DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Berantas Mafia Pangan, Mentan Amran Dapat Dukungan Komnas HAM dan PPM LVRI

01/09/2026
in BERITA UTAMA
0
Berantas Mafia Pangan, Mentan Amran Dapat Dukungan Komnas HAM dan PPM LVRI

Rilis Kementan, 28 Agustus 2026
Nomor: B-691/ HM.160/7/08/2026

Jakarta – Langkah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberantas mafia pangan mendapat dukungan dari berbagai elemen. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan pentingnya tata kelola pertanian dalam menjamin hak atas pangan masyarakat, sementara Pemuda Panca Marga (PPM) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) menyatakan siap ikut mengawal pemberantasan praktik-praktik yang merugikan petani dan konsumen.

Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi Mentan Amran dengan Komnas HAM dan PPM LVRI di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (27/8). Pertemuan dengan kedua lembaga tersebut memiliki titik temu yang sama, yakni pentingnya menjaga sektor pangan dari praktik yang merugikan masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola pertanian nasional.

Mentan Amran menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan merugikan petani maupun masyarakat. Menurutnya, pemberantasan mafia pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga pangan sebagai kebutuhan dasar rakyat.

“Saya minta tolong, mafia-mafia ini saya bereskan. Saya sudah umumkan,” tegas Mentan Amran.

Ia menekankan bahwa upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena persoalan pangan menyangkut kepentingan masyarakat luas dan memiliki rantai yang panjang, mulai dari produksi, distribusi hingga sampai ke tangan konsumen.

“Bantu saya berantas mafia pangan. Demi bangsa ini,” kata Amran.

Karena itu, Kementan membuka kolaborasi dengan berbagai lembaga untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola pangan. Bersama Komnas HAM, misalnya, Kementan mendorong sinergi agar kebijakan pertanian tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga semakin menjamin pemenuhan hak dasar masyarakat.

“Pertama tadi adalah Komnas HAM. Kita kolaborasi, apa saja isu-isu yang bisa kita kolaborasikan, dan kolaborasi untuk tumbuh bersama, saling menyempurnakan,” ujar Amran.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan, pangan memiliki keterkaitan langsung dengan hak asasi manusia. Konstitusi menempatkan HAM sebagai prinsip dasar yang harus dijalankan negara sehingga pemerintah berkewajiban memastikan terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat, termasuk hak atas pangan serta lingkungan hidup yang baik dan sehat.

“Selama ini konstitusi menempatkan HAM sebagai prinsip dasar yang harus dijalankan negara. Pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan pemenuhan HAM. Penilaian HAM ini menjadi instrumen untuk melihat sejauh mana kebijakan kementerian telah comply terhadap pemenuhan hak atas pangan,” ujar Anis.

Menurut Anis, posisi strategis sektor pertanian membuat penguatan tata kelola menjadi penting. Kebijakan dan program pembangunan pertanian perlu memastikan masyarakat memperoleh manfaat secara adil sekaligus mendapatkan akses terhadap pangan yang memadai.

Kolaborasi Kementan dan Komnas HAM tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola sektor pertanian yang berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat. Sinergi ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan kebijakan pembangunan pertanian berjalan sejalan dengan prinsip-prinsip HAM.

Dukungan terhadap ketegasan Mentan Amran dalam memberantas mafia pangan juga datang dari PPM LVRI. Ketua PPM LVRI Berto Izaak Doko menilai praktik mafia pangan harus ditempatkan sebagai musuh bersama karena dampaknya tidak hanya merugikan pemerintah, tetapi juga menyentuh langsung kepentingan petani, konsumen, dan ketahanan pangan nasional.

“Kami akan mendukung semua langkah kebijakan Pak Menteri, terutama untuk pemberantasan mafia pangan. Kami siap sebagai garda terdepan memberikan dukungan terhadap langkah yang dilakukan Pak Menteri,” ujar Berto.

Berto menegaskan dukungan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi Mentan Amran ataupun organisasi tertentu. Menurutnya, pemberantasan mafia pangan merupakan kepentingan bangsa karena pangan menyangkut kebutuhan dasar seluruh masyarakat.

“Dengan cara apa pun, kami akan mendukung. Karena ini adalah hal yang sangat penting untuk kita lakukan. Ini untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan untuk kepentingan Pak Menteri atau kepentingan kita,” katanya.

Melalui lembaga Patriot Pangan Mandiri, PPM LVRI juga menyatakan siap menggerakkan jejaringnya di berbagai wilayah untuk ikut mengawal program pemerintah. Pengawalan tersebut mencakup pelaksanaan kebijakan pertanian di lapangan hingga persoalan sarana produksi yang bersentuhan langsung dengan petani.

“Kami melalui stakeholder yang ada di semua wilayah akan mengawal program yang sudah dilakukan Pak Menteri dengan baik dan benar, termasuk ketika ada keterbatasan atau kelangkaan penyediaan pupuk dan lain-lain,” kata Berto.

PPM LVRI juga siap memanfaatkan jejaring media yang dimilikinya untuk membantu menyosialisasikan kebijakan pemerintah di sektor pangan. Menurut Berto, keterlibatan masyarakat diperlukan agar kebijakan pemerintah dapat diketahui sekaligus diawasi secara lebih luas.

Previous Post

Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Next Post

Mentan Amran Dorong Pertanian Modern, Panen PM-AAS di Berbagai Daerah Tembus 10 Ton per Hektare

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Mentan Amran Dorong Pertanian Modern, Panen PM-AAS di Berbagai Daerah Tembus 10 Ton per Hektare

Mentan Amran Dorong Pertanian Modern, Panen PM-AAS di Berbagai Daerah Tembus 10 Ton per Hektare

Buku Hortikultura

Roadmap Bawang Merah 2017
Buku Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat

Roadmap Bawang Merah 2017

by Hubungan Masyarakat
11/06/2026
0

TIM PENYUSUN Pengarah 1. Dr. Ir. Spudnik Sujono K, MM 2. Dr. Ir. Mat Syukur, MS 3. Ir. Baran Wirawan,...

Read more
Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

Buku Pedoman Budidaya Anggur Vitis Vinifera

18/05/2026

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

15/08/2025

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran: Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan
BERITA UTAMA

Mentan Amran: Mayoritas Beras Fortifikasi Tak Sesuai, Rakyat Dirugikan

by Hubungan Masyarakat
09/09/2026
0

Rilis Kementan, 5 September 2026Nomor: B-711/ HM.160/7/09/2026 Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan adanya ketidaksesuaian pada mayoritas...

Read more
Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

Mentan Amran, Dua Tahun Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

09/09/2026
Kementerian Pertanian Libatkan Tim Ahli untuk Menangani Gejala ‘Bangkalan’ pada Tanaman Durian di Sulawesi Tengah

Kementerian Pertanian Libatkan Tim Ahli untuk Menangani Gejala ‘Bangkalan’ pada Tanaman Durian di Sulawesi Tengah

01/09/2026
Mentan Amran Resmi Ubah Peraturan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Mentan Amran Resmi Ubah Peraturan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

01/09/2026
Mentan Amran Dorong Pertanian Modern, Panen PM-AAS di Berbagai Daerah Tembus 10 Ton per Hektare

Mentan Amran Dorong Pertanian Modern, Panen PM-AAS di Berbagai Daerah Tembus 10 Ton per Hektare

01/09/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 10/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 10/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 14/09/2026 – Rapim Ditjen Horti
  • – 01:00, 16/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO
  • – 01:00, 17/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi