DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Investasi Milyaran Rupiah, Tanam Bawang Putih Pasti Untung

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0

IMG-20190624-WA0047

Tidak salah jika Banyuwangi diklaim berpotensi menjadi sentra utama bawang putih di Jawa Timur. Selain masuknya program APBN seluas 150 hektare pada 2019, kehadiran dua importir besar bawang putih yang merealisasikan wajib tanam 5 persen di wilayah tersebut turut mendukung terwujudnya beberapa kawasan baru. Sebut saja Ijen, Glenmore dan Pesawaran yang terhampar lebih dari 300 hektare serta menyerap lebih dari 1000 orang tenaga kerja. Gudang – gudang penuh sesak dengan benih siap tanam hingga tahun depan.

Muhammad Khoiri, Kabid Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Banyuwangi mengaku tidak kesulitan dalam merealisasikan 150 hektare kawasan APBN.

“Kami pakai tender cepat dan saat ini sudah ada pemenangnya. Benih tidak ada kesulitan sama sekali. Kita bekerja sama dengan importir sekaligus penyedia benihnya. Diperkirakan sebanyak 60 ton benih siap kirim minggu depan. Petani sudah olah tanah, tinggal tanam menunggu benih datang,” terang Khoiri.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Moh. Ismail Wahab kagum atas pencapaian Banyuwangi dalam 2 tahun belakangan ini. Tidak hanya massifnya pembangunan di kota kaya budaya ini, namun pertaniannya tetap terjaga dengan baik. Hal di luar dugaan karena bawang putih tumbuh baik di ketinggian 400-500 m dpl.

“Ketinggian bukan satu-satunya penentu keberhasilan (bawang putih-red). Asal sinar matahari panjang, suhu dingin dan terpenting air cukup maka bisa tumbuh dan berumbi,” imbuh Ismail. “Banyuwangi memiliki semuanya. Lahan medium sampai dataran tinggi, benih yang tersedia, importir sekaligus penangkar, sumber daya manusia mulai terlatih budidaya bawang putih. Ini luar biasa.”

Afan, perwakilan PT. Lumbung Mineral Indonesia (LMI) turut menjelaskan proses yang harus ditempuh untuk membuka lahan lebih dari 150 hektare untuk pertanaman bawang putihnya.

“Tahap terberat yaitu saat membuka dan mempersiapkan lahan sampai akhirnya jadi seperti ini,” ungkap pengusaha muda ini. Afan yang bekerja sama dengan PTPN XII telah menempuh proses yang cukup panjang serta investasi miliaran rupiah untuk menjalankan komitmen wajib tanamnya.

Tidak hanya tanam di Banyuwangi, perusahaannya juga bermitra dengan petani di Pasuruan, Temanggung, Karanganyar dan Boyolali dengan total luasan 200 hektare.

“Jangan ditanya berapa (investasi-red), kalau mau jujur, tanam bawang putih ini tidak ada ruginya. Semua untung. Pemerintah dapat mempercepat program swasembada, penangkar untung, petani dapat mitra, ekonomi daerah meningkat, tenaga kerja terserap. Saya masih ada untung dari produksi dan impornya,” lanjut Afan.

Gundel, salah satu pekerja yang ditemui di lokasi mengungkapkan rasa senangnya dapat bekerja di kebun bawang putih.

“Alhamdulillah gaji harian di sini lebih baik, bikin kita semangat kerja. Semoga program ini terus belanjut. Banyak orang yang bergantung nasibnya dari kerjaan di sini,” harap Gundel.

IMG-20190624-WA0046

Perkebunan bawang putih yang berada di lahan PTPN XII telah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi pekerja kebun itu sendiri dan masyarakat sekitarnya.

Program swasembada bawang putih yang bergaung sejak 2017 dan ditargetkan tercapai pada 2021 nanti memerlukan penumbuhan sentra baru. Menyadari potensi yang dimiliki Banyuwangi, Ismail pun tidak ragu untuk menambahkan alokasi APBN 2019 di wilayah ini.

“Lahan ada, penangkar siap, benih melimpah. Saya akan tambahkan 300 hektare di sini ke depannya. Banyuwangi diyakini dapat menjadi sentra besar bawang putih di Jawa Timur bersaing dengan Malang dan wilayah eksisting lainnya,” tutup Ismail optimistis.

 

 

Editor : Desy

Previous Post

Kementan Jauh Hari Sudah Ancang-Ancang Amankan Pasokan Cabai pada Idul Adha 2019

Next Post

Evaluasi Tanam Bawang Putih, Kementan, DPR, Satgas Pangan, KPK, KPPU dan Importir Kompak Wujudkan Swasembada 2021

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post

Evaluasi Tanam Bawang Putih, Kementan, DPR, Satgas Pangan, KPK, KPPU dan Importir Kompak Wujudkan Swasembada 2021

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

HDDAP Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Merah Lahan Kering di Enrekang
BERITA UTAMA

HDDAP Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Merah Lahan Kering di Enrekang

by Hubungan Masyarakat
28/12/2025
0

Enrekang — Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) Klaster...

Read more
4 Organisme di Bawang Bombai Ilegal Ini Bisa Hancurkan Produksi Pertanian Nasional

4 Organisme di Bawang Bombai Ilegal Ini Bisa Hancurkan Produksi Pertanian Nasional

25/12/2025
Impor Ilegal Bawang Bombai Terbongkar, Mentan Amran: Segera Tindak dan Telusuri, Tak Ada Toleransi

Impor Ilegal Bawang Bombai Terbongkar, Mentan Amran: Segera Tindak dan Telusuri, Tak Ada Toleransi

25/12/2025
Sidak Pasar Jelang Nataru, Mentan Amran: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Sidak Pasar Jelang Nataru, Mentan Amran: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

25/12/2025
Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran di Kediamannya

Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran di Kediamannya

23/12/2025

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi