DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

E-Commerce: Solusi Jitu Pemasaran Hortikultura di Masa Pandemi Covid-19

18/12/2023
in BERITA UTAMA
0
E-Commerce: Solusi Jitu Pemasaran Hortikultura di Masa Pandemi Covid-19

Rilis Kementan, 29 Juli 2021
Nomor : 730/R-KEMENTAN/7/2021

Kementerian Pertanian melalui Ditjen Hortikultura pada 2021 menargetkan penumbuhan 200 UMKM. Salah satu upaya yang dilakukan adalah terus melakukan bimbingan teknis guna peningkatan kapabilitas pelaku usaha hortikultura.

“Walaupun dalam pandemi Covid 19 yang tidak tahu kapan akan berakhir, kita tidak boleh berhenti bekerja. Kalau berhenti akan seperti apa rakyat Indonesia. Menteri Pertanian mengatakan bahwa pangan harus selalu ada, sehingga produksi tidak boleh berhenti. Bayangkan jika tim yang bekerja di sektor penyediaan pangan berhenti, maka berhenti jualah kehidupan kita. Di masa pandemi kita justru dituntut kreatif dan strategis, termasuk dalam pemasaran produk. Pemasaran berbasis online melalui E-Commerce merupakan salah satu terobosan jitu mengawal kebutuhan konsumen sekaligus meningkatkan layanan pesan antar produk sampai tujuan ,” ujar Dirjen Hortikultuta, Prihasto Setyanto pada saat membuka Bimbingan Teknis bertajuk E-Commerce sebagai Sarana Pemasaran Strategis, Senin (26/7).

Memastikan pangan tetap ada, terang Prihasto, adalah tugas Kementerian Pertanian. Tak hanya sampai di sana, usai berproduksi maka poin berikutnya adalah memasarkan hasil panen.

“Kondisi yang terjadi di tengah PPKM ini, pasar menurun karena orang takut keluar rumah terutama pasar basah. Nah di sisi lain pemasaran secara e-commerce peningkatannya semakin luar biasa. Sejak masuk ke Indonesia 2010 lalu, perkembangannya luar biasa. Ini harus dimanfaatkan pelaku usaha lokal kita,” jelas Prihasto.

Webinar yang dihadiri 2300 peserta baik via zoom meet maupun youtube ini ini diharapkan dapat menjaring pelaku usaha beralih ke pasar e-commerce berbasis digital ini. Kenyataanya, peluang untuk tergabung ke pasar online sangat terbuka dan kompetitif.

“Kita memiliki banyak pelaku usaha lokal sehingga dengan menghadirkan dua platform bisnis e-commerce ini mampu memperluas daya jual. Bisnis hortikultura bisa makin maju dan terangkat. Kenyataannya bahwa pada pandemi Covid 19, peluang bisnis hortikultura berbasis penjualan digital naik berkali-kali lipat. Ini artinya bisa kaya dengan bermodalkan sayur,” kata Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hortikultura, Bambang Sugiharto.

Kedai Sayur adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pemenuhan dan pengiriman berbagai jenis kebutuhan pangan termasuk aneka sayur, buah dan aneka lauk pauk. Di awal pendiriannya, Kedai Sayur berupaya untuk mendigitalisasi konsep tukang sayur.

“Kedai Sayur berawal dari konsep tukang sayur. Adapun yang kami lakukan adalah upaya digitalisasi tukang sayur. Produk kami memang produk segar yang sudah memasok berbagai kebutuhan horeka dan rumah tangga. Saat ini sudah ada 4000 yang masuk dalam digitalisasi penjualan Kedai Sayur,” terang CEO Kedai Sayur, Adrian Hernanto.

Adrian menerangkan, di masa pandemi ini penjualan sayur meningkat 40 kali. Hal ini cukup disyukuri, di mana bisnis online menjadi berkah di masa pandemi.

“Bisnis yang kami jalankan adalah memastikan kepuasan pelanggan. Jadi ketika orang mau masak, semua ada dalam satu paket. Inilah yang menjadi kekuatan kita. Kita juga berupaya menarik perhatian pelanggan di mana salah satunya dengan menampilkan foto yang riil, selain memastikan kualitas produk segar dari lahan petani,” lanjutnya.

Prioritas kami, terang Adrian, mulai dari unsur panen, pasca panen, logistik malam dan pagi sampai, quality check product kami memastikan produk fresh, packing, quality control dan delivery. Produk segar yang dihadirkan Kedai Sayur memiliki ‘window time’ yang singkat. Produk segar diambil tengah malam dan dipastikan ketika pagi, barang sudah tiba di konsumen.

Senior Public Policy and Government Relations Tokopedia, Candini Candalia mengatakan bahwa Tokopedia merupakan perusahaan teknologi yang membangun super eksosistem di mana orang bisa menemukan apa pun. Bisa berjualan bisa jualan apa saja di Tokopedia untuk mencapai pemerataaan ekonomi tanah air.

“Jika dibandingkan antara kuartal II pada 2020 ke kuartal I pada 2021, penjualan produk sayuran naik empat kali lipat. Hal ini jelas terjadi peningkatan penjualan di gerai hortikultura, khususnya sayuran,” terang Candini.

Aktivitas Tokopedia dalam upaya digitalisasi pemasaran produk hortikultura di antaranya melalui peningkatan literasi digital di kalangan produsen hortikultura melalui edukasi. Edukasi ini melalui pusat edukasi seller via luring semasa pandemi di Tokopeda seller. Dengan demikian tidak ada penghalang bagi penjual untuk meningkatkan penjualan selama masa pandemi.

“Begitu mereka gabung ada namanya Top Adds untuk muncul di posisi paling atas dan Broadcast Chat untuk produk baru yang dapat terbaca di inbox masing-masing pembeli. Selain itu ada statistik wawasan toko untuk rekap berapa penjualan, bagaimana rekapnya, mana produk yang juara buat konsumen. Termasuk juga wawasan pasar untuk power merchant untuk performa terbaik,” papar Candini meyakini bahwa tergabung dengan platform Tokopedia mampu mendorong mitranya lebih maju.

Previous Post

Ekstrak Mimba dan Minyak Selasih Dorong Produksi Hortikultura Aman dan Ramah Lingkungan

Next Post

Tata Kelola Budidaya yang Baik Hasilkan Pisang Kualitas Ekspor

admin humas : Desy Puspitasari

admin humas : Desy Puspitasari

Next Post
Tata Kelola Budidaya yang Baik Hasilkan Pisang Kualitas Ekspor

Tata Kelola Budidaya yang Baik Hasilkan Pisang Kualitas Ekspor

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan
BERITA UTAMA

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

by Hubungan Masyarakat
07/01/2026
0

Rilis Kementan, 7 Januari 2026Nomor : B-15/HM.160/A.7/1/2026 KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan tercapainya swasembada pangan nasional, menandai kembalinya...

Read more
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

07/01/2026
Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

07/01/2026
Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

07/01/2026
BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi