DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kementan Komitmen Dukung Pencapaian Ketahanan Pangan Regional dan Global di Era Pandemi Covid-19

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Kementan Komitmen Dukung Pencapaian Ketahanan Pangan Regional dan Global di Era Pandemi Covid-19

Rilis Kementan, 21 Oktober 2020

Nomor : 1427/R-KEMENTAN/10/2020

Jakarta – Saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mendorong sektor pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional berkelanjutan seiring dengan dinamika pembangunan regional dan keterbatasan imbas pandemi Covid-19.

“Kementan berperan aktif dalam pencapaian ketahanan pangan regional dan global, khususnya dalam kerangka kerja sama ASEAN. Langkah ini selaras dengan Rencana Strategis Pembangunan Pertanian 2020-2024 yang bertujuan mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern,” jelas Sekretaris Jenderal, Kementan, Momon Rusmono, dalam sambutannya mewakili Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam pertemuan ke-42 Menteri Pertanian dan Kehutanan ASEAN (AMAF), Rabu (21/10).

Momon menyampaikan bahwa hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatan membeberkan bahwa ditengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, selain memastikan ketahanan pangan nasional terwujud, pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan, memberikan perlindungan social serta meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Lebih lanjut Momon mengungkapkan bahwa tantangan pangan kian kompleks, peran petani dalam pemenuhan pangan bagi lebih dari 273 juta jiwa masyarakat Indonesia pun kian meningkat Untuk itu Kementan telah memformulasikan seperangkat kebijakan yang disebut Empat Cara Bertindak dalam rangka menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat di era normal baru (new normal).

Kebijakan pertama adalah meningkatkan kapasitas produksi melalui percepatan tanam padi, konversi lahan suboptimal menjadi lahan pertania, dan perluasan areal kawasan budi daya baru untuk komoditas strategis.

Kemudian, melakukan diversifikasi pangan lokal berbasis kearifan lokal serta memanfaatkan pekarangan dan lahan marjinal untuk meningkatkan penyediaan dan konsumsi pangan bergizi seimbang di tingkat rumah tangga. Upaya tersebut dijalankan melalui Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Ketiga, memperkuat cadangan pangan dan sistem logistik dengan pengembangan cadangan pangan provinsi dan masyarakat. Juga meningkatkan sistem logistik pangan nasional guna stabilisasi pasokan dan harga.

Terakhir, pengembangan pertanian modern melalui promosi mekanisasi pertanian, pertanian pintar (smart farming), pemanfaatan rumah masa (screen house), lumbung pangan (food estate), dan korporasi petani.

“Langkah ini telah menghasilkan peningkatan pertumbuhan PDB (produk domestik bruto) sektor pertanian sekitar 2,19% pada kuartal II tahun 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kuartal ini juga menunjukkan capaian pertumbuhan sektor pertanian hingga 16,24% dibandingkan kuartal sebelumnya,” papar Momon.

Selain itu Momon menyebutkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) periode September 2020 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan terjadi sebesar 101,66 jika dibandingkan dengan NTP Agustus 2020 yang hanya sebesar 100,65.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengajak peserta berkolaborasi dalam penanggulangan pandemi serta menghindari rivalitas. Seruan itu selaras dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Umum ke-75 PBB. Pun mengimbau negara-negara di dunia

“Kegiatan ekonomi secara bertahap harus mulai dilakukan dengan tetap memprioritaskan aspek kesehatan. Langkah kita dalam menyusun ASEAN Comprehensive Recovery Framework (ACRF) menjadi bukti keseriusan bersama dalam menciptakan ASEAN yang sehat dan ASEAN yang produktif,” tutur eks Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan tersebut.

Kegiatan kali ini, yang tidak hanya dihadiri 10 anggota ASEAN, dilakukan secara daring (online) karena berlangsung di tengah pandemi, yang didahului dengan pertemuan Tingkat Senior Official sehari sebelumnya. Kamboja menjadi tuan rumah AMAF ke-42.

Agenda juga dilaksanakan secara back to back dengan pertemuan AMAF plus Three ke-20 dengan melibatkan China, Jepang, dan Korea serta pertemuan AIMMAF ke-6 yang mengikutsertakan India.

Disepakati melakukan pengaturan ulang pertemuan ASEAN-India Ministerial Meeting of Agriculture and Forestry (AIMMAF) agar diadakan per dua tahun dengan mendorong kelompok kerja (working group) di bawahnya mengadakan pertemuan tahunan guna mengakomodasi kerja sama yang berjalan dalam kegiatan tersebut.

Pertemuan AMAF ke-42 turut menghasilkan sejumlah kesepakatan tentang acuan operasionalisasi kerja sama ASEAN ke depan, yakni:

  1. the key indicative deliverables untuk bidang pangan, pertanian, dan kehutanan tahun 2021;
  2. the Mid-Term Review (MTR) of the Vision and Strategic Plan for ASEAN Cooperation in Food, Agriculture and Forestry (SP-FAF) 2016-2025 dan Sectoral Plans of Action (SPAs) 2016-2020;
  3. ASEAN Integrated Food Security (AIFS) Framework and Strategic Plan of Action on Food Security in the ASEAN region (SPA-FS), 2021-2025;
  4. the ASEAN Regional Guideline for the Implementation of International Standards related to Sanitary and Phytosanitary (SPS) Measures dan SPA of the ASCP 2021-2025;
  5. the Plan of Action for the ASEAN Cooperation in Halal Food (2021-2025);
  6. the Plan of Action for the ASEAN Cooperation in Livestock (2021-2025); serta
  7. Medium term Plan of Action (POA) for ASEAN-India Cooperation in Agriculture and Forestry for 2021-2025 and ASEAN-Russia Agriculture and Food Security Cooperation Work Programme (2021-2025).
Previous Post

Kementan Dorong Korporasi Petani Bawang Merah di Kulonprogo

Next Post

Makin Diminati Masyarakat Perkotaan, Kementan Gairahkan Budidaya Urban Farming

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Makin Diminati Masyarakat Perkotaan, Kementan Gairahkan Budidaya Urban Farming

Makin Diminati Masyarakat Perkotaan, Kementan Gairahkan Budidaya Urban Farming

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Jelang Ramadhan, Kementan Cek Pasokan Cabai di Jatim
BERITA UTAMA

Jelang Ramadhan, Kementan Cek Pasokan Cabai di Jatim

by Hubungan Masyarakat
12/02/2026
0

— Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga cabai menjelang Ramadan, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Ketahanan...

Read more
Produksi Cabai Jabar Surplus, Pasokan Aman Jelang Ramadhan-Idul Fitri 2026

Produksi Cabai Jabar Surplus, Pasokan Aman Jelang Ramadhan-Idul Fitri 2026

12/02/2026
Mentan Amran: NTB Menjadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional

Mentan Amran: NTB Menjadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional

12/02/2026
Mentan Amran Tunjukkan Kepedulian, Serahkan Santunan untuk Keluarga Prajurit Marinir yang Gugur

Mentan Amran Tunjukkan Kepedulian, Serahkan Santunan untuk Keluarga Prajurit Marinir yang Gugur

29/01/2026
Kementan Buka Dokumen Klarifikasi RS Usai Indah Megahwati Sebarkan Narasi Menyesatkan ke Publik

Kementan Buka Dokumen Klarifikasi RS Usai Indah Megahwati Sebarkan Narasi Menyesatkan ke Publik

29/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi