DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kementan Apresiasi Upaya Dinas Pertanian Cianjur Bantu Petani Bunga di Tengah Wabah Pandemi Covid-19

27/10/2023
in BERITA UTAMA, Uncategorized
0

*Rilis Kementan, 17 April 2020*
Nomor : 315/R-KEMENTAN/04/2020

IMG-20200418-WA0083

CIANJUR – Pandemi virus corona yang telah melanda negeri ini sejak awal Maret lalu telah berdampak cukup signifikan terhadap sektor ekonomi Indonesia. Sejumlah analis dan ekonom menyebut sektor yang paling terdampak diantaranya adalah sektor rumah tangga, UMKM, korporasi, dan sektor keuangan.

Di sisi lain Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo mengharapkan sektor pertanian dapat menjadi kekuatan ekonomi dalam menghadapi kondisi saat ini, terutama untuk komoditas tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Terlebih untuk komoditas hortikultura seperti buah, sayur dan tanaman obat yang mengalami peningkatan permintaan yang pesat di tengah situasi pandemi saat ini.

Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman menyampaikan bahwa justru saat inilah momen yang bagus untuk menggenjot produksi buah dan sayuran lokal Indonesia. Tujuannya tak lain agar berjaya serta menjadi raja di negeri sendiri.

“Karena saat ini konsumen membutuhkan buah-buahan untuk meningkatkan imunitasnya,” ujar Liferdi melalui keterangan tertulisnya, Kamis (16/4).

Lain halnya dengan beberapa komoditas pertanian di atas, permintaan konsumen di dalam negeri terhadap florikultura cukup terimbas akibat virus corona. “Terutama bunga dan daun potong karena sifat komoditas ini yang memiliki vaselife (masa kesegaran) terbatas sekitar 2 (dua) minggu,” ungkap Liferdi.

Beberapa petani florikultura mengeluhkan sepinya permintaan bunga seperti yang dialami oleh petani bunga krisan di Kabupaten Cianjur, tambahnya.

Sebagaimana yang diungkapkan Andi Burdah Zawahir, seorang petani krisan sekaligus sebagai ketua kelompok tani Selaawi Mukti di Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur membeberkan bahwa penjulan krisan menurun hampir 100% setelah adanya virus corona.

‘Kebijakan lockdown di beberapa daerah guna menghambat penyebaran virus corona seperti himbauan stay at home, jaga jarak (social distancing) dan penundaan hajatan seperti pernikahan dan kegiatan lainnya yang biasanya membutuhkan bunga untuk dekorasi sangat bepengaruh terhadap penjualan bunga dan daun potong,” kata dia.
*_Bazar Bunga Bantu Para Petani_*

Walaupun demikian, Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur tidak tinggal diam. Ahmad Nano, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur saat dikonfirmasi mengungkapkan guna mengurangi beban kerugian petani bunga potong di Cianjur pihaknya menyelenggarakan bazar bunga.

“Acaranya tanggal 6 April di kantor dinas setempat. Bazar dimaksudkan untuk menyerap produk bunga potong tersebut,” terangnya.

“Pada bazar tersebut terjual krisan hingga 450 ikat dan rencananya kami akan mengadakan bazar serupa jelang akhir bulan Ramadhan atau setelah Hari Raya Idul Fitri,” jelas pria yang biasa dipanggil dengan sebutan Nano tersebut.

Nano membeberkan bahwa selain itu, Dinas Pertanian bekerjasama dengan petani/pelaku usaha krisan, Linkers, dan Batalyon Armed 5/105 Tarik. Sinergi tersebut dilakukan terkait pengiriman buket bunga ke RS rujukan Covid-19 sebagai bentuk apresiasi kepada dokter dan tim paramedis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah ini.

Insiatif tersebut sangat diapresiasi oleh Kementan. Liferdi menyampaikan bahwa selain untuk memberikan empati dan motivasi kepada petani yang usahanya sedang terpuruk.

“Kami menghimbau kepada Pemerintah Daerah lainnya, Organisasi atau para dermawan yang peduli mengapresiasi kepada tim medis dan paramedic pejuang Covid-19, dapat melakukan hal yang sama sekaligus dapat membantu petani bunga,” jelas Liferdi.

Di tengah fenomena lesunya pasar florikultura dalam negeri ini, ternyata tidak membuat surut petani krisan untuk tetap menanam krisan meski tidak seluas seperti biasanya. Pasalnya sebagian lahan sementara untuk menanam sayuran yang lebih banyak permintaannya. tambahnya.

Liferdi optimis bahwa pada tiga atau empat bulan kedepan dimana wabah Covid-19 sudah sirna. “Pemintaan bunga diprediksi akan kembali meningkat sebagai akibat banyaknya acara hajatan yang sebelumnya tertunda,” kata Liferdi optimis.

Dia menambahkan, merosotnya pasar fllorikultura di tengah pandemi Covid-19, harus diimbangi dengan upaya-upaya strategis dalam jangka pendek. Sehingga kondisi saat ini tidak menurunkan usaha petani florikultura maupun jangka panjang.

“Agar ketika nantinya badai Corona berlalu, sudah memiliki alternatif yang dapat digunakan untuk menangkal kerugian secara ekonomi,” terangnya.

Lebih detil Liferdi menjelaskan bahwa salah satu solusi yang sebenarnya sudah bisa dilakukan yaitu dengan melakukan modifikasi hasil akhir seperti pengeringan bunga krisan sebagai bahan teh.

“Hanya saja, bunga krisan tersebut harus aman untuk dikonsumsi” tambah Liferdi.

“Oleh karena itu, kami tidak henti-hentinya selalu mengajak kepada petani krisan dan florikultura lainnya agar menerapkan GAP Florikultura sehingga produk yang dihasilkan terjamin mutu dan keamanan produknya,” pungkasnya.

Previous Post

Ekspor Hortikultura Kian ‘Mewabah’ di tengah Pandemi Covid – 19

Next Post

Prospek Tanaman Obat Makin Menjanjikan di Tengah Pandemi Covid-19

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

Prospek Tanaman Obat Makin Menjanjikan di Tengah Pandemi Covid-19

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati
BERITA UTAMA

Stabilkan Harga, Kementan Kembali Guyur 1,7 Ton Cabai Rawit Merah ke Pasar Induk Kramat Jati

by Hubungan Masyarakat
25/02/2026
0

Rilis Kementan, 23 Februari 2026Nomor: B-141/HM.160/7/02/2026 Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengguyur sebanyak 1,7 ton cabai rawit merah ke...

Read more
Sukses Diplomasi Presiden Prabowo, 53 Kelompok Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif ke AS

Sukses Diplomasi Presiden Prabowo, 53 Kelompok Komoditas Pertanian RI Bebas Tarif ke AS

25/02/2026
Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

Kementan Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati, Cabai Rawit Merah Dijual Rp55.000/Kg

25/02/2026
Kementan Pastikan Stok Cabai Aman dan Surplus Hadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Kementan Pastikan Stok Cabai Aman dan Surplus Hadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 H

25/02/2026
Didukung Champion Cabai Nasional, Kementan Guyur Pasokan ke PIKJ untuk Tekan Lonjakan Harga

Didukung Champion Cabai Nasional, Kementan Guyur Pasokan ke PIKJ untuk Tekan Lonjakan Harga

25/02/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi