DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result

Direktorat Jenderal Hortikultura Aktifkan Kembali Website PPID

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0

IMG-20190705-WA0044

Bogor (5/7) – Dalam rangka memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Hortikultura bertekad meramaikan website termasuk mengisi portal PPIP. Ditjen Hortikultura pernah berada di barisan terbaik namun tak lama kemudian sempat mengalami penurunan. Diakui memang tidak mudah untuk menghidupkan kembali portal PPID. Butuh komitmen dan kerja sama antar tim dalam mengisi konten yang up to date.

“Ayo mulai lagi, agar kita tidak ketinggalan, sebab lebih mudah membangun daripada memelihara”, ujar Kepala Bagian Evaluasi dan Komunikasi, Purnomo Nugroho.

Purnomo menyadari banyak hal yang perlu diperbaiki di dalam website Ditjen Hortikultura. Perlu diatur mekanisme input data dan mensortir informasi apa yang harus di-publish dan mana yang tidak. Kolom informasi publik dirasa sudah cukup lengkap.

“Selanjutnya tinggal bagaimana mengisi konten-konten yang ada dengan prinsip mengunggah agar website makin berkembang dan melihat kembali bagaimana website dapat berkembang. Dengan adanya profil maupun struktur organisasi yang apik, masyarakat akan memberikan kesan baik usai mengakses,” paparnya sambil mengajak jajaran eselon 2 unit Ditjen Hortikultura untuk sama-sama turun tangan membenahi.

Pembaharuan data menjadi kebutuhan dan perlu dievaluasi secara berkala. Renstra, DIPA, Laporan Keuangan, Laporan Kinerja dan informasi lain yang dibutuhkan masyarakat perlu disediakan sebagai amanat UU Keterbukaan Informasi Publik.

“Jika hanya rancangan belum boleh dipublikasikan. Kita harus menampilkan data yang berasal dari sumber yang jelas, tanggal sekian. Ini penting dipahami agar kita bisa masukkan sebagai bahan informasi di website,” tambah Purnomo.

IMG-20190705-WA0046

Ini memerlukan kerja cepat antar tim yang di SK untuk menginput semua data di website. Dengan demikian, informasi akan cepat ditampilkan dan diakses masyarakat luas. Tim Direktorat Jenderal Hortikultura sangat optimis mampu bekerja cepat guna memperbaiki website PPID sebagai sarana online untuk pengetahuan informasi.

“Perbaikan website ini harus dimulai dari sekarang seperti mengelola konten, mengelola web dan mengelola lay outnya. Portal PPID memuat data base dokumen yang berbentuk link yang nantinya alamat link tersebut akan dimasukkan ke dalam website,” tambah Purnomo.

*Pemeringkatan Informasi Publik*

Dalam pemeringkatan keterbukaan informasi, terdapat beberapa penilaian. Penilaian bisa dilihat dari website, portal PPID dan pengisian Self Assestment Question (SAQ).

Penilaian pemeringkatan keterbukaan informasi mengalami perubahan tahun ini. “Perbedaan penilaian website mengalami perubahan, tahun lalu penilaian dari 5 tahun yang lalu. Tahun ini penilaian dari 3 tahun yang lalu,” ujar Mufrida.

Mufrida menjelaskan, salah satu penilaian pemeringkatan keterbukaan adalah penilaian Self Assisment Question (SAQ). Pengisian mandiri SAQ memiliki beberapa intruksi. Pengisian tersebut tidak hanya mencantumkan link, tetapi mencantumkan screenshoot gambar yang bersangkutan sekaligus membuat narasi evidence. Hal ini tentu saja mempengaruhi penilaian.

“Pengisian dengan cara lengkap seperti ini mengikuti pengisian Komisi Informasi (KI), hal ini dikarenakan juri yang menilai adalah KI” imbuhnya.

Dalam pengisian ini perlu memperhatikan betul intruksi yang ada. Seperti intruksi dalam mengumumkan dan menyediakan.

“Mengumumkan dan menyediakan memiliki perbedaan. Mengumumkan harus dipublish sedangkan menyediakan tidak perlu dipublish, yang penting ada,” jelas Ida.

 

Penulis : Septi

Editor : Desy

Previous Post

Gemar Makan Sayuran, Gaya Hidup Elegan Sepanjang Masa

Next Post

DITJEN HORTIKULTURA PERCEPAT PERBAIKAN LAYANAN PPID

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

DITJEN HORTIKULTURA PERCEPAT PERBAIKAN LAYANAN PPID

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 24/09/2026 – LTT Kalsel Direktur Hilirisasi Hasil Hortikulutra
  • – 01:00, 28/09/2026 – RDP DPR
  • – 01:00, 30/09/2026 – LTT Soppeng dan Enrekang Direktur STO

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881| Whatsapp: +6285211403567
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

TikTok TikTok

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT PELINDUNGAN HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT HILIRISASI HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi