DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Benih Bermutu Kunci Kesuksesan Kampung Bawang Merah

18/12/2023
in BERITA UTAMA
0
Benih Bermutu Kunci Kesuksesan Kampung Bawang Merah

Rilis Kementan, 2 Agustus 2021
Nomor : 744/R-KEMENTAN/8/2021

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memberikan arahan agar masing-masing eselon I memiliki legacy yang berguna untuk pertanian Indonesia. Menindaklanjuti hal tersebut, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto mencetuskan program prioritas pengembangan kawasan bernama Kampung Hortikultura.

Pengembangan kawasan kampung hortikultura harus dimulai dengan penggunaan benih yang bermutu dan bersertifikat. Benih bermutu merupakan sarana utama dan penggunaannya menjadi suatu keharusan dalam agribisnis hortikultura. Dengan benih yang bermutu, akan dihasilkan pula produk yang berkualitas tinggi.

Plt. Direktur Perbenihan Hortikultura, Liferdi Lukman mengungkapkan, ada setidaknya 4 (empat) strategi perbenihan yang akan diterapkan untuk mendukung pengembangan Kampung Hortikultura, antara lain yaitu penyebaran varietas unggul, peningkatan pengawasan peredaran dan sertifikasi benih, penguatan dan peningkatan kapasitas produksi benih, dan peningkatan kapasitas SDM di bidang perbenihan, salah satunya melalui bimbingan teknis (bimtek).

“Strategi yang tidak kalah penting adalah peningkatan kapasitas SDM di bidang perbenihan. Salah satunya melalui bimtek ini. Walaupun secara online, terus ada pendampingan bagi petani dan penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan,” ujar Liferdi saat membuka bimtek bertajuk Produksi Benih Bawang Merah Bermutu Mendukung Pengembangan Kawasan/Kampung Bawang Merah, Jumat lalu.

Liferdi menambahkan, pada 2021, APBN sebanyak Rp27,3 M dialokasikan untuk pengembangan kawasan bawang merah seluas 3.900 ha dari Aceh hingga Papua. APBN ini diutamakan untuk mendukung produksi di wilayah defisit.

Produksi Benih Bawang Merah Bermutu

Peneliti Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Joko Pinilih mengungkapkan bahwa sebelum memproduksi benih, petani harus kenal terlebih dulu dengan varietas bawang yang akan dikembangkan tersebut. Hal ini dimaksudkan agar perlakuan yang diberikan tepat sasaran.

Joko melanjutkan, ada 2 (dua) jenis benih bawang merah, yaitu umbi dan biji atau true seeds shallot (TSS). Keunggulan benih umbi adalah menghasilkan bentuk yang relatif seragam dan mudah ditangkarkan. Sementara kelemahannya, benih umbi memiliki masa dormansi 2-3 bulan, tidak tahan simpan, dan perlu perawatan intensif di gudang penyimpanan.

Untuk menanam benih bawang merah, salah satu ketentuan yang paling penting adalah lahan yang digunakan haruslah bukan bekas lahan tanaman sejenis atau sefamili. Kemudian, ketinggian lahan berada di 0-2000 di atas permukaan laut, pH tanah 6,0 – 7,0, dan terkena cahaya matahari langsung minimal 12 jam per hari.

“Dalam memilih lokasi, pastikan lahan yang digunakan bukan bekas lahan tanaman sejenis atau sefamili. Ini yang paling penting,” ungkap Joko.

Selain pemilihan lahan, pemilihan benih bermutu juga berperan besar. Joko memaparkan bahwa penggunaan benih yang bermutu dapat menghindarkan pertanaman dari penyakit tanaman, seperti layu fusarium, virus mozaik bawang, dan penyakit embun tepung.

Selanjutnya, ciri benih yang siap panen adalah leher umbi sudah terasa lemah, 80 persen daun berwarna kuning, dan sebagian umbi menyembul di atas permukaan tanah. Penting untuk memanen umbi pada saat cuaca cerah.

Setelah dipanen, perlakuan pelayuan diberikan untuk membuat kulit umbi menjadi lebih merah dan mengkilap. Pengeringan umbi benih juga perlu dilakukan sampai pada tahap kering mati karena umbi tersebut akan disimpan untuk menunggu pecahnya masa dormansi.

“Untuk penyimpanan, buang umbi yang rusak. Pastikan suhu ruangan 30-33 derajat Celcius dan kelembapan 65-77 persen,” jelas Joko.

Sertfikasi dan Pemurnian Varietas Bawang Merah

Kepala UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (PSBTPH) Jawa Timur, Denny Kurniawan memaparkan bahwa perbanyakan benih bawang merah dapat dilakukan melalui 2 (dua) prosedur, yaitu sertifikasi dan pemurnian. Sertifikasi ini diselenggarakan oleh instansi atau unit kerja pemerintah yang menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi di bidang pengawasan dan sertifikasi benih hortikultura serta produsen benih yang bersertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) di bidang perbenihan hortikultura.

“Syarat utama benih sumber bawang merah antara lain adalah varietas telah terdaftar di peredaran, berupa umbi atau biji, dan diproduksi melalui sistem sertifikasi benih,” ujar Denny.

Lebih lanjut, Denny menjelaskan tata cara sertifikasi benih bawang merah. Pertama adalah mengajukan permohonan kepada Kepala UPT PSBTPH Provinsi melalui Pengawas Benih Tanaman (PBT) kabupaten setempat. Pengajuan ini dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum tanam.

Kemudian, satu permohonan berlaku untuk satu unit sertifikasi, yakni satu varietas, satu klas benih, dan satu kali penangkaran pada satu lokasi. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan lapangan, pemeriksaan pertanaman, pengawasan pascapanen, pengujian mutu di laboratorium, pemeriksaan umbi di gudang, dan delegasi legalitas.

Sementara itu, untuk melakukan pemurnian varietas bawang merah, pemohon harus memenuhi persyaratan administrasi dan teknis terlebih dahulu. Setelah itu, akan dilakukan seleksi dan pemeriksaan lapangan oleh PBT serta pemeriksaan mutu umbi di gudang. Jika semuanya memenuhi ketentuan, akan diberikan rekomendasi teknis oleh PBT untuk penerbitan sertifikat dan pelabelan.

Previous Post

Pembenah Tanah Organik Tingkatkan Produktivitas Sayuran Daun

Next Post

Benih Bermutu Tentukan Keberhasilan Kampung Jeruk

admin humas : Desy Puspitasari

admin humas : Desy Puspitasari

Next Post
Benih Bermutu Tentukan Keberhasilan Kampung Jeruk

Benih Bermutu Tentukan Keberhasilan Kampung Jeruk

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan
BERITA UTAMA

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

by Hubungan Masyarakat
07/01/2026
0

Rilis Kementan, 7 Januari 2026Nomor : B-15/HM.160/A.7/1/2026 KARAWANG – Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan tercapainya swasembada pangan nasional, menandai kembalinya...

Read more
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Mentan Amran atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Pangan

07/01/2026
Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

07/01/2026
Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

Swasembada Pangan, Jalan Menuju Kebangkitan Pertanian Indonesia

07/01/2026
BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

BPS: Produksi Jagung 2025 Naik 6,44%, Tembus 16,11 Juta Ton

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi