DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Light Trap Insect Ciptaan Siswa SMK Mampu Atasi Hama

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Light Trap Insect Ciptaan Siswa SMK Mampu Atasi Hama

*Rilis Kementan, 20 Agustus 2020*
Nomor : 1113/R-KEMENTAN/08/2020

Budidaya bawang merah tidak terlepas dari serangan hama dan penyakit, baik pada musim penghujan maupun musim kemarau. Upaya preventif bisa dilakukan sejak dini melalui pemantauan populasi hama yang terperangkap. Alatnya dikenal dengan _light trap_ atau perangkap cahaya.

_Light trap_ merupakan teknologi tepat guna ramah lingkungan dalam pengendalian hama. Alat ini mampu menangkap atau menarik serangga yang tertarik cahaya di malam hari. Selain berfungsi untuk mengetahui keberadaan atau jumlah populasi serangga di lahan pertanian juga dapat memerangkap hama terutama ngengat atau imagonya.

Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa petani harus serius menghadapi kendala yang bisa mengganggu pertanian, seperti serangan hama. Seluruh jajaran Kementan dari pusat sampai daerah harus bahu membahu, aktif turun membantu petani mengamankan produksi dari serangan hama yang mengancam produksi pangan nasional.

Adalah Ihsan Muchlis Amirudin, seorang anak petani yang berada di balik penciptaan alat ini. Meski masih duduk di bangku SMK, dia mampu menciptakan _light trap_ menggunakan lampu LED UV.

Ide pembuatan alat tersebut berawal dari keprihatinan melihat orang tuanya yang kesulitan mengendalikan hama ulat bawang merah. Sang anak kemudian mencari segudang informasi dan berhasil mengembangkan sebuah alat dengan menggunakan tenaga surya yang dia beri nama _light trap insect_. Tidak terbatas pada bawang merah, alat ini juga dapat digunakan untuk komoditas tanaman sayuran lainnya.

Komponen utama dari alat ini terdiri dari lampu LED UV, pralon penyangga dan nampan. Saklar bersifat otomatis. Pada waktu malah hari menyala dan akan mati dengan sendirinya pada siang hari. Pada siang hari, panel akan mengisi daya baterai dengan bantuan tenaga surya. Nampan di bawah lampu cukup di isi air dicampur dengan detergen.

“Dalam hamparan satu hektare bawang merah, menggunakan 20 unit light trap. Alat tersebut dapat memerangkap ngengat ulat bawang sebanyak 50 ekor per malam dan bahkan bisa lebih banyak jika populasi tinggi. Hama yang banyak terperangkap di antaranya ngengat ulat bawang, ngengat ulat grayak, kepinding tanah dan masih banyak hama lainnya,” ujar Ikhsan.

Berdasarkan informasi dari petugas perlindungan Laboratorium Bantul, Rais Sulityo bahwa, “Petani yang telah menggunakan _light trap insect_ ini, serangan hama terutama pada bawang merah banyak berkurang. Ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan pestisida kimiawi yang selama ini rutin digunakan petani.”

Pada kesempatan terpisah, Direktur Perlindungan Hortikultura, Sriwijayanti Yusuf mengatakan bahwa petani bawang merah dapat mencoba menggunakan alat ini untuk monitoring populasi hama ulat bawang sekaligus juga dapat memerangkap ngengat/imagonya.

“Dengan demikian serangan ulat bawang dapat dikendalikan dan tidak sampai mengganggu produksi dan mutu produk bawang merah,” ujarnya.

Mendengar penemuan dan penggunaan alat tersebut, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto turut mengapresiasi. Dirinya mengatakan, kunci keberhasilan produksi hortikultura khususnya bawang merah adalah dengan melakukan monitoring populasi ulat bawang.

_”Light trap insect_ ini ramah lingkungan sehingga produk bawang merah yang dihasilkan akan lebih sehat dan aman konsumsi. Dengan memasang alat ini, petani bisa menekan biaya produksi menjadi lebih rendah karena tidak harus membeli pestisida yang mahal harganya. Teknologi anak muda ini bisa diaplikasikan para petani lainnya,” ujar Prihasto bangga.

Previous Post

Turut Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-75, Petani Mangga di Sumedang Pasang Perangkap Hama Merah Putih

Next Post

Pasar Tani Kementan Peduli: Dari Petani Langsung untuk Masyarakat

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Pasar Tani Kementan Peduli: Dari Petani Langsung untuk Masyarakat

Pasar Tani Kementan Peduli: Dari Petani Langsung untuk Masyarakat

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton
BERITA UTAMA

Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

by Hubungan Masyarakat
12/01/2026
0

Rilis Kementan, 12 Januari 2026Nomor: B-25/HM.160/7/01/2026 Jakarta – Pemerintah optimistis target serapan gabah setara beras tahun 2026 sebesar 4 juta...

Read more
Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : “Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar”

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : “Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar”

12/01/2026
Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

12/01/2026
Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

07/01/2026
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi