DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA
No Result
View All Result
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
No Result
View All Result
Home BERITA UTAMA

Konsolidasi Champion Cabai, Kementan Pastikan Pasokan Aman Jelang Nataru

16/12/2025
in BERITA UTAMA
0
Konsolidasi Champion Cabai, Kementan Pastikan Pasokan Aman Jelang Nataru

Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura terus memperkuat langkah strategis dalam mengamankan pasokan cabai nasional menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sesuai intruksi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (AAS) kepada jajaran Direktorat Jenderal Hortikultura untuk mengkonsolidasikan petani mitra Champion Cabai di berbagai sentra produksi yang selama ini telah teruji sebagai garda terdepan pengendali pasokan dan stabilitas harga.

Menteri Pertanian, sekeligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa ketersediaan pangan, termasuk cabai, menjadi perhatian serius pemerintah terutama menjelang momen meningkatnya konsumsi masyarakat.

“Pemerintah tidak boleh lengah. Ketersediaan cabai harus kita jaga dari hulu sampai hilir. Konsolidasi petani champion ini adalah bukti bahwa negara hadir bersama petani untuk memastikan pasokan aman dan harga tetap terkendali menjelang Natal dan tahun baru (nataru)” tegas Amran.

Senada dengan Mentan Amran, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Muhammad Taufiq Ratule, sangat optimis jika konsolidasi petani champion cabai ini akan menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan produksi, distribusi, dan ketersediaan cabai di pasaran, khususnya pada periode rawan lonjakan permintaan seperti Natal 2025 dan tahun baru 2026 (nataru).

“Petani mitra champion cabai memiliki peran strategis karena mereka sudah terorganisasi, memiliki pengalaman budidaya yang baik, serta mampu menjaga kontinuitas panen. Melalui konsolidasi ini, kami memastikan pasokan cabai tetap aman,” ujarnya.

Konsolidasi dilakukan melalui pemetaan luas tanam, luas panen, ketersediaan stok harian, serta pendampingan teknis intensif agar produksi tetap optimal meskipun menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Kementan juga mendorong sinergi antara petani champion dengan offtaker, pasar induk, serta pemerintah daerah guna memperlancar distribusi hasil panen melalui skema Kerja Sama Antar Daerah (KAD).

Salah satu petani mitra champion dari Kabupaten Banjarnegara, Teguh Suprapto, menyatakan kepada pewarta, jika wilayahnya memiliki luasan panen aneka cabai lebih dari 200 hektare dengan produksi harian mencapai 3 ton. Produksi tersebut memasok berbagai pasar di Jabodetabek hingga Sumatera. Selain itu, stok di wilayah champion lainnya juga tercatat cukup melimpah dan siap memenuhi kebutuhan daerah defisit pasokan.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Ardi, Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) yang baru terpilih menggantikan ketua umum sebelumnya, Tunov. Ia menegaskan kesiapan petani champion untuk terlibat aktif dalam agenda pemerintah, khususnya pengendalian inflasi pangan.

“Kita (champion) selalu siap. Barangnya ada, mau dikirim ke mana saja bisa, selama daerah tujuan mendukung dan offtakernya jelas,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar petani cabai saat ini adalah cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap produksi.
Selain pasokan dari wilayah champion, potensi panen juga berasal dari sentra-sentra cabai lainnya.

Saat ditemui dilapangan, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menuturkan jika terjadi kenaikan neraca cabai besar pada Desember sebesar 56 ribu ton dan cabai rawit sebesar 12 ribu ton.

“Neraca produksi cabai kita aman menjelang Nataru. Potensi panen tersebar di berbagai daerah seperti Kediri, Blitar, Lamongan, sentra di Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh hingga Sulawesi Selatan. Selain produksi, faktor distribusi menjelang Natal dan Tahun Baru juga sangat penting untuk terus diamankan,” tutur Agung.

Dari Sulawesi Selatan, H. Sabran, petani cabai di Kelurahan Malakke, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, menyampaikan bahwa saat ini panen cabai rawit merah berlangsung di beberapa kecamatan seperti Belawa, Tancung, dan Tanasitolo dengan produksi mencapai 50 ton per hari dari luasan sekitar 500 hektare. Harga di tingkat petani tercatat sekitar Rp35 ribu per kilogram.

Hal senada disampaikan Benny Arman, petani champion cabai dari Enrekang, yang menyebutkan panen cabai rawit merah saat ini mencapai 200 hektare dan selama ini memasok kebutuhan Indonesia Timur hingga Jabodetabek.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, Kementan terus memperkuat komunikasi serta koordinasi lapangan melalui monitoring rutin produksi dan stok cabai di sentra utama. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan fluktuasi pasokan yang kerap memicu gejolak harga menjelang hari besar keagamaan.

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung petani hortikultura melalui pendampingan berkelanjutan, kemudahan akses sarana produksi, serta penguatan kelembagaan petani sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Previous Post

Di Hadapan Ribuan Kepala Desa se-Sulsel, Mentan Amran Bicara Soal Kunci Sukses hingga Hilirisasi

Next Post

Mentan Amran: Kolaborasi Kementan–TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Bencana Sumatera

Hubungan Masyarakat

Hubungan Masyarakat

Next Post
Mentan Amran: Kolaborasi Kementan–TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Bencana Sumatera

Mentan Amran: Kolaborasi Kementan–TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Bencana Sumatera

Buku Hortikultura

Buku Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura

Buku Angka TetapHortikulturaTahun 2024

by Hubungan Masyarakat
15/08/2025
0

Pengarah: Dr. Ir. Muhammad Taufik Ratule Penyunting: Dyah Ismayaningrum, SE, SP Widhiyanti Nugraheni, S.Si, M.SE Staff Penyunting: Sulastri, S.Si., M.SE...

Read more

BUKU SAKU BROKOLI & KEMBANG KOL

20/05/2025
Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

Pengunaan Bubur Bordo Untuk Pengendalian OPT Buah

06/11/2024
Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

Petunjuk Teknis PENGENDALIAN OPT KUBIS

06/11/2024
MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

MENCEGAH ANCAMAN PENYAKIT SISTEMIK JERUK – Bangkitkan Kejayaan Jeruk Lokal

06/11/2024

Berita Utama

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana
BERITA UTAMA

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

by Hubungan Masyarakat
15/01/2026
0

Rilis Kementan, 14 Januari 2026Nomor: B-29/HM.160/7/01/2026 Jakarta, -- Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pasca bencana hidrometeorologi yang...

Read more
Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton

12/01/2026
Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : “Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar”

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit : “Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar”

12/01/2026
Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

Kiprah Mentan Amran: Akademisi dan Inovator yang Menggerakkan Pertanian Indonesia

12/01/2026
Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Indonesia Ulang Sejarah Kejayaan

07/01/2026

AGENDA KEGIATAN HORTIKULTURA

  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat Konsolidasi Pasca FGD Cold Chain
  • – 01:00, 25/11/2025 – Rapat RDP Komisi IV DPR
  • – 01:00, 26/11/2025 – 29/11/2025 – Kunjungan ke China

ALAMAT KAMI :

KEMENTERIAN PERTANIAN
DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
Jl. Aup No.3, RT.9/RW.10, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Telp: (021) 7806881
[email protected]
hortikultura.pertanian.go.id

TAUTAN SITUS :

- Kementerian Pertanian
- Kementerian Perdagangan
- PPID Pertanian
- Badan Pusat Statistik
- Lapor
- Layanan Pengadaan Secara Elektronik
- Whistleblowing System

SOSIAL MEDIA :

  @hortvditjenhorti
  DitjenHorti
  @horti.kementan
  @ditjenhorti

Hak Cipta © 2024 Direktorat Jenderal Hortikultura - Kementerian Pertanian RI

No Result
View All Result
  • Halaman Utama
  • Beranda
  • TENTANG KAMI
  • JDIH
  • PERIZINAN
  • STATISTIK
    • Jadwal Rilis
    • Publikasi
  • PERPUSTAKAAN
    • BUKU SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL HORTIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT BUAH DAN FLORIKULTURA
    • BUKU DIREKTORAT SAYURAN DAN TANAMAN OBAT
    • BUKU DIREKTORAT PERBENIHAN
    • BUKU DIREKTORAT PERLINDUNGAN
    • BUKU DIREKTORAT PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL HORTIKULTURA
    • BUKU LAINNYA

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Aksebilitas

Mode Aksebilitas

Mode Aman Epilepsi
Meredam warna dan menghilangkan kedipan
Mode ini memungkinkan penderita epilepsi untuk menggunakan situs web dengan aman dengan menghilangkan risiko kejang akibat animasi berkedip atau berkedip dan kombinasi warna yang berisiko.
Mode Tunanetra
Meningkatkan visual situs web
Mode ini menyesuaikan website dengan kenyamanan pengguna penyandang disabilitas penglihatan seperti Penurunan Penglihatan, Penglihatan Terowongan, Katarak, Glaukoma, dan lain-lain.
Mode Disabilitas Kognitif
Membantu untuk fokus pada konten tertentu
Mode ini memberikan opsi bantuan berbeda untuk membantu pengguna dengan gangguan kognitif seperti Disleksia, Autisme, CVA, dan lainnya, agar lebih mudah fokus pada elemen penting situs web.
Mode Ramah ADHD
Mengurangi gangguan dan meningkatkan fokus
Mode ini membantu pengguna dengan ADHD dan gangguan perkembangan saraf untuk membaca, menelusuri, dan fokus pada elemen utama situs web dengan lebih mudah sekaligus mengurangi gangguan secara signifikan.
Mode Kebutaan
Memungkinkan penggunaan situs dengan pembaca layar-baca
Mode ini mengonfigurasi situs web agar kompatibel dengan pembaca layar seperti JAWS, NVDA, VoiceOver, dan TalkBack. Pembaca layar adalah perangkat lunak untuk pengguna tunanetra yang diinstal pada komputer dan ponsel cerdas, dan situs web harus kompatibel dengannya.

Pengalaman Membaca

Skala Konten
Default
Kaca Pembesar Teks
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Penyorotan Judul
Penyorotan Tautan
Ukuran Font
Default
Line Height
Default
Spasi Huruf
Default
Rata Kiri
Rata Tengah
Rata Kanan

Pengalaman yang Menyenangkan Secara Visual

Kontras Gelap
Kontras Terang
Satu Warna
Kontras Tinggi
Saturasi Tinggi
Saturasi Rendah
Atur Warna Teks
Atur Warna Judul
Atur Warna Latar

Orientasi Mudah

Suara Hening
Sembunyikan Gambar
Papan Ketik Maya
Panduan Membaca
Stop Animasi
Penanda Bacaan
Penyorotan Kursor
Penyorotan Fokus
Kursor Besar Gelap
Kursor Besar Terang
Kunci Navigasi