAMA
0
Kejar Swasembada Gula Dua Tahun, Mentan Amran Percepat Peremajaan dan Perluasan Tebu di Tulang Bawang

Rilis Kementan, 26 Agustus 2026
Nomor: B-687/ HM.160/7/08/2026

Tulang Bawang, Lampung, — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong percepatan pengembangan tebu nasional melalui pembukaan areal tebu baru dan peremajaan tanaman yang sudah tidak produktif. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Rabu (26/8).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan target kepada Mentan Amran untuk mewujudkan swasembada gula dalam empat tahun pada saat pelaksanaan Panen Raya Tebu di Malang, 17 Juli 2026. Target tersebut dicapai dengan melaksanakan program peremajaan tebu seluas 100 ribu hektare per tahun. Namun, Mentan Amran menyatakan target tersebut dapat dipercepat menjadi dua tahun.

“Tadi Menteri Pertanian melaporkan kepada saya program kita sekarang adalah 100 ribu hektare per tahun. Dengan demikian akan dicapai dalam empat tahun. Tapi setelah saya tanya lagi ke beliau, dengan gagah dan berani beliau mengatakan, ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun’,” ujar Presiden Prabowo.

Untuk mencapai target tersebut, Mentan Amran dalam kunjungan di Tulang Bawang menyebut pengembangan tebu baru di Lampung telah mencapai sekitar 30 ribu hektare. Pengembangan areal baru ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat ketersediaan bahan baku industri gula sekaligus meningkatkan produksi gula nasional.

“Moga-moga bisa (produksi) 100 ton satu hektare,” ujar Mentan Amran.

Mentan Amran mengatakan peningkatan produksi gula nasional tidak cukup hanya mengandalkan perluasan areal. Pemerintah juga harus memperbaiki produktivitas tanaman melalui peremajaan tebu rakyat yang sudah tidak layak produksi.

Mentan Amran menyebut sekitar 86 persen tanaman tebu rakyat atau plasma saat ini membutuhkan peremajaan. Karena itu, pemerintah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp1,7 triliun untuk membongkar tanaman lama dan menggantinya dengan tanaman tebu baru.

“86 persen itu plasma, tebu rakyat yang tidak layak, dibongkar. Sehingga Bapak Presiden perintahkan, kami diberi anggaran Rp1,7 triliun untuk membongkar plasma-plasma ini menjadi tebu baru,” kata Mentan Amran.

Program peremajaan tersebut ditargetkan selesai dalam tiga tahun. Mentan Amran optimistis langkah tersebut dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki rendemen tebu, sehingga produksi gula nasional semakin kuat.

“Kalau itu terjadi, insya Allah kebutuhan white sugar bisa cukup, bahkan lebih,” ujarnya.

Upaya tersebut sejalan dengan perkembangan produksi gula nasional. Berdasarkan Taksasi Tengah Giling 2026, produksi Gula Kristal Putih (GKP) nasional diperkirakan mencapai 3,02 juta ton, meningkat sekitar 13,1 persen dibandingkan 2025.

Peningkatan produksi tersebut ditopang oleh bertambahnya luas areal tebu, kenaikan produksi tebu, serta perbaikan rendemen. Pada 2026, luas areal tebu diperkirakan mencapai 585.390 hektare dengan produksi tebu sekitar 40,20 juta ton dan rendemen 7,51 persen.

Menurut Mentan Amran, pemerintah akan terus memperkuat seluruh ekosistem pergulaan, termasuk memberikan dukungan kepada pabrik gula agar mampu meningkatkan kapasitas dan produktivitasnya.

“Semua pabrik gula unit usaha seluruh Indonesia kita dukung. Kita support supaya berproduksi tinggi,” katanya.

Mentan Amran menegaskan, peningkatan produktivitas menjadi kunci dalam mempercepat swasembada gula. Karena itu, selain memperluas areal tanam, pemerintah mendorong peremajaan tanaman, penggunaan benih unggul, perbaikan budidaya, peningkatan rendemen, serta penguatan kemitraan antara pekebun dan pabrik gula.

“Yang terpenting rendemen tebu. Saya gigit saja sudah tahu rendemennya,” ujar Amran.

Kawasan Tulang Bawang sendiri merupakan salah satu sentra utama tebu di Lampung. Data pemerintah daerah menunjukkan wilayah Tulang Bawang termasuk kawasan dengan areal tebu yang luas dan menjadi salah satu pemasok bahan baku industri gula di Provinsi Lampung.

Melalui pengembangan tebu baru di Gedung Meneng, peremajaan tanaman rakyat, dan dukungan terhadap industri gula, pemerintah terus memperkuat fondasi produksi dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat pasokan gula dalam negeri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekebun tebu.

Previous Post

Mentan Amran Perkuat Kopi-Kakao Lampung, 2,6 Juta Bibit Disiapkan untuk 18 Ribu Hektare

Next Post

Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Direktorat Jenderal Hortikultura Siap Perkuat Pelaksanaan Program Strategis

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Direktorat Jenderal Hortikultura Siap Perkuat Pelaksanaan Program Strategis

Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Direktorat Jenderal Hortikultura Siap Perkuat Pelaksanaan Program Strategis

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11
BERITA UTAMA

Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11

by Hubungan Masyarakat
01/10/2026
0

Rilis Kementan, 1 Oktober 2026Nomor: B-782/HM.160/7/10/2026 Jakarta — Nilai Tukar Petani (NTP) nasional mencetak rekor tertinggi pada September 2026, menembus...

Read more
Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Tegaskan Gotong Royong Jadi Kekuatan Swasembada Pangan

01/10/2026
Rektor UIN Jakarta Apresiasi Kiprah Mentan Amran Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Rektor UIN Jakarta Apresiasi Kiprah Mentan Amran Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

28/09/2026
Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

Mentan Amran ke Peserta Komcad ASN: Bangun Karakter, Berani Bermimpi Jadi Pemimpin

28/09/2026
Mentan Bentuk Kelompok “Maju, Berani Berjuang”, Simbol Perjuangan Petani

Mentan Bentuk Kelompok “Maju, Berani Berjuang”, Simbol Perjuangan Petani

28/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi