DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Dirjen Hortikultura : Melalui HPS, Lumbung Pangan 2045 Tidak Mustahil Digawangi Indonesia

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0

IMG-20191024-WA0022

Indonesia kembali merayakan Hari Pangan Sedunia (HPS). Pesta pertanian yang identik dengan pemenuhan pangan masyarakat. Momentum ini tidaknya hanya diperingati oleh Indonesia namun juga seluruh anggota PBB. Pendirian Food and Agriculture Organization atau FAO dalam konferensi 1943, diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia. HPS ke 39 tahun ini mengusung tema internasional, “Our Actions are Our Future, Healthy Diets for #ZeroHunger World.”

Saat menggelar Forum Group Discussion (FGD) jelang peringatan HPS, di Jakarta, Selasa (23/10), Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto menyebutkan bahwa berdirinya FAO mengingatkan dunia tentang pentingnya pangan. Terkait pemenuhan pangan, perhatian dunia kini mengarah ke negara ekuator. Dengan keberagaman dan tingkat produktivitas pertanian, dirinya optimistis ke depan Indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia.

“Puncak acara pada 2 Nopember 2019 nanti dengan menampilkan komoditas utama yaitu kakao dan sagu. Kakao ini kita punya 1,7 juta hektare. Di Sulawesi ada 1 juta hektare. Di Sulawesi Tenggara sendiri ada kurang lebih 260 hektare. Produktivitasnya rata rata masih 0,7 ton per hektar, padahal varietas baru kakao bisa mencapai 2 sampai 2,5 ton per hektar. Ini menjadi tantangan bagaimana mengembangkannya,” ujar Prihasto.

IMG-20191024-WA0019

Dirjen yang akrab dipanggil Anton menyebutkan HPS kali ini juga menjadi momen kebangkitan sagu. Sagu merupakan komoditas sumber karbohidrat pangan alternatif masa depan. “Sagu menjadi tanaman yang tahan terhadap perubahan iklim. Berbeda dengan tanaman sumber pangan lainnya yang mudah terpengaruh perubahan iklim. Artinya kebutuhan akan pangan utama bisa diperoleh dari komoditas ini,” ujar Anton.

Menurutnya, berdasarkan skenario perubahan iklim dunia, tahun 2050-2100 akan ada kenaikan kenaikan suhu 2-3 derajat celcius. Berdasarkan kajian IRRI pada 2006 lalu, tiap kenaikan suhu 1 derajat celcius akan menyebabkan penurunan produksi padi hingga 8 persen. Hal ini sama sekali tidak berpengaruh kepada komoditas sagu.

“Kita perlu perhatikan teknologi pasca panennya karena sagu sangat potensial. Sagu yang ada di Papua, Maluku, Sumatera dan Kalimantan itu luar biasa. Indonesia kaya akan aneka macam panganan sagu. Ini adalah kearifan lokal yang kita miliki dan prospektif,” ujar Anton.

Saat mengunjungi areal lokasi pelaksanaan, Anton juga melihat penggunaan pompa air berbasis android yang mampu dioperasikan dalam ribuan kilometer. Dirinya menyebutkan bahwa di sana terdapat teknologi yang mampu membuat kakao panen di luar musimnya. Selain itu juga akan ditampilkan teknologi budidaya kakao kepada kelompok tani mulai dari persiapan tanam, pembibitan dan penanaman, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit serta panen dan pasca panen.

“Majukan petani muda melalui teknologi. Di sana saya melihat ada pompa air bisa dinyalakan dengan handphone yang terdapat tombol on off. Saya terkaget – kaget alat tersebut mampu menyalakan pompa air berjarak 2200 km lebih. Ini perlu dikembangkan,” papar Anton.

Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan, Winarno Tohir, menyebutkan penyelenggaran HPS tahun ini sarat manfaat. Di lokasi ini akan terdapat gelar teknologi yang menjadi referensi para petani mengembangkan teknologi tepat guna. Selain itu terdapat seminar, temu bisnis, pameran dan aneka lomba yang berguna bagi petani dan masyarakat umum.

“Problem pertanian biasanya terkait ketersediaan benih, pupuk, pengolahan, pasca panen serta pasar. Dengan adanya HPS ini mengingatkan bahwa dulu pertanian dilakukan secara manual, sekarang pakai mekanisasi. Tanam jagung ada teknologinya, sebar pupuk bisa dengan drone. Hadirnya generasi muda, lahan 5 hektare bisa dikerjakan hanya dengan dua orang saja,” papar Winarno.

Dalam pertemuan ini diharapkan timbul kesadaran untuk menghasilkan produk yang aman konsumsi. Petani tidak lagi bergantung pada pestisida dan memilih budidaya ramah lingkungan. Masyarakat juga mampu mengubah pola pikir untuk tidak menyianyiakan makanan dan beralih ke diversifikasi pangan. Menjadi lumbung pangan dunia bukan hal mustahil. Indonesia kaya potensi alam dan karunia diversifikasi pangan.

“Buang _mindset_ bahwa sagu hanya menjadi masakan orang timur. Bicara lumbung pangan dunia, jangan hanya berbicara beras. Ada sagu, ubi, jagung bahkan sukun. Nanti di HPS akan disajikan aneka olahan sagu menjadi berbagai jenis olahan panganan. Dari berbagai segi kesehatan, sagu lebih baik dari nasi,” tutup Anton.

Penulis : Desy

 

Previous Post

PENYUSUNAN RANCANGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (RSNI) KOMODITAS HORTIKULTURA SEBAGAI UPAYA PROTEKSI PRODUK DOMESTIK

Next Post

HPS Ke-39 di Kendari, Kementan-Pemprov Sultra Kembangkan Industri Pangan Lokal

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

HPS Ke-39 di Kendari, Kementan-Pemprov Sultra Kembangkan Industri Pangan Lokal

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati
BERITA UTAMA

Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati

by Hubungan Masyarakat
25/02/2026
0

Rilis Kementan, 23 Februari 2026Nomor: B-141/HM.160/7/02/2026 Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengguyur sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke...

Read more
Sukses Diplomasi Presiden Prabowo, 53 Kelompok Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif ke AS

Sukses Diplomasi Presiden Prabowo, 53 Kelompok Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif ke AS

25/02/2026
Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

25/02/2026
Kementan Pastikan Stok Cabai Aman dan Surplus Hadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Kementan Pastikan Stok Cabai Aman dan Surplus Hadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H

25/02/2026
Didukung Champion Cabai Nasional, Kementan Guyur Pasokan ke PIKJ untuk Tekan Lonjakan Harga

Didukung Champion Cabai Nasional, Kementan Guyur Pasokan ke PIKJ untuk Tekan Lonjakan Harga

25/02/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi