DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Walau Harga Jatuh, Petani Lampung Barat Tetap Tanam Tomat

18/12/2023
in BERITA UTAMA
0
Walau Harga Jatuh, Petani Lampung Barat Tetap Tanam Tomat

Lampung (26/1) – Ramai dibicarakan, Direktorat Jenderal Hortikultura mendatangi Desa Sedampah Indah, Kecamatan Balai Bukit, Kabupaten Lampung Barat, lokasi aksi pembuangan tomat. Informasi yang beredar, harga tomat anjlok hingga Rp 600/kg.

 

Ditemui langsung di lapangan, Ketua Gabungan Kelompok Tani Serumpun Mandiri, Ramlan mengatakan tidak benar aksi tersebut dilakukan petani.

 

“Memang ada aksi pembuangan tomat sebanyak 8-10 peti tapi itu bukan dilakukan oleh petani. Aksi tersebut dilakukan oleh para pengepul karena tomat saat itu tidak ada yang menyerap, ” ucapnya.

 

Tomat yang dibuang, lanjut Ramlan, karena sudah tidak ada yang beli. JIka dijual ke kota, biaya transportasi melebihi harga tomatnya sendiri.

 

Mau dikirim ke kota tidak mungkin karena untuk menutup biaya transportasi tidak masuk. Harga di tingkat petani Rp 800/kg, sampai pasar di Kota harga Rp 1000/kg. Bahkan harga satu peti (50kg) dihargai Rp 50.000 ya tidak masuk, ” terang Ramlan.

 

Berdasarkan Data BPS, pertanaman di Kabupaten Lampung Barat pada bulan September di Kecamatan Balai Bukit seluas 14 ha, di bulan Oktober seluas 3 ha, di Kecamatan Sakau pada Bulan September 16 ha dan di bulan Oktober seluas 2 ha. Hal ini menjadikan hasil panen tomat melimpah khususnya di Desa Sedampah Indah, Kecamatan Balai Bukit.

 

Koordinator Penyuluh Pertanian Lapang Kecamatan Balai Bukit, Edi Wibowo menyatakan bahwa memang saat ini panen tomat melimpah, tapi tidak diimbangi dengan serapannya.

 

“Panen saat ini melimpah namun tidak diiringi harga yang bagus. Selain itu daya serap di pengepul dan pasar terbatas. Panen tomat bisa sampai 6-7 kali petik, tapi karena harga yang jelek, banyak petani memilih tidak memanen tomatnya karena akan menambah biaya produksi. Sehingga petani memilih membiarkan di lahan dan menjadi pupuk organik,” tambahnya

 

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Barat, Nata Djudin Amran menegaskan bahwa tidak mungkin petani melakukan aksi buang tomat.

 

“Aksi pembuangan tomat tidak dilakukan oleh petani, itu dilakukan oleh para pengepul. Petani kita adalah petani yang taat, selain itu juga taat ibadah sehingga tidak mungkin menistakan hasil usahanya, takut kualat,” ujarnya.

 

Petani Tomat Desa Sedampah Indah, Misnadi menyatakan bertanam tomat sudah menjadi budaya. “Mau harga bagus, mau harga jelek saya tetap tanam tomat, karena sudah kebiasaan dari dulu. Hanya sayangnya saat harga jelek, tomat yang ukuran kecil tidak ada yang mau, maunya yang besar-besar,” tutupnya.

 

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Barat, Cekden Hamdan menjabarkan langkah antisipasi yang sudah dilaksanakan. “Sebelumnya bersama jajaran PPL sudah menghimbau untuk pengaturan pola tanam, tapi keputusan tetap di petani. Bentuk empati Dinas Pertanian Provinsi Lampung terhadap petani tomat sudah dilaksanakan dengan pembelian 1 ton tomat dan 250 kg diserap oleh Direktorat Jenderal Hortikultura. Diharapkan ke depan ada perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah terkait pengolahan hasil hortikultura di Desa Sedampah Indah, ” pungkasnya. (Dsy)

 

Kontributor : Nur Eva Hayati

Previous Post

Petani Food Estate Hortikultura Humbahas: Siapa Bilang Kami Gagal?

Next Post

Kementan Serahkan Laboratorium Kultur Jaringan kepada BSIP Lampung, Siap Hasilkan Benih Pisang Bermutu

admin humas : Desy Puspitasari

admin humas : Desy Puspitasari

Next Post
Kementan Serahkan Laboratorium Kultur Jaringan kepada BSIP Lampung, Siap Hasilkan Benih Pisang Bermutu

Kementan Serahkan Laboratorium Kultur Jaringan kepada BSIP Lampung, Siap Hasilkan Benih Pisang Bermutu

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana
BERITA UTAMA

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

by Hubungan Masyarakat
15/01/2026
0

Rilis Kementan, 14 Januari 2026Nomor: B-29/HM.160/7/01/2026 Jakarta, -- Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pasca bencana hidrometeorologi yang...

Read more
Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

12/01/2026
Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : “Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar”

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : “Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar”

12/01/2026
Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

12/01/2026
Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi