DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Produksi Sudah Bagus, Pemerintah akan Potong Rantai Pasokan

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Produksi Sudah Bagus, Pemerintah akan Potong Rantai Pasokan

Petani yang tidur siang malam di lapangan. 120 hari, dia punya modal, kalau terjadi apa-apa dia gulung tikar. Tapi untungnya hanya 10 – 20%. Tapi tiba-tiba bapak (pedagang) datang saja satu jam mau untung 100%. Apa bener? Ini apa yang bermasalah? Ini supply chain-nya, tata niaganya harus diperbaiki”, tegas Mentan

Jakarta – (28/1) Awal tahun 2016, masyarakat digegerkan dengan kenaikan beberapa harga komoditas pangan khususnya komoditas hortikultura di antaranya cabai dan bawang merah. Harga bawang merah yang normalnya berkisar Rp 20 ribu/kg melonjak hingga Rp 30 ribu – 40 ribu/kg di beberapa pasar tingkat eceran di Jakarta. Kenaikan ini menimbulkan isu langkanya ketersediaan dua komoditas tersebut.
Menanggapi isu tersebut, Mentan menyebutkan ,“Memang tidak ada kalau di Jakarta kita cari. Tidak ketemu. Kita harus ke lapangan”, jelas Amran Sulaiman, Menteri Pertanian mengawali konperensi pers di Ditjen Hortikultura, Rabu (27/2).
Isu ini telah dipatahkan Ditjen Hortikultura sewaktu membawa rombongan wartawan menuju salah satu sentra cabai dan bawang merah di Garut awal Januari lalu.
“Kami sudah ke Garut bersama teman – teman wartawan dan melihat 850 Ha bawang.” Jelas Yanuardi, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat menemani Mentan di kantor Ditjen Hortikultura.

Mengenai kenaikan harga, Mentan menjelaskan bahwa sesungguhnya kenaikan ini tidak dinikmati oleh para petani. Harga di petani berkisar Rp 10 – 15 ribu/kg. Petani hanya meraih 10 – 20% keuntungan dari hasil tanamnya. Jika di pasar harga berubah naik menjadi 100% maka hal ini terletak pada mekanisme harga di tingkat pedagang.
“Petani yang tidur siang malam di lapangan. 120 hari, dia punya modal, kalau terjadi apa-apa dia gulung tikar. Tapi untungnya hanya 10 – 20%. Tapi tiba-tiba bapak (pedagang) datang saja satu jam mau untung 100%. Apa bener? Ini apa yang bermasalah? Ini supply chain-nya, tata niaganya harus diperbaiki”, tegas Mentan

Menteri Pertanian menegaskan masalah pokoknya terletak pada rantai pasok yang terlalu panjang dari petani hingga di konsumen. Untuk itu Mentan mengaku telah berkoordinasi dengan Kemendag dan Bulog.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kemendag, Bulog. Ini supply chain (rantai pasokan) harus dipotong, semua komoditas. Nanti Bulog yang beli, nanti kita juga beli. Kementan men-support, yang biasanya dari 8 titik menjadi 3 atau 4 titik, artinya kita potong menjadi 50%”, jelas Amran.

Mekanisme yang terjadi akan berurutan, mulai dari petani. Petani menjual ke Bulog. Bulog akan jual ke pasar. Dari pasar inilah titik terakhir sampai ke tangan konsumen.
“Dari petani. Petani ke Bulog. Bulog ke pasar. Pasar langsung ke konsumen”, jelas Amran
Ditanya lebih lanjut mengenai kewenangan harga, Mentan mengaku hal ini bukan lagi menjadi kewenangannya. Menteri meminta hal ini ditanyakan lebih lanjut ke Menteri Perdagangan.
“Kira – kira ke mana bertanyanya? Bagusnya ditanyakan ke Menteri Perdagangan. Kami sudah berkoordinasi. Kemarin sudah rapat. Ini mau rapat lagi”

Mentan juga menjelaskan akan memaksimalkan Toko Tani Indonesia (TTI) yang tersebar di 1000 titik di Indonesia sebagai solusi lebih lanjut dari upaya memotong rantai pasokan ini.
“Kan ada Toko Tani Indonesia, tahun ini akan ada 1000 unit, sekarang sudah ada 200 unit”, tambah Amran.
“Kuncinya adalah, kita ingin membentuk struktur pasar baru. Di tingkat petani, kalau supply chain ini kita potong 50% artinya kita mengangkat harga di tingkat petani , tapi kita menekan harga di tingkat konsumen.”, jelas Mentan.
Terakhir, Mentan mengapresiasi keberhasilan Ditjen hortikultura dan jajarannya yang telah berhasil menekan impor dan menaikkan ekspor hortikultura.
“Tahun lalu impor 15 ribu ton. Tahun 2014 87 ribu ton. Pertanyaan saya, naik atau turun itu? Nah ekspor tahun lalu (2014) 4 ribu ton. Sekarang (2015) 15 ribu ton.”, tutup Mentan.

Penulis : Desy Puspitasari

Previous Post

Gelar Pasar Murah, Petani Tolak Impor Bawang Merah

Next Post

Potensi Bawang Merah di Ngantang – Malang

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Potensi Bawang Merah di Ngantang – Malang

Potensi Bawang Merah di Ngantang – Malang

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
BERITA UTAMA

Kementan Percepat Gerakan Tanam di Lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Hubungan Masyarakat
07/07/2026
0

Rilis Kementan, 4 Juli 2026Nomor: B-515/ HM.160/7/07/2026 Cilacap – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat gerakan tanam pada lahan Optimalisasi Lahan...

Read more
Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

07/07/2026
Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

Wamentan Sudaryono: Negara Hadir Jaga Harga Ayam dan Telur, Peternak Untung Konsumen Terlindungi

07/07/2026
Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

05/07/2026
Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

Mentan Amran: “Saya Kaka Menteri, Orang Papua Juga, Kita Bangun Papua Bersama”

03/07/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 13/04/2026 – Diskusi dengan PM, Rapat Koordinasi Kegiatan TA 2026 bersama Dir Wilayah / Ka BRMP Provinsi, Rapat Bawang Putih - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 14/04/2026 – Rapat Penyediaan Benih Baput, Raker DPR RI - Dirjen Hortikultura
  • – 01:00, 15/04/2026 – Dinas ke Sulteng (Mewakili PM – Pelepasan Ekspor Raya Komoditas Durian Beku ke Tiongkok) - Dirjen Hortikultura

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi