DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kementan dan Pemerintah Daerah Bahu Membahu Wujudkan Ekspor Hortikultura Naik Tiga Kali Lipat

27/10/2023
in BERITA UTAMA, Uncategorized
0

IMG-20200129-WA0021

Depok – Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar rapat Sinkronisasi Pelaksanaan Program peningkatan Produksi dan Nilai Tambah Hortikultura 2020, Selasa (28/1). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangun koordinasi ke seluruh stakeholder Kementan hingga ke tingkat daerah dalam rangka mendongkrak ekspor komoditas hortikultura.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menargetkan peningkatan ekspor hortikultura sampai tiga kali lipat. Hal ini diyakini akan tercapai karena hortikultura adalah salah satu andalan komoditas pertanian Indonesia. Produksi sayur, buah tropis Indonesia memiliki kekhasan dibanding negara-negara lain.

“Oleh karena ini menjadi ruang gerak kita untuk melakukan upaya-upaya ekspor. Banyak sayur dan buah yang dibutuhkan dunia, bahkan manggis misalnya. Dunia membutuhkan itu. Selain itu tentunya intervensi hortikultura adalah termasuk kepada tanaman obat-obatan. Itu yang akan kita tuju besok. Rapat koordinasi dan konsultasi yang dilakukan sekarang ini adalah untuk membangun itu. Perlu dibuat konsepsi dan _mapping_ yang tepat terhadap poin-poin yang harus dilakukan,” papar Syahrul.

Menurut mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu, awal tahun 2020 ini dibutuhkan lompatan yang cepat untuk melaksanakan kegiatan sehingga berdampak signifikan pada peningkatan produktivitas.

“Kita menetapkan target peningkatan produksi komoditas utama sebanyak 7 persen per tahun, gerakan tiga kali lipat ekspor (GraTIEks) hingga tahun 2024, serapan KUR sektor pertanian sebesar Rp 50 triliun per tahun. Khusus untuk Hortikultura target serapan KUR senilai 6,39 T,” katanya

Dirinya mengatakan untuk mewujudkan pertanian modern, ada empat aspek yang perlu dijadikan fokus perhatian. Pertama, peningkatan produksi dan produktivitas melalui gerakan nasional peningkatan produktivitas dan produksi komoditas pertanian serta peningkatan kapasitas SDM pertanian;

Kedua, menurunkan biaya pertanian menuju pertanian berbiaya rendah melalui peningkatan efisiensi dan pengembangan kawasan berbasis korporasi, selanjutnya Ketiga, pengembangan dan penerapan mekanisasi serta akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi;

Keempat adalah ekspansi pertanian melalui perluasan pemanfaatan lahan termasuk lahan rawa dan sub optimal lainnya serta penyediaan air (irigasi, embung, dan bangunan air lainnya).

SYL lantas membahas ihwal penggolongan kawasan pertanian dalam tiga kelompok. Yakni kawasan utama, kawasan andalan dan kawasan pengembangan. Dia berharap  pembangunan hortikultura menjadi efektif, yakni
tercipta klaster usaha yang menerapkan sistem budidaya yang efisien, modern, maju sehinga dihasilkan produk berdaya saing.

“Manfaatkan inovasi teknologi budidaya hingga pasca panen secara baik untuk terwujudnya sistem pertanian ramah lingkungan dan menuju _zero waste farming system_ ,” beber dia.

Untuk mendukung akselerasi ekspor, lanjut Syahrul, perlu dilakukan kegiatan off-farm termasuk pasca panen dan pengolahan agar sesuai dengan tuntutan pasar baik dalam negeri maupun ekspor. Caranya tidak lain dengan memperhatikan aspek jaminan mutu produk.

“Semua target tersebut, tentu saja Kementerian Pertanian tidak berdiri sendiri. Peran saudaraku di berbagai daerah tentunya sangat besar. Oleh karena itu, kita perlu menyatukan langkah secara bersama untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahtaraan masyarakat petani dan kedaulatan bangsa Indonesia yang kita cinta,” bebernya.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyebutkan bahwa jajarannya telah melakukan berbagai tindak lanjut untuk mewujudkan visi pertanian yang maju, mandiri dan modern sebagaimana arahan Menteri Pertanian, yakni melalui GEDOR Horti yaitu Gerakan Dorong Produksi, Daya Saing dan Ramah Lingkungan Hortikultura.

“GEDOR Horti sendiri merupakan gerakan terpadu yang mengkombinasikan berbagai strategi untuk menggolkan target peningkatan produksi komoditas strategis sebesar 7 persen per tahun, Gerakan  Tiga Kali Lipat Ekspor atau Gratieks, Penyerapan KUR Hortikultura Rp 6,3 Trilyun, Kawasan Pertanian Utama, Kostra Tani hingga Horticulture War Room,” ujarnya saat mendampingi Mentan.

Prihasto menjelaskan, GEDOR Horti berfokus pada upaya peningkatan mutu dan produktivitas produk hortikultura melalui penerapan sistem jaminan mutu yang dibuktikan dengan sertifikasi GAP, GHP, Registrasi Lahan/Kebun. Terpenting juga, penerapan teknologi budidaya dan pasca panen untuk mengefisienkan biaya operasional usaha tani hortikultura.

“Upaya mendorong kinerja ekspor, kami lakukan berbagai strategi, baik di lini on-farm hingga off-farm. Sebagai contoh untuk komoditas nanas, kami mendorong adanya tarikan pasar ekspor dari negara-negara potensial seperti China, Eropa, Timur Tengah dan Turki. Nantinya akan ada klaster buah-buahan dan ini sedang kami konsepkan. Durian ada 1.800 hektare, manggis ada 1.500 hektare, termasuk buah – buahan lainnya,” beber Prihasto.

Dalam kesempatan itu, Anton juga menambahkan kalau ekspor hortikultura Indonesia pada tahun 2019 mencapai Rp. 5,79 T. Dan untuk target 2020, sudah diidentifikasi by name by address by volume by time mencapai Rp. 6,87  T. “Naik 18,7% dibanding tahun 2019,” jelas dia.

Dia menambahkan Menteri SYL dalam memintanya agar mendorong ekspor hingga Rp. 10 T di tahun 2020. Potensi cukup besar, namun perlu penguatan dalam aspek diplomasi dan perdagangan internasional

Sebagai contoh nenas Indonesia potensi ekspornya bisa mencapai Rp. 12,7 T.

“Asalkan protokol ekspor dan tarif yang diterapkan beberapa negara dapat diterima dan dapat diturunkan,” cetus dia.

Anton mengatakan kalau kerja keras semua pihak diperlukan untuk menggebrak ekspor hortikultura.

“Pak Menteri memberi istilah PAKSAKAN. Perlu Planning, Attention, Knowledge, Skill and Action, serta Komitmen Atas Negeri. Ini menjadi pemacu kita untuk bekerja, bergerak demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu seluruh Kepala Dinas Pertanian se-Indonesia, serta satuan-satuan kerja terkait. Usai sambutan, Mentan Syahrul bersama Dirjen Prihasto membunyikan gong tanda diresmikannya rapat sinkronisasi program ini.

Previous Post

Kementerian Pertanian Tegaskan Program Tanam Bawang Putih tetap Jalan

Next Post

Sektor Florikultura Prospektif, Program GRATIEKS Makin Masif

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

Sektor Florikultura Prospektif, Program GRATIEKS Makin Masif

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati
BERITA UTAMA

Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati

by Hubungan Masyarakat
25/02/2026
0

Rilis Kementan, 23 Februari 2026Nomor: B-141/HM.160/7/02/2026 Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengguyur sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke...

Read more
Sukses Diplomasi Presiden Prabowo, 53 Kelompok Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif ke AS

Sukses Diplomasi Presiden Prabowo, 53 Kelompok Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif ke AS

25/02/2026
Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

25/02/2026
Kementan Pastikan Stok Cabai Aman dan Surplus Hadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Kementan Pastikan Stok Cabai Aman dan Surplus Hadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H

25/02/2026
Didukung Champion Cabai Nasional, Kementan Guyur Pasokan ke PIKJ untuk Tekan Lonjakan Harga

Didukung Champion Cabai Nasional, Kementan Guyur Pasokan ke PIKJ untuk Tekan Lonjakan Harga

25/02/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi