DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Kementerian Pertanian Lakukan Sosialisasi Persiapan Manajemen Perubahan 2021

27/10/2023
in BERITA UTAMA
0
Kementerian Pertanian Lakukan Sosialisasi Persiapan Manajemen Perubahan 2021

Depok – Ditjen Hortikultura Kementan melakukan rapat kerja Manajemen Perubahan terkait reformasi birokrasi guna meningkatkan kualitas layanan instansi, Selasa (28/4). Pelaksanaan rapat ini dipimpin oleh Sekretaris Ditjen Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari dan dihadiri koordinator dan subkoordinator lingkup Eselon II Ditjen Hortikultura.

Reformasi birokrasi adalah upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang dapat diterjemahkan melalui peningkatan profesionalisme pegawai dan komitmen untuk mewujudkan tata kelola yang baik (good governance). Tujuan reformasi birokrasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo adalah tercapainya perubahan pola pikir dan budaya kerja. Birokrasi yang baik perlu didukung oleh profil dan perilaku aparatur negara yang memiliki integritas, produktivitas, tanggung jawab dan kesanggupan memberikan pelayanan prima.

“Manajemen perubahan dalam Reformasi Birokrasi bukan hanya masalah administrasi tetapi juga masalah teknis menjadi dokumen wajib dalam rangka pertanggungjawaban keuangan negara. Kementan telah empat kali meraih predikat WTP. Ini perlu terus dipertahankan,” ujar Sekretaris Ditjen Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari saat membuka rapat.

Retno mengingatkan jajarannya untuk mampu menerima kritik yang bermanfaat guna meningkatkan kualitas kinerja. Selain itu juga perlu menjalin sinergitas dengan kementerian/lembaga lain.
“Perlu diingat, lakukan apa yang sudah dipedomani dan catat serta dokumentasikan setiap yang kita telah lakukan. Lakukan secara tertib administrasi dan simpan dokumentasi dengan rapih sehingga mudah dilacak kembali saat dibutuhkan. Juklak dan juknis harus saling bersinergi. Pemutakhiran data juga perlu dilakukan seperti halnya digitalisasi single data komoditas hortikultura yang sinkron dengan Agriculture War Room (AWR),” paparnya.
Terdapat delapan area perubahan reformasi birokrasi yang terdiri dari mental aparatur, organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntabilitas, serta pelayanan publik.

“Dalam hal mental aparatur yakni terciptanya budaya kerja yang positif bagi birokrasi yang melayani, bersih, dan akuntabel. Kemudian didukung oleh organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran. Berikutnya tercapainya tata laksana yang baik, di mana terwujudnya sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur serta sesuai dengan prinsip-prinsip good governance,” ujar Subkoordinator Reformasi Birokrasi dan Sistem Pengendalian Internal Kementerian Pertanian, Nanang Suryana.

Nanang memaparkan selanjutnya reformasi birokrasi ini perlu didukung peraturan perundang-undangan yang lebih tertib, tidak tumpang tindih dan kondusif. Pelaksanaannya juga tentu didukung oleh SDM aparatur yang berintegritas, netral, kompeten, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera.

“Tidak hanya cukup sampai di sana, fungsi pengawasan internal juga perlu terus dijalankan seperti pelaksanaan Sistem Pengendalian Internal (SPI) yang mendukung akuntabilitas dan pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat,” paparnya.

Nanang mengingatkan delapan area perubahan ini sulit berjalan tanpa tim yang solid karena ini penting dijalankan sesuai time table yang disusun dari delapan area tersebut, kenali mana yang masih kurang.

“Terpenting, reviu pelaksanaan reformasi birokrasi yang telah berjalan di Ditjen Hortikultura. Selanjutnya Tim kementan akan merumuskan apa yang harus dilakukan untuk memenuhi delapan area perubahan. Siapkan road map, membuat rencana aksi serta pelaksanan perubahan reformasi yang ditunjukkan dalam road map. Laksanakan efektivitas dan efisiensi kerja yang berdampak pada kinerja,” jelasnya.

Tercapainya birokrasi yang akuntabel berarti telah berhasil mewujudkan cita – cita birokrasi yang sesuai nawa cita Presiden Jokowi. Birokrasi yang baik adalah instansi yang mampu menciptakan kepuasan pelayanan publik.

“Sasaran reformasi birokrasi 2021 di antaranya birokrasi yang bersih dan akuntabel, capable dan pelayanan publik yang prima. Faktor keberhasilan membutuhkan komitmen di antaranya adanya komitmen pimpinan, share vision, self improvement, pelibatan masyarakat yang dilayani, strategi komunikasi, monitoring dan evaluasi perkembangan,” ujar Pengelola Akuntabilitas Kemenpan RB, Alifta Rahma Nirmala.

Agen perubahan perlu memetakan kebijakan mana yang perlu diselaraskan dengan semangat manajemen perubahan. Selanjutnya monitoring kinerja yang berjalan perlu diperhatikan betul-betul di setiap level. Khususnya, sambung Alifta, dari segi pelayanan publik juga perhatikan apa yang dibutuhkan masyarakat. Apakah sudah cukup atau masih butuh perbaikan. Untuk itu survei kepuasan masyarakat perlu dilakukan guna mengetahui pandangan masyarakat.

Menutup acara, Kepala Bagian Umum Andi Muhammad Idil Fitri mengatakan untuk segera melakukan perbaikan dan peningkatan delapan area perubahan yang dimaksud bersama tim reformasi birokrasi Ditjen Hortikultura.

“ Tim Reformasi Birokrasi Ditjen Horti menyatakan komitmen bersama untuk membangun reformasi birokrasi yang lebih baik di tahun ini. Kami akan cermati kekurangan yang ada pada 2020 untuk kami penuhi di tahun 2021. Target kami memenuhi predikat A dengan dukungan tim yang kami miliki,” pungkasnya. (Dsy)

Previous Post

Jadi Eksportir Bunga, Lulusan SMK Penerbangan Ini Raup Omset Ratusan Juta Rupiah

Next Post

Terapkan Budidaya Hortikultura Ramah Lingkungan Bantul Siap Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Humas Ditjen Hortikultura

Humas Ditjen Hortikultura

Next Post
Terapkan Budidaya Hortikultura Ramah Lingkungan Bantul Siap Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Terapkan Budidaya Hortikultura Ramah Lingkungan Bantul Siap Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

HDDAP Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Merah Lahan Kering di Enrekang
BERITA UTAMA

HDDAP Dorong Peningkatan Daya Saing Bawang Merah Lahan Kering di Enrekang

by Hubungan Masyarakat
28/12/2025
0

Enrekang — Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) Klaster...

Read more
4 Organisme di Bawang Bombai Ilegal Ini Bisa Hancurkan Produksi Pertanian Nasional

4 Organisme di Bawang Bombai Ilegal Ini Bisa Hancurkan Produksi Pertanian Nasional

25/12/2025
Impor Ilegal Bawang Bombai Terbongkar, Mentan Amran: Segera Tindak dan Telusuri, Tak Ada Toleransi

Impor Ilegal Bawang Bombai Terbongkar, Mentan Amran: Segera Tindak dan Telusuri, Tak Ada Toleransi

25/12/2025
Sidak Pasar Jelang Nataru, Mentan Amran: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Sidak Pasar Jelang Nataru, Mentan Amran: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

25/12/2025
Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran di Kediamannya

Gubernur Aceh Mualem Temui Mentan Amran di Kediamannya

23/12/2025

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi