DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

PANDEMI COVID -19 TAK HALANGI PELATIHAN PPHT JERUK

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
PANDEMI COVID -19 TAK HALANGI PELATIHAN PPHT JERUK

*Rilis Kementan, 11 September 2020*
Nomor : 1252/R-KEMENTAN/08/2020

Indonesia dikenal memiliki banyak varietas jeruk lokal yang populer secara nasional, di antaranya Siam Pontianak dan Keprok Terigas yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat. Dua puluh tahun silam, jeruk sambas yang merupakan sentra jeruk terbesar di Kalimantan Barat mengalami keterpurukan karena adanya serangan penyakit yang menyebabkan Kabupaten Sambas sebagai endemis CVPD. Meski demikian, secara bertahap pengembangan jeruk di Kabupaten Sambas kembali bangkit.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan memberikan arahan tentang pentingnya pengembangan pertanian ramah lingkungan. Direktorat Jenderal Hortikultura merealisasikannya melalui Gedor Horti yaitu Gerakan Mendorong Produksi, daya Saing, dan Ramah Lingkungan, yang bertujuan meningkatkan kualitas produksi dan daya saing hortikultura.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan bahwa misi pertanian ramah lingkungan yang tertuang dalam Gedor Horti adalah menjamin produk yang sehat dan lingkungan yang alami serta lestari. Pengelolaan budi daya maupun pengendalian OPT harus memperhatikan dampaknya pada lingkungan dan diri kita sebagai konsumen karena produk yang sehat berasal dari bahan baku yang sehat, ungkapnya.

Anton menambahkan bahwa salah satu bentuk kegiatan terkait pencapaian Gedor Horti adalah membentuk Klinik Pengelolaan Hama Terpadu (PHT).

“Pengimplementasinya dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Penerapan Pengendalian Hama Penyakit Terpadu (PPHT),” ujarnya.

Kepala UPT Perlindungan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Yuliana Yulinda menjelaskan bahwa saat ini Provinsi Kalimantan Barat intensif dalam mendukung program Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) yang bertujuan mengembalikan kejayaan agribisnis jeruk di Kabupaten Sambas.

“Pada 2020 ini program PPHT Jeruk yang berada di Kabupaten Sambas dialokasikan di tiga kecamatan yakni Tebas, Selakau dan Salatiga,” jelasnya.

Yuliana menambahkan bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan PPHT jeruk ini adalah mendorong petani untuk tidak selalu berorientasi pada penggunaan pestisida kimia dalam pengendalian OPT.

“Kita berikan pemahaman kepada petani bahwa penggunaan pestisida kimia adalah pilihan terakhir dalam pengendalian OPT,” paparnya.

Menurutnya selama masih bisa menggunakan cara lain yang sederhana, murah dan yang ramah lingkungan diharapkan petani menggunakan cara-cara tersebut.

“Yang dorong bukan hanya peningkatan kuantitas produksinya namun juga kualitasnya yang ramah lingkungan dan menyehatkan bagi yang mengkonsumsinya,” lanjutnya.

Salah satu contoh kegiatan PPHT Jeruk yang saat ini sedang dilaksanakan adalah di Kelompok Tani Darma Tani II, Desa Pusaka, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Pada kegiatan tersebut petani jeruk diajak untuk bersama-sama melakukan pengamatan agroekosistem tanaman serta populasi dan intensitas serangan OPT. Hasil dari pengamatan tersebut kemudian dipresentasikan dan didiskusikan bersama. Hal ini bertujuan agar petani mengetahui kapan waktu yang tepat perlunya dilakukan pengendalian OPT.

Selain itu, petani juga diajak untuk menanam refugia, pembuatan MOL dan pestisida organik dan juga pemasangan perangkap likat kuning untuk pengendalian OPT.

“Kami mencoba mengajak petani menciptakan ekosistem lingkungan yang berbeda atau tidak disukai oleh OPT sehingga dapat menekan penggunaan pestisida,” jelas POPT Kecamatan Tebas, Anita selaku pemandu kegiatan PPHT tersebut.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas mendukung program produksi buah-buahan berorientasi ekspor. Pada 2021 diharapkan petani dapat menerapkan Pengelolaan Terpadu Kebun Jeruk Sehat (PTKJS) yang berkaitan dengan kualitas buah dan residu pestisida.

Oleh karena itu diharapkan petani jeruk dapat lebih bijaksana melakukan pengendalian OPT dan tidak selalu mengandalkan pestisida kimia namun bisa dengan melakukan rekayasa ekosistem atau penggunaan pestisida organik. Diharapkan dari kegiatan PPHT ini dapat membantu petani dalam mengendalikan serangan OPT secara bijaksana dan pengamanan produksi sehingga meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri.

Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf mengapresiasi antusiasme petani serta dedikasi petugas BPTPH Provinsi Kalimantan Barat yang tetap bersemangat di masa pandemi Covid-19.

”Petugas sangat berjasa dalam membantu petani menyiapkan bahan pengendali OPT maupun memberikan arahan terkait pembuatan agens hayati. Walaupun tidak bertemu secara langsung, prosesnya dapat berhasil dengan baik. Saya harap petani yang berkumpul tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mengikuti arahan jaga jarak,” jelas direktur yang biasa dipanggil Yanti ini

Previous Post

Percepat Kinerja Pembangunan Pertanian, Kementan Dorong Realisasi Pengembangan Hortikultura

Next Post

DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan

DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon 1 Kementan

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan
BERITA UTAMA

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

by Hubungan Masyarakat
07/01/2026
0

Rilis Kementan, 7 Januari 2026Nomor : B-15/HM.160/A.7/1/2026 KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan tercapainya swasembada pangan nasional, menandai kembalinya...

Read more
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

07/01/2026
Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

07/01/2026
Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

07/01/2026
BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi