DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Beri Motivasi 2.500 Wisudawan Universitas Tadulako, Mentan Amran: Sukses Harus Kamu Rebut

26/08/2026
in BERITA UTAMA
0
Beri Motivasi 2.500 Wisudawan Universitas Tadulako, Mentan Amran: Sukses Harus Kamu Rebut

Rilis Kementan, 20 Agustus 2026
Nomor: B-671/HM.160/7/08/2026

Palu – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membakar semangat sekitar 2.500 wisudawan Universitas Tadulako (Untad), Palu, Sulawesi Tengah, untuk berani menghadapi tantangan setelah meninggalkan bangku kuliah. Menurutnya, gelar sarjana bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal untuk membuktikan kemampuan, menciptakan peluang, dan menentukan masa depan sendiri.

“Sukses harus kamu rebut. Tidak ada jalan lain. Kalau mau sukses, harus berjuang,” kata Mentan Amran di hadapan para wisudawan Untad, Kamis (20/8).

Pesan tersebut disampaikan Mentan Amran dengan menceritakan perjalanan hidupnya selepas kuliah. Ia mengenang masa ketika berangkat mencari jalan hidup dengan keterbatasan ekonomi. Saat tiba di Jakarta, uang yang dimilikinya hanya tersisa sekitar Rp300 ribu sehingga ia memilih tidur di masjid untuk bertahan hidup.

Pengalaman itu, menurut Mentan Amran, membentuk keyakinannya bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti. Ia meminta para lulusan Untad tidak hanya menggantungkan masa depan pada lowongan pekerjaan, tetapi berani menjadi pengusaha, petani modern, peneliti, maupun menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

“Kalau mau sukses, anak-anakku, dapat tekanan. Tekanan pertama adalah jangan minta uang. Tekanan kedua jangan minta warisan. Tekanan ketiga, jangan mendaftar-mendaftar. Ciptakan lapangan kerja,” tegasnya.

Mentan Amran menekankan bahwa dunia setelah kampus membutuhkan daya tahan yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar kemampuan akademik. Kegagalan, kerugian, penolakan, bahkan kritik harus dipandang sebagai bagian dari proses membentuk mental seorang petarung.

“Guru terbaik adalah yang menghinamu, yang mencaci maki kamu, yang memfitnah kamu. Itulah guru terbaik, karena dia latih kita untuk menjadi petarung,” ujarnya.

Menurut Mentan Amran, prinsip yang sama berlaku dalam membangun usaha. Ia mengibaratkan perjuangan merintis bisnis seperti mengebor sumber air. Pada tahap awal yang keluar mungkin hanya lumpur, tetapi mereka yang memiliki ketahanan untuk terus menggali akan menemukan air jernih.

“Yang dibutuhkan adalah endurance, ketahanan kita. Kalau bisnis itu sama dengan bor air. Kalau masih muda itu lumpur keluar. Tapi setelah tembus, ada air jernih yang memancar sepanjang masa. Itulah bisnis. Pada saat mau tembus, di situ orang menyerah,” katanya.

Semangat kewirausahaan itu mendapat respons langsung dari wisudawan dan mahasiswa. Seorang lulusan menyampaikan ketertarikannya mengembangkan usaha pertanian dari sektor hulu hingga hilir, namun menghadapi keterbatasan modal, lahan, dan alat pertanian. Pertanyaan tersebut sekaligus menggambarkan keinginan generasi muda untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan kerja sendiri.

Salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian menyampaikan kebutuhan sarana untuk penelitian pada lahan sekitar dua hektare. Mendengar hal itu, Mentan Amran langsung memberikan dukungan berupa sumur bor dan hand tractor. Ia juga membuka dukungan benih dan bibit agar lahan tersebut dapat digunakan secara produktif untuk penelitian dan praktik mahasiswa.

“Kasih pompa sumur bor untuk pertanian. Kerjakan, jangan main-main. Setelah itu tanam jagung dan mulai penelitian di situ. Kasih hand tractor satu. Kalau mau benih boleh, mau bibit boleh. Tapi bor airnya dulu supaya lahannya bisa terus ditanami dan digunakan untuk praktik,” ujar Mentan Amran.

Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok anak muda yang telah memilih terjun langsung ke sektor pertanian. Dalam dialog tersebut, alumni Untad yang tergabung dalam Brigade Pangan menyampaikan telah mengelola lahan ratusan hektare bersama sekitar 15 orang anggota, namun masih menyewa alat mesin pertanian karena keterbatasan modal.

Melihat keberanian tersebut, Mentan Amran langsung memberikan dukungan satu unit combine harvester dan satu unit traktor roda empat. Namun, ia meminta tim Kementan terlebih dahulu memastikan kelompok tersebut benar-benar aktif dan bantuan digunakan secara produktif.

“Saya senang anak muda begini. Kamu jangan lagi mendapatkan pekerjaan. Kamu harus jadi orang kaya,” kata Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, keberanian generasi muda memasuki sektor pertanian menjadi penting karena Indonesia membutuhkan petani dan pengusaha pertanian baru yang mampu mengelola sumber daya secara modern, produktif, dan berorientasi bisnis. Kampus karena itu tidak cukup hanya menghasilkan pencari kerja, tetapi harus melahirkan inovator dan pencipta lapangan pekerjaan.

“Bukakan pintu jalan pemuda Indonesia untuk mengantar Indonesia menjadi super power. Jangan kita ego hidup,” tegasnya.

Di penghujung pesannya, Mentan Amran mengingatkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari jabatan maupun kekayaan. Ia meminta para wisudawan untuk tetap menghormati orang tua dan para dosen yang telah mengantarkan mereka hingga mengenakan toga.

“Anak-anakku semua, selamat berjuang. Anda putra terbaik Indonesia, putra terbaik Sulawesi Tengah, Palu, Perguruan Tinggi Tadulako. Anda adalah putra terbaik. Jaga nama baik Tadulako, jaga nama baik ibumu, jaga nama baik gurumu yang ada di sini. Selamat berjuang,” pungkasnya.

Previous Post

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Kerja Gotong Royong Antar Indonesia Capai Swasembada

Next Post

Aspirasi Puncak Papua Direspons, Mentan Amran Siap Kirim Alsintan dan Bidik 500 Hektare Kopi

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Aspirasi Puncak Papua Direspons, Mentan Amran Siap Kirim Alsintan dan Bidik 500 Hektare Kopi

Aspirasi Puncak Papua Direspons, Mentan Amran Siap Kirim Alsintan dan Bidik 500 Hektare Kopi

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran Perintahkan Usut Dugaan Mahar Bantuan Alsintan: “Jangan Kasih Ampun!”
BERITA UTAMA

Mentan Amran Perintahkan Usut Dugaan Mahar Bantuan Alsintan: “Jangan Kasih Ampun!”

by Hubungan Masyarakat
11/09/2026
0

Rilis Kementan, 10 September 2026Nomor: B-719/ HM.160/7/09/2026 Banggai, Sulteng – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memerintahkan aparat kepolisian mengusut...

Read more
Di Simposium KAHMI, Mentan Amran Tegaskan Kemandirian Pangan Jadi Benteng Lindungi Rakyat

Di Simposium KAHMI, Mentan Amran Tegaskan Kemandirian Pangan Jadi Benteng Lindungi Rakyat

10/09/2026
Mentan Amran Turunkan Tim Ahli Tangani Bangkalan untuk Jaga Produksi Durian Sulteng

Mentan Amran Turunkan Tim Ahli Tangani Bangkalan untuk Jaga Produksi Durian Sulteng

10/09/2026
Mentan Amran: Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

Mentan Amran: Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

09/09/2026
Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

09/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 09/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 10/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 10/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 14/09/2026 – Rapim Ditjen Horti
  • – 01:00, 16/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 17/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi