DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Bupati Garut Dukung Kementan Dongkrak Ekspor Jahe Lewat Kampung Hortikultura

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Bupati Garut Dukung Kementan Dongkrak Ekspor Jahe Lewat Kampung Hortikultura

Garut – Potensi bisnis komoditas pertanian semakin melejit di tengah pandemi Covid-19. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi sektor pertanian tetap tumbuh 2,5 persen secara year on year pada kuartal ke IV 2020.

Di bawah komando Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kementan kini memiliki program super prioritas, yaitu Food Estate dan beberapa subprogram, di antaranya Kampung Hortikultura dan peningkatan tiga kali lipat ekspor (Gratieks). Khusus komoditas hortikultura, Kementan akan mengembangkan tanaman herbal jahe yang dinilai memiliki potensi bisnis cukup besar.

Saat dikonfirmasi, Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto tak menampik jika sejauh ini permintaan jahe dalam negeri meningkat akhir-akhir ini.

“Saat ini, kami memang sedang berfokus mencukupi kebutuhan industri olahan herbal. Ke depannya, kami upayakan untuk memenuhi permintaan ekspor yang lebih besar karena tak bisa dipungkiri juga kalau beberapa daerah justru sudah mengekspor tanaman obat, seperti jahe,” ungkap Prihasto (2/6).

Jahe termasuk komoditas hortikultura bernilai ekonomi cukup tinggi dan memiliki banyak manfaat. Peluang ekspor tanaman obat ini terbuka luas. Beberapa negara seperti Bangladesh, Pakistan, Belanda dan Brunei Darussalam, memesan khusus jahe dari Garut yang kaya akan kandungan gingerols, shogaols, dan zingerones. Zat yang terkandung dalam jahe ini berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh, sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi.

Optimisme peningkatan ekspor tanaman obat tidak hanya dirasakan segelintir orang. Senada dengan Dirjen Hortikultura, Bupati Garut Rudy Gunawan turut mengapresiasi Kementan yang akan mengembangkan produksi tanaman obat dalam program kampung Hortikultura. Program ini akan memfokuskan pengembangan komoditas hortikultura dengan luas 5-10 hektar dalam satu wilayah administratif desa.

“Garut menghasilkan jahe terbaik dan merupakan eksportir jahe dan kunyit ke Pakistan dan India. Rata-rata nasional menghasilkan 20 ton per hektar, Garut bisa menghasilkan 25 ton per hektar. Saat kami mengetahui tentang program kampung hortikultura, kami akan dukung penuh dan melaksanakannya dengan baik,” jelas Rudy.

Salah satu kelompok tani di Garut yang membudidayakan tanaman jahe adalah kelompok tani Karya Mandiri di Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Ketua kelompok tani Karya Mandiri, Kariyaman yang ditemui di lokasi menuturkan keseriusannya dalam bertani jahe. Kariyaman juga mengungkapkan bahwa luas lahan jahe gajah yang dikelola bersama anggotanya seluas 50 hektar, dengan provitas 15 s.d 25 ton per hektar.

“Kalau yang sudah diolah kelompok itu ada sekitar 50 hektar, tapi masih tumpang sari sama pisang dan cengkeh, dan tersebar di mana-mana. Makanya, kami sangat senang dan mendukung penuh program Kementan yang akan membuat kawasan jahe,” tuturnya.

Saat ini, mekanisme ekspor jahe dilakukan melalui Sub Terminal Agrobisnis (STA) Bayongbong. Namun, sebelumnya para eksportir terlebih dulu membersihkan, menjemur, menyortir, menimbang dan mengemas produk dengan rapi agar sebelum dikirim ke luar negeri agar kualitas jahe tetap terjamin.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Tommy Nugraha juga mengakui bahwa Garut memang sangat potensial untuk pengembangan tanaman obat. Pasalnya budidaya tanaman ini sudah ada sejak jaman dulu, sehingga pengalaman bercocok tanam, mengolah hingga pasca panennya sudah sangat paham.

“Garut ini sangat cocok dengan jahe dan kunyit, SDM petaninya juga sangat mendukung, karena terbukti sudah membudidayakan tanaman obat secara mandiri dari dulu. Petani Garut itu memang ulet dan telaten,” ungkapnya.

Previous Post

Terpilih, Ketua Umum KBHI akan Tingkatkan Sinergi dengan Program Hortikultura

Next Post

Tanam Bawang Merah di Polibag, 2 Bulan Bisa Panen

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Tanam Bawang Merah di Polibag, 2 Bulan Bisa Panen

Tanam Bawang Merah di Polibag, 2 Bulan Bisa Panen

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan
BERITA UTAMA

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

by Hubungan Masyarakat
07/01/2026
0

Rilis Kementan, 7 Januari 2026Nomor : B-15/HM.160/A.7/1/2026 KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan tercapainya swasembada pangan nasional, menandai kembalinya...

Read more
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

07/01/2026
Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

07/01/2026
Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

07/01/2026
BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi