DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Lewat Tumpang Sari, Petani Cabai Tetap Raup Untung di Tengah Fluktuasi Harga

27/10/2023
in BERITA UTAMA, Uncategorized
0
Lewat Tumpang Sari, Petani Cabai Tetap Raup Untung di Tengah Fluktuasi Harga

*Rilis Kementan, 13 Juni 2020*
No. 693/R-KEMENTAN/06/20

IMG-20200613-WA0098

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen untuk terus melindungi petani cabai dari fluktuasi harga. Kementan, melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menyiapkan sejumlah upaya antisipatif. Salah satunya melalui teknik budidaya tumpangsari.

Tumpangsari sebenarnya sudah biasa dilakukan petani. Namun yang perlu diperhatikan adalah jenis yang ditanam dan waktunya. Kapan bisa dilakukan tumpangsari.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan, Tommy Nugraha menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Hortikultura secara rutin setiap bulan memberikan peringatan dini ke seluruh Dinas Pertanian Provinsi, melalui data Early Warning System (EWS). Ini sebagaimana arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) di tiap kesempatan.

“Untuk memantau ketersediaan cabai hingga tiga bulan ke depan. Dinas Pertanian diharapkan menyosialisasikannya ke seluruh petani di wilayahnya sehingga petani dapat mengatur pertanamannya, ” ujar dia melalui keterangan tertulisnya, Jumat (12/6).

Tommy mengatakan, jika surplusnya diprediksi akan tinggi, maka ada kemungkinan harga jatuh sehingga petani dapat mengantisipasi kerugian.”Salah satunya dengan tumpangsari,” tambah dia.

Selain untuk mengantisipasi kerugian karena rendahnya harga dari satu produk, tumpangsari juga memiliki banyak manfaat lainnya. Seperti optimalisasi pengunaan lahan, hemat lahan dan hemat biaya pengolahan lahan karena dalam satu lahan bisa ditanami lebih dari satu komoditas, serta dapat meminimalisir pertumbuhan rumput-rumput liar.

Menurut Tommy, budidaya cabai dapat ditumpangsari dengan berbagai jenis sayuran lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi termasuk umur panennya lebih pendek. Seperti bawang merah, bawang daun, kubis, sawi, caisin, tomat, dan masih banyak tanaman lainnya untuk ditanam secara tunpangsari.

“Dengan demikian, selama menunggu cabainya panen, petani memperoleh pendapatan dari hasil panen komoditas lainnya. Jika pada saat panen harga cabainya jatuh, harapannya petani masih mendapat untung dari komoditas lainnya,” beber dia.

Sebagai contoh, Juhara – champion cabai asal Bandung saat dihubungi pada kamis (11/06) mengatakan bahwa dirinya saat ini tanam cabai tumpangsari dengan sawi, kubis, dan tomat seluas 4 hektar. Meskipun harga cabai murah, dia tidak khawatir karena ada substitusi pendapatan dari sayuran lainnya.

“Alhamdulillah meskipun harga cabai jatuh, saya masih mendapat keuntungan dari hasil panen tomat. Harga tomat saat ini sedang tinggi-tingginya. Mencapai Rp 6 – 9 ribu per kilogram sementara BEPnya hanya Rp 2.000,- per kilogram,” ungkap Juhara Bangga.

Tak hanya Juhara, champion cabai di Kabupaten Sumedang, Aseng juga memiliki cerita yang sama. Pihaknya saat dihubungi terpisah, mengatakan bahwa saat ini harga cabai keriting lagi jatuh, namun dia masih untung karena pertanaman cabainya ditumpangsari dengan tomat.

“Luasnya 10 ha tomat dengan produktivitas 25-30 ton per hektar dan harga Rp 6.000,- kilogram. Alhamdulillah hasilnya kami sudah dua kali ibadah umrah bersama keluarga tercinta,” beber dia.

Dia bersyukur meskipun harga cabai merah keriting saat ini anjlok, tanamannya tetap terawat.

“Untungnya saya tumpangsari dengan tomat sehingga saya masih memperoleh pendapatan dari tomat yang harganya saaat ini cukup tinggi yakni Rp 6 ribu per kilogram,” tandasnya.

Tommy berharap pengalaman petani-petani unggul tersebut dapat dicontoh dan dilakukan oleh petani-petani lainnya.

“Petani harus pandai membaca peluang dan memilih jenis komoditas yang sedang tidak banyak ditanam. Namun juga tetap memperhatikan dan mengatur pola tanam, modifikasi budidaya cabai dengan tumpangsari perlu dilakukan agar petani tetap untung,” tutup Tommy.

Previous Post

Antisipasi Hama dan Perubahan Iklim, Kementan Minta Petani Terapkan Ini

Next Post

Geliat Bisnis ‘Lucky Bamboo’ di Tengah Pandemi, Ekspor Terus Meningkat

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Geliat Bisnis ‘Lucky Bamboo’ di Tengah Pandemi, Ekspor Terus Meningkat

Geliat Bisnis ‘Lucky Bamboo’ di Tengah Pandemi, Ekspor Terus Meningkat

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

HDDAP Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Merah Lahan Kering di Enrekang
BERITA UTAMA

HDDAP Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Merah Lahan Kering di Enrekang

by Hubungan Masyarakat
28/12/2025
0

Enrekang — Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) Klaster...

Read more
4 Organisme di Bawang Bombai Ilegal Ini Bisa Hancurkan Produksi Pertanian Nasional

4 Organisme di Bawang Bombai Ilegal Ini Bisa Hancurkan Produksi Pertanian Nasional

25/12/2025
Impor Ilegal Bawang Bombai Terbongkar, Mentan Amran: Segera Tindak dan Telusuri, Tak Ada Toleransi

Impor Ilegal Bawang Bombai Terbongkar, Mentan Amran: Segera Tindak dan Telusuri, Tak Ada Toleransi

25/12/2025
Sidak Pasar Jelang Nataru, Mentan Amran: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Sidak Pasar Jelang Nataru, Mentan Amran: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

25/12/2025
Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran di Kediamannya

Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran di Kediamannya

23/12/2025

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi