News Buat Signage

Pasokan Cabai Dijamin Aman Jelang Ramadan

Pasokan Cabai Dijamin Aman Jelang Ramadan

*Rilis Kementan, 27 Februari 2024* B-117/HM.160/A.7/02/2024 Kementerian Pertanian (Kementan) bersama dengan petani champion memastikan mengamankan pasokan cabai khususnya menjelang bulan Ramadan. Kementan melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menyampaikan optimisme jika pasokan cabai untuk tahun 2024 bakal tercukupi dan memastikan pasokan akan aman menjelang Hari Besar Keagamaan Negara (HBKN) kali ini. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Andi Muhammad Idil Fitri menyebutkan bahwa berdasarkan data Early Warning System (EWS) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Hortikultura, ketersediaan aneka cabai di bulan Februari ini diperkirakan aman. Produksi cabai rawit utamanya berasal dari Kabupaten Malang sebanyak 15.233 ton, di Temanggung sebanyak 7.200 ton, dan di Garut sebanyak 6.950 ton. Untuk komoditas cabai besar, produksi utamanya berasal dari Kabupaten Sleman sebanyak 17.028 ton, Garut sebanyak 9.466 ton, dan Bandung sebanyak 3.795 ton. Dengan kondisi pertanaman cabai mulai banyak di wilayah sentra, Andi Idil menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan cabai. "Karena banyak petani yang sudah mulai menanam cabai, tentunya kebutuhan cabai di masa Ramadhan dan Idul Fitri kita prediksikan aman. Kami juga memiliki champion cabai yang selalu siap siaga dengan stok di lapangan dan tentunya siap terlibat aktif untuk penanganan stok cabai," tutur Idil. Sebagai langkah antisipasi meningkatnya harga yang biasa terjadi jelang Ramadan dan...

Menhan dan Mentan Disambut 35 ribu Petani Blora Jawa Tengah

Menhan dan Mentan Disambut 35 ribu Petani Blora Jawa Tengah

*Rilis Kementan, 18 Januari 2024* Nomor : B-36/HM.160/A.7/01/2024 BLORA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman disambut 35 ribu petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Keduanya berada di tengah-tengah petani untuk menghadiri gerakan peningkatan produksi pangan melalui optimalisasi peran Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH se Jawa Tengah. Dalam sambutanya, Menhan Prabowo mengatakan bahwa nasib bangsa saat ini dan ke depan berada di sektor pertanian. Sektor pertanian, bagi Prabowo adalah sektor yang sangat vital, sekaligus sektor yang paling strategis dalam memperkuat kehidupan berbangsa. Karena itu, dia mengajak semua pihak untuk mendukung kegiatan membangun pangan baik melalui program kementan maupun pendampingan dari babinsa. Prabowo mengaku terkejut karena pertanian dibawah Amran Sulaiman sudah memiliki kemajuan yang luar biasa. Dia pun berterimakasih karena Mentan Amran telah berjuang menyiapkan pangan bangsa melalui produksi di seluruh Indonesia. "Saya berterimakasih kepada presiden jokowi karena menunjuk Andi Amran Sulaiman sebagai menteri pertanian, sebagai pakar, sebagai teknokrat dan pemimpin yang bertekad mengurus masalah pertanian. Saya hormat pada petani Indonesia, engkau adalah pahlawan Indonesia engkau berkeringat untuk bangsa dan negara," tegas Prabowo, Kamis, 18 Januari 2024. Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong agar para petani di Blora mempercepat masa tanam dengan menggunakan...

Penerima Manfaat Kementan : Omset Krisan Dalam Greenhouse Meningkat

Krisan merupakan tanaman hias yang sangat populer baik untuk rangkaian bunga maupun untuk materi dekorasi. Florist menyukai krisan karena mempunyai bentuk, tipe dan warna bunga yang lebih beragam sehingga lebih mudah dikreasikan untuk berbagai keperluan. Selain itu, krisan juga digunakan sebagai bunga pot dan dapat juga dimanfaatkan sebagai teh herbal. Di samping untuk memenuhi pasar domestik, krisan juga diekspor dengan negara tujuan Jepang, Singapura, Australia, Timur Tengah dan Amerika Serikat. Data statistik menunjukkan volume ekspor krisan pada tahun 2021 sebanyak 131,4 Ton dengan nilai USD 903.929 dan meningkat sebesar 67,8% pada tahun 2022 sebanyak 220,6 Ton dengan nilai USD 1.220.406 Pengembangan Kampung Hortikultura merupakan salah satu strategi dan prioritas untuk meningkatkan daya saing hortikultura termasuk pengembangan kampung flori. Pengembangan Kampung Hortikultura mengusung konsep One Village One Variety (OVOV). Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto mengusung konsep ini bertujuan untuk menjadikan kawasan terkonsentrasi dan berskala ekonomi, sehingga mampu menghasilkan produk segar dan olahan yang bersaing dengan negara lain, terutama dalam hal ekspor. Pengembangan Kampung Flori dilakukan dengan 2 pola, yaitu kampung flori eksentifikasi dan intensifikasi serta dukungan bantuan melalui inovasi teknologi produksi rumah tanam (Greenhouse) dan rumah naungan (Shadinghouse). Sejak tahun 2021, Direktorat Jenderal Hortikultura telah membangun 181 Kampung Flori di wilayah...

Fasilitasi Olahan Bawang Goreng di Sumenep, Kementan: Ini Upaya untuk Jaga Harga Bawang Merah Saat Produksi Melimpah

Fasilitasi Olahan Bawang Goreng di Sumenep, Kementan: Ini Upaya untuk Jaga Harga Bawang Merah Saat Produksi Melimpah

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hortikultura terus mendorong peningkatan produksi sekaligus membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) olahan bawang goreng di sentra-sentra produksi utama. Langkah strategis tersebut dinilai tepat karena mampu menjaga harga di tingkat petani saat produksi melimpah serta bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, mengungkapkan Ditjen Hortikultura telah lama meluncurkan program pengembangan kawasan bawang merah di Kabupaten Sumenep. "Sumenep sudah lama dikenal sebagai penghasil bawang merah varietas Rubaru atau populer dengan sebutan bawang merah Sumenep. Daerah tersebut juga dikenal sebagai sentra bawang merah off season. Bawang merah Rubaru sangat cocok diolah menjadi bawang goreng yang disukai masyarakat. Maka dari itu, kami inisiasi program pengembangan kampung bawang merah berikut fasilitasi pascapanen dan pengolahannya di sana,” ujar Prihasto. Melalui program Kampung Bawang Merah, daerah tersebut berkembang menjadi sentra produksi sekaligus olahan bawang goreng khas Sumenep. Data BPS 2022 mencatat produksi bawang merah Kabupaten Sumenep sebesar 11.553 ton dari luas panen 1.586 hektar. "Sejak tahun 2021 hingga 2023 sebanyak 7 unit bangsal pascapanen dan olahan dari Ditjen Hortikultura telah disalurkan ke Sumenep; 2 unit diantaranya untuk olahan bawang goreng," imbuh Prihasto. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengapresiasi upaya Ditjen...

Lumajang Ekspor 17 ton Kapulaga ke Cina

Lumajang Ekspor 17 ton Kapulaga ke Cina

Lumajang – Direktorat Jenderal Hortikultura bekerja sama dengan Kabupaten Lumajang melakukan pelepasan ekspor kapulaga. Kegiatan ini bertepatan langsung dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Lumajang ke 768. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ekspor hortikultura khususnya kapulaga. Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa tanaman obat kita mampu bertanding di ranah internasional,” kata Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/12). Pj Bupati Lumajang, Indah dalam pelepasan ekspor ini menyampaikan bahwa ekspor kapulaga hari ini adalah hadiah yang membanggakan di hari jadi Kabupaten Lumajang. “Hari ini merupakan momen yang membanggakan bagi kami. Sebanyak 17 ton atau setara dengan Rp 1,2 miliar kapulaga ini adalah hasil produksi dari Kelompok Tani Argomulyo IV Kecamatan Pasrujambe. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari kebangkitan ekonomi Lumaajang, sehingga nantinya setelah ini lebih banyak lagi hasil pertanian yang bisa kita ekspor,” ujar PJ Bupati Lumajang, Indah. Direktur CV Surya Mas, Rendy mengatakan permintaan kapulaga dari Cina mencapai 1.000 ton per bulan. Sedangkan Lumajang baru mampu memenuhi sekitar 50 ton per minggu. “Selain dari Jatim, kami mengambil dari daerah Jabar, Jateng, dan Padang Sumatera,” terang Rendy. Pihaknya juga menyampaikan bahwa dari segi kualitas, sebenarnya kapulaga dari Lumajang ini lebih bagus dibanding daerah lain. Kapulaga dari lumajang memiliki ukuran buah lebih besar...